Bahaya Bluetooth untuk Keamanan dan Kesehatan

| | ,

Bahaya Bluetooth untuk Keamanan dan Kesehatan – Teknologi Bluetooth sekarang ini memang sangat diandalkan. Bahkan semua ponsel hadir dengan teknologi Bluetooth yang akan mempermudah kita menghubungkan ponsel dengan perangkat lain seperti pengeras suara, pemanggang roti bahkan terkoneksi dengan kendaraan seperti mobil.

Tapi tahukah Bahwa Bluetooth adalah mimpi buruk keamanan privasi?

Pada acara tahunan DEF CON konferensi hacker di Las Vegas, para peneliti memamerkan kemampuan menggunakan Bluetooth untuk mengidentifikasi speaker digital. Setelah diidentifikasi, peretas dapat mengambil alih kendali perangkat dan memaksa perangkat memainkan suara yang “Berbahaya” yang dapat menyebabkan gangguan pada pendengar.

Selain itu terdapat kekawatiran lain terkait Bluetooth. Awal pekan ini peneliti mengumumkan adanya kemungkinan peretas melakukan pencegatan data dan mengubah data yang dikirim melalui Bluetooth.

“Penyerang dapat mendengarkan, mengaktifkan, atau mengubah konten, komunikasi Bluetooth terdekat, bahkan di antara perangkat yang sebelumnya telah berhasil dipasangkan,” jelas para peneliti dikutip dari Mashable.

Pada dasarnya membiarkan Bluetooth di ponsel genggam anda aktif, akan membuka kemungkinan peretasa, pengalahgunaan dan pelanggaran privasi. Solusinya adalah pastikan Bluetooth yang ada pada perangkat tidak selalu hidup, dan gunakan seperlunya saja.

Bluetooth Picu Masalah Kesehatan

Sebuah penelitian yang dilakukan di Pakistan meneliti efek perangkat wireless pada kesehatan, mulai dari wireless router, tablet pc, handphone, bluetooth, dan sebagainya. Yang mengejutkan hasilnya menunjukkan bahwa masing-masing perangkat ini bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai macam penyakit, di antaranya:

  • Gangguan kesuburan pada pria
  • Keguguran
  • Tumor otak
  • Gangguan fungsi pendengaran
  • Gangguan perkembangan janin
  • Kanker
  • Penyakit Parkinson
  • Penyakit Alzheimer
  • Penyakit jantung
  • Asma
  • Leukemia
  • Hipertensi, dan sebagainya

Tapi hasil ini masih diperdebatkan di dunia medis, karena penelitian tersebut harus diteliti lebih lanjut dengan sekala lebih luas agar hasilnya lebih akurat.

Tapi kita sebagai pengguna, sudah sepatutnya menghindari potensi bahaya dari radiasi bluetooth dengan cara lebih bijak menggunakan teknologi. Yaitu gunakan teknologi tersebut jika benar-benar dibutuhkan, dan pastikan Sobat juga menjalani pola hidup sehat.

Karena sesuatu yang berlebihan memang tidak baik untuk kesehatan!

Baca juga: Inilah Tempat Parkir Sepeda Terbesar di Dunia

Previous

Sony RX100 VII Kamera Saku dengan Resolusi 20,1 MP di Indonesia

Unik nih! Uji Ketahanan Redmi Note 8 Pro Tonton Videonya

Next

Tinggalkan komentar di sini