Aplikasi Yang Diblokir Kemendikbud Untuk Kuota Bantuan

  • Whatsapp
Aplikasi Yang Diblokir Kemendikbud

Kemendikbud kembali memberikan kuota bantuan bagi para pengajar dan juga pelajar yang sekarang ini tengah melakukan proses belajar secara daring atau online. Supaya kuota internet bantuan tersebut digunakan sebagaimana mestinya, maka pihak Kemendikbud memblokir sejumlah aplikasi. Beberapa aplikasi yang diblokir Kemendikbud tak dapat diakses menggunakan kuota bantuan.

Sebelum ini, pihak Kemendikbud menurunkan kuota bantuan yang dibagi menjadi kuota video conference dan kuota internet. Akan tetapi sekarang ini Kemendikbud memberi semua kuota bantuannya jadi kuota utama. Sehingga kini kalian bisa lebih leluasa untuk memakai kuota bantuan internet yang dikeluarkan Kemendikbud.

Bacaan Lainnya

Tapi ada sejumlah aplikasi dan situs yang diblokir. Hal tersebut dilakukan Kemendikbud supaya kuota bantuan yang diturunkan dapat digunakan dengan baik demi aktivitas belajar online. Aplikasi dan situs yang diblokir merupakan aplikasi media sosial.

Tentunya Aplikasi Yang Diblokir Kemendikbud Kebanyakan Media Sosial

Apa saja aplikasi dan situs yang diblokir Kemendikbud? Yang harus kalian tahu bahwa Kemendikbud hanya menutup sejumlah aplikasi dan situs yang sekiranya tak dibutuhkan untuk aktivitas belajar online.

Berikut adalah daftar aplikasi dan situs yang diblokir Kemendikbud:

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • TikTok

4 aplikasi media sosial diatas sudah ditutup Kemendikbud sehingga situs dan aplikasi itu tak akan dapat diakses dengan memakai kuota bantuan dari Kemendikbud. Akan tetapi kalian masih dapat memakai aplikasi yang ditutup seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan Twitter dengan memakai kuota lainnya atau WiFi.

Berapa Kuota Internet yang Diberikan Kemendikbud 2021?

Berapa sih banyaknya kuota bantuan dari Kemendikbud yang diturunkan kepada para pengajar dan pelajar pada tahun 2021? Kuota bantuan dari Kemendikbud yang diturunkan pada 2021 tak jauh beda dengan kuota bantuan yang diturunkan pada 2020.

Berikut adalah besaran kuota bantuan dari Kemendikbud 2021:

  • Mahasiswa/Dosen: 15 GB/Bulan
  • Guru PAUD/SD-SMA/ Sedeerajat: 12 GB/Bulan
  • Murid SD-SMA/Sederajat: 10 GB/Bulan
  • Murid PAUD: 7 GB/Bulan

Penyaluran bantuan kuota gratis tersebut disalurkan selama 3 bulan mendatang mulai dari bulan Maret sampai Mei 2021. Jatah kuota internet dari Kemendikbud ini bakal cair tiap tanggal 11 hingga 15 pada toap bulannya serta berlaku selama satu bulan selepas kuota itu diterima.

Cara Daftar Kuota Bantuan kemendikbud 2021

Untuk pada pendidik dan siswa yang sudah mendapatkan kuota bantuan pada bulan November dan Desember 2020 serta nomornya masih aktif, maka otomatis akan mendapat kuota bantuan pada bulan Maret 2021. Harus diingat bila penerima kuota bantuan yang jumlah penggunaannya tidak lebih dari 1GB, tak akan mendapat kuota bantuan pada 2021 ini.

Pimpinan satuan pendidikan tak perlu mengunggah SPTJM untuk yang telah mendapatkan bantuan pada November dan Desember 2020. Sementara itu buat nomor yang berubah maupun belum menerima kuota bantuan sebelumnya, baru bakal mendapat bantuan pada bulan Apri 2021.

Supaya mendapat kuota bantuan internet, calon penerima  perlu melapor pada Kemendikbud sebelum bulan April 2021. Setelah itu, operator satuan pendidikan atau pimpinan  mengunggah SPTJM demi perubahan nomor ataupun nomor baru pada situs verval Hp Kemendikbud ataupun PD Dikti guna jenjang pendidikan tinggi.

Hanya nomor setelah bayar saja yang dapat memperoleh kuota bantuan internet gratis dari Kemendikbud 2021.

Nah demikian yang bisa disampaikan tentang aplikasi yang diblokir Kemendikbud. Pemblokiran ini memang sangat bermanfaat supaya kuota bantuan tak disalahgunakan untuk membuka media sosial. Terima kasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *