Samsung Stop Pembaruan Keamanan Pada Empat Seri Galaxy A 2017

  • Whatsapp
Samsung Stop Pembaruan Keamanan Pada Empat Seri Galaxy A 2017

Seiring bertambahnya usia ponsel serta munculnya berbagai seri baru dalam sebuah pabrikan, makan akan mengurangi prioritas dalam hal pembaruan perangkat lunak. Inilah yang terjadi pada ponsel keluaran Samsung Galaxy Seri A 2017.

Samsung sendiri telah meningkatkan strategi perangkat lunak mereka secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Merubah status mereka dari salah satu OEM terburuk menjadi salah satu yang terbaik.

Bacaan Lainnya

Tahun lalu, pabrikan asal Korea tersebut mengumumkan bahwa sebagian besar perangkatnya akan mendapatkan pembaruan OS Android selama tiga tahun. Dan sekarang mereka telah memperbarui daftar dimana terdapat penambahan serta pengurangan perangkat yang didukung.

Galaxy J3 Pop / Emerge, Galaxy A7 (2017), Galaxy A5 (2017) dan Galaxy A3 (2017) tak lagi mendapatkan pembaruan keamanan apa pun. Padahal keempat ponsel tersebut menunjukan kinerja yang baik sejak diluncurkan empat tahun silam.

Kabar buruk lainnya adalah Galaxy A8 (2018) diturunkan statusnya dari pembaruan bulanan menjadi pembaruan triwulanan. Sementara penerusnya Galaxy A8s yang juga keluaran tahun 2018 masuk dalam kategori pembaruan keamanan reguler lainnya, artinya tak memiliki jadwal tetap yang pasti.

Beberapa ponsel keluaran baru pun tak menjamin mendapatkan update bulanan. Galaxy A02, Galaxy M12 hanya mendapatkan pembaruan setiap tiga bulan. Kecuali tentu saja ponsel – ponsel kelas atas seperti Galaxy S21, S21+ dan S21+ Ultra yang berada di posisi terdepan untuk mendapatkan pembaruan bulanan.

Ponsel yang mendapat pembaruan bulanan antara lain Galaxy Fold, Galaxy Fold 5G, Galaxy Z Fold2, Galaxy Z Fold2 5G, Galaxy Z Flip, Galaxy Z Flip 5G, Galaxy S9, Galaxy S9+, Galaxy S10, Galaxy S10+, Galaxy S10e, Galaxy S10 5G, Galaxy S10 Lite,Galaxy S20, Galaxy S20 5G, Galaxy S20+, Galaxy S20+ 5G, Galaxy S20 Ultra, Galaxy S20 Ultra 5G, Galaxy S20 FE, Galaxy S20 FE 5G, Galaxy S21 5G, Galaxy S21+ 5G, Galaxy S21 Ultra 5G, Galaxy Note9, Galaxy Note10, Galaxy Note10 5G, Galaxy Note10+, Galaxy Note10+ 5G, Galaxy Note10 Lite, Galaxy Note20, Galaxy Note20 5G, Galaxy Note20 Ultra, Galaxy Note20 Ultra 5G, serta Enterprise Models yakniGalaxy A50, Galaxy XCover4s, Galaxy Xcover FieldPro, Galaxy Xcover Pro.

Pembaruan keamanan sendiri memiliki fungsi yang sangat penting. Salah satunya adalah sebagai penangkal serangan virus yang semakin beragam dan canggih. Nah, pembaruan keamanan akan menambal kekurangan – kekurangan pada versi sebelumnya sebelum dieksploitasi oleh para peretas. Salah satu konsekueksi jika ponsel Anda diretas adalah hilangnya produktivitas, pada skala yang lebih besar peretasan bisa menyebabkan gangguan moneter.

Hal lain yang harus Anda perhatikaan adalah pembaruan keamanan biasanya semakin melindungi privasi dari data – data Anda. Jangan pernah sepelekan hal ini, karena peretas dapat menggunakan informasi pribadi milik Anda untuk dapat masuk ke sistem lain, terutama informasi – informasi yang bersifat kredensial.

Perlindungan privasi data sendiri menjadi sebuah isu yang sedang panas dibicarakan. Facebook misalnya, harus berjibaku untuk meyakinkan para penggunanya jika aplikasi yang berada di bawah naungan mereka termasuk WhatsApp benar – benar aman.

Selain hal diatas, keamanan yang rentan pada gadget Anda dapat menimbulkan kerugian bagi orang lain. Peretas yang masuk melalui perangkat Anda dapat menyusup ke perangkat lain dalam satu jaringan. Dengan cara ini sebuah sistem yang belum ditambal atau pengguna yang kurang waspada dapat menyebabkan kerugian yang bisa menghancurkan sebuah jaringan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *