Samsung Hadirkan Fitur Blokir Panggilan SPAM Secara Otomatis

  • Whatsapp
Panggilan SPAM
ilustrasi

AndroidPonsel.com – Sekarang ini Panggilan telpon SPAM sangat meresahkan, terlebih panggilan tersebut tidak kenal waktu dan membuat penerimanya kesal, tak heran perusahaan smartphone dan developer aplikasi saat ini mulai menghadirkan fitur layanan yang dapat memecahkan masalah tersebut.

Apple melalui iOS 13 menghadirkan fitur deteksi panggilan SPAM secara otomatis yang berfungsi memblockir panggilan tersebut. Kini diketahui Samsung juga mengadirkan fitur dengan fungsi serupa pada perangkatnya, dimulai dari seri Galaxy Note 20.

Bacaan Lainnya

Deteksi panggilan SPAM tersebut dihadirkan Samsung melalui kerjasamanya dengan Hiya, perusahaan pendeteksi spam dan panggilan. Sekarang Samsung memperluas layanan untuk secara otomatis memblokir panggilan tersebut pada perangkat yang menjalankan perangkat lunak One UI 2.5.

Sayangnya saat ini baru seri Note 20 dan Z Fold 2 yang sudah berjalan dengan One UI 2.5, perangkat yang nantinya akan mendapatkan pembaharuan diketahui baru seri Galaxy S20 hingga Galaxy S9 dan seri Galaxy Note 10. Tapi seharusnya Seri A termasuk A71 dan A51 juga akan mendapatkannya.

Sebagai informasi, sistem Hiya mampu melakukan pemblokiran panggilan dengan memanfaatkan database dan layanan cloud yang mereka miliki. Sebenarnya tanpa harus menggunakan ponsel Samsung Anda juga dapat menggunakan aplikasi Hiya yang bisa diunduh secara gratis di Play Store.

Caranya cukup mudah, download Aplikasi Hiya di Google Play Store, Instal dan lakukan pendaftaran melalui Aplikasi Hiya. Perlu diketahui aplikasi ini dapat diunduh dengan ukuran hanya kurang lebih 18MB, dan kini sudah mencapai 10 juta unduhan yang tercatat di Play Store.

Selain aplikasi Hiya, masih banyak aplikasi dengan fitur serupa salah satu diantaranya ada Truecaller yang juga dapat membantu Anda mengidentifikasi panggilan spam dan memblokirnya.

Dikuti dari laman thenextweb (22/10), Samsung telah memperpanjang kemitraannya dengan Hiya untuk solusi pendeteksian spam hingga tahun 2025. Perusahaan identifikasi panggilan mengatakan bahwa ada lebih dari 40 negara terutama di Amerika Utara dan Selatan dan Eropa di mana fitur ini akan diaktifkan pada ponsel yang memenuhi syarat.

Di Indonesia sendiri, sudah sangat marak SPAM panggilan dan juga SMS yang sangat meresahkan, ini bisa menjadi langkah positif untuk memberantas aktivitas yang membahayakan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan komentar di sini