Aplikasi Muslim Pro Bantah Jual Data Pengguna

  • Whatsapp
Aplikasi Muslim Pro

AndroidPonsel.com – Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Aplikasi Muslim Pro diberitakan menjual data penggunanya ke Militer AS. Terkait hal tersebut hari ini, kami mendapatkan klarifikasi langsung dari Head of Community Muslim Pro, Zahariah Jupary dalam email yang dikirimkan pada Senin, (23/11/2020).

Zahariah mengatakan “Selama beberapa hari ini menghadapi tuduhan tak berdasar, Muslim Pro berada dalam kondisi yang sangat tidak nyaman dan timbul keresahan di dalam komunitas pengguna kami”.

Bacaan Lainnya

Selain itu dikatakan, Muslim Pro kini tengah bekerja sama dengan berbagai pihak dan otoritas yang relevan dan berkepentingan, untuk secara transparan mengungkapkan fakta terkait tuduhan yang menimbulkan keresahan dalam komunitas kami.

Berikut adalah beberapa klarifikasi yang disampaikan pihak Mulsim Pro;

  1. Kami tidak pernah menyediakan data non-anonim kepada pihak ketiga; dan
  2. X-Mode Social, Inc. memberikan konfirmasi kepada kami pada 17 November 2020 bahwa X-Mode Social, Inc. telah menghentikan kerja sama dengan Sierra Nevada Corporation and Systems & Technology Research (yaitu perusahaan yang dilaporkan oleh media sebagai kontraktor pihak militer Amerika Serikat), jauh sebelum Muslim Pro bekerja sama dengan X-Mode Social, Inc. sebagai mitra data.

Zahariah juga menyampaikan bahwa hari ini Muslim Pro mengumumkan akan melakukan tindakan investigasi penuh secara resmi kepada berbagai pihak yang terlibat. Hal ini dilakukan dengan dukungan pengacara kami, demi mendapatkan jawaban atas berbagai pertanyaan yang masih ada di benak kami dan para pengguna.

Selain itu Muslim Pro juga menyampaikan permintaan maaf penggunanya atas keresahan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Muslim Pro juga berkomitmen untuk sepenuhnya memastikan semua pengamanan diterapkan sehingga pengguna kami dapat terus memanfaatkan layanan Muslim Pro yang berkualitas dan aman.

Perlu diketahui, Aplikasi Muslim Pro masih dapat diunduh dilaman Google Play, tercatat aplikasi tersebut sudah diunduh lebih dari 50 juta orang diseluruh dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *