Begini Cara Menyembunyikan Aplikasi dan Mengamankan Data di Ponsel Android

  • Whatsapp
Cara Menyembunyikan aplikasi dan keamanan data

Orang mungkin berpikir bahwa pengunci layar sudah jauh lebih dari cukup untuk mengamankan smartphone Anda. Dengan PIN, pola pada layar, pengenalan wajah, atau yang lainnya tidak ada selain mereka yang bisa membukanya. Namun demikian, selalu ada kemungkinan orang lain mendapati ponsel dalam keadaan tak terkunci. Misalnya ketika anak, pasangan, atau temannya meminjam ponsel. Pasti ada konten atau aplikasi sensitif yang mereka tidak ingin orang lain mengetahuinya.

Banyak alasan untuk menyembunyikan atau mengunci aplikasi agar orang lain tidak melihatnya atau mengaksesnya. Misalnya aplikasi mobile banking, pembayaran daring, atau bahkan aplikasi chat yang berisi percakapan rahasia yang tidak perlu dilihat siapapun kecuali pemilik ponsel. Atau sekadar agar anak-anak tidak menggunakannya di luar sepengetahuan orang tua mereka.

Bacaan Lainnya

Berikut ini adalah beberapa cara yang terbukti efektif untuk tidak menampilkan ikon aplikasi tertentu atau membuatnya seakan aplikasi lain yang tidak menarik.

Cara 1: Gunakan aplikasi dari Google Play

cara Mengamankan Data di Ponsel

Cara paling mudah adalah menggunakan aplikasi pihak ketiga yang aman, mudah, dan terpercaya. Yang tidak membutuhkan pengaturan-pengaturan rumit dari pengguna aplikasi. Tetapi ada satu hal yang pasti di sini, aplikasi untuk menyembunyikan atau mengunci aplikasi lain tidak lantas memberikan 100% keamanan. Masih ada orang-orang yang cukup pintar utuk mengakalinya.

Applock dari DoMobile Lab

Inilah aplikasi yang paling populer di Google Play untuk urusan kunci mengunci aplikasi. Juga yang paling mudah pengaturannya. Banyak sekali pilihan aplikasi pengunci di Google Play, buatan DoMobile adalah salah satu yang terbaik.

Pertama kali dibuka, Applock akan meminta pengguna untuk memasukkan pola dan email. Begitu pola pengunci selesai ditetapkan, Applock akan membuka layar utama yang menampilkan semua aplikasi yang bisa dikunci. Tinggal sentuh saja ikonnya untuk mengunci aplikasi tersebut.

Applock memiliki banyak fitur lain selain sekadar mengunci aplikasi dengan pola. Misalnya mengganti kunci pola dengan kunci numerik. Di sini Applock dapat mengacak posisi angka pada papan numerik dengan fitur Random Keyboard. Fitur hebat lainnya adalah profil yang berbeda untuk berbagai skenario, misalnya untuk rumah, tamu, anak-anak, dan sebagainya. Aplikasi ini juga dapat mengunci video dan gambar, sehingga memberikan keamanan pada data yang tersimpan di ponsel.

Kekurangannya adalah tidak semua fitur tersedia di versi gratis. Versi tidak berbayar juga menampilkan iklan yang terkadang mengganggu. Untuk membuka semua fiturnya ada versi premium yang berbayar. Ada pula opsi basic untuk menghilangkan iklan, tetapi tetap tidak menampilkan semua fitur.

App Hider dari Hide Apps (NO ROOT)

Selain dengan aplikasi pengunci aplikasi lainnya, pengamanan data di ponsel juga dapat dilakukan dengan menyembunyikan ikon aplikasi sehingga orang akan berpikir bahwa aplikasi itu tidak ada. App Hider adalah aplikasi populer yang gratis, tetapi menampilkan iklan. Dan aplikasi ini juga menyembunyikan dirinya sendiri dengan menyamar sebagai kalkulator. Siapa saja yang membuka-buka ponsel dengan aplikasi ini kecil kemungkinan akan mencurigai ikon kalkulator.

Pengaturan App Hider sangat mudah, tinggal instal dari Google Play lalu buka aplikasinya. Cari tanda + di antarmuka App Hider, lalu semua aplikasi yang dapat disembunyikan akan tampil d layar. Cukup sentuh saja aplikasi yang akan disembunyikan, lalu ikonnya akan hilang dari layar ponsel. Menu App Hider juga menyediakan pilihan untuk menyamarkan ikon aplikasi ini sebagai kalkulator. Akan ada PIN untuk kalkulator ini, jika PINnya dimasukkan dengan benar maka App Hider akan terbuka. Tetapi jika salah, maka aplikasi akan berfungsi seperti kalkulator biasa.

Namun demikian, jika peminjam ponsel mencari aplikasi di Google Play, aplikasi yang disembunyikan akan ketahuan. Jadi mungkin Google Play juga perlu disembunyikan.

Cara 2:  Gunakan Pengaturan Bawaan Ponsel

Cara Menyembunyikan Aplikasi

Beberapa merek smartphone memiliki fitur bawaan untuk memblokir aplikasi sehingga tidak bisa diakses selain pemiliknya.

Secure Folder di Samsung

Pada smartphone buatan Samsung ada Secure Folder untuk menyimpan aplikasi, gambar, dan berkas lainnya. Data di sini hanya dapat diakses dari akun utama yang hanya diketahui oleh pemilik dengan memasukkan kode tertentu. Kabel USB dan PC juga tidak dapat digunakan untuk mengakses apa saja yang disimpan di Secure Folder. Rumitnya fitur ini adalah notifikasi aplikasi yang diamankan harus diatur tersendiri karena notifikasi tersebut akan dikirim dari Secure Folder ke profil utama. Profil guest tidak akan bisa mengaksesnya.

PrivateSpace di Huawei/Honor

Antarmuka EMUI Huawei memberikan fitur yang serupa dengan Secure Folder, yakni PrivateSpace. Tapi tidak perlu menyimpan aplikasi di folder tertentu, cukup membuat pengguna kedua di Honor atau Huawei dan menetapkan sidik jari yang berbeda pada lock screen untuk pengguna selain profil utama tersebut.

Dual Apps di Xiaomi

MIUI juga menyediakan semacam ruang kedua di ponsel besutannya dengan nama Dual Apps. Begitu diaktifkan, ruang kedua ini hanya akan berisi aplikasi standar Google dan bawaan Xiaomi. Untuk mengakses ruang utama, gunakan kunci berupa pola, sidik jari, atau PIN.

Cara 3: Mengamankan Data Daring

blank

Selain pengamanan secara fisik, data yang diakses secara online juga perlu untuk dilindungi dari pembajakan data di tempat-tempat umum. Karena hampir semua smartphone selalu terhubung dengan internet setiap saat, pengamanan data daring tentu sangat urgen dilakukan. Selalu gunakan VPN untuk aktivitas daring di jaringan WiFi kafe, bandara, atau ruang-ruang publik lainnya. Dengan itu akses data di ponsel akan dilindungi dengan enkripsi end-to-end yang menyulitkan untuk pencurian atau penyalahgunaan data-data sensitif atau privasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *