Linktree Raih Pendanaan 45 Juta Dollar AS

  • Whatsapp
Linktree

Ketika Anda sedang ber – Instagram ria, Anda mungkin akrab dengan frasa “tautan pada bio” atau “link in bio”. Instagram tak memperbolehkan tautan dalam sebuah teks postingan, dan pengguna hanya bisa memiliki satu tautan keluar platform melalui url di biografi mereka.

Kondisi ini membuat pengguna Instagram memanfaatkan beberapa layanan pembuat web sederhana yang berisi banyak tautan. Dan salah satu yang populer dari pembuat web sederhana tersebut adalah Linktree, yang kini dilaporkan memiliki lebih dari 12 juta pengguna.

Bacaan Lainnya

Hari ini Linktree dilaporkan berhasil mengumpulkan pendanaan Seri B  sebanyak 45 juta dollar AS. Putaran tersebut dipimpin oleh Index Ventures dan Coatue, dengan partisipasi AirTree Ventures dan Insight Patners.

Pimpinan Coatue, Dan Rose akan bergabung sebagai salah satu dewan direksi Linktree. Putaran terakhir startup yang berbasis di Sydney Australia ini adalah senilai 10,7 dollar AS yang diumumkan pada bulan Oktober tahun lalu. Dana tersebut rencananya akan digunakan oleh Linktree untuk menciptakan sebuah alat yang memudahkan perdagangan di sosial media.

Linktree sendiri mengatakan bahwa sekitar sepertiga jumlah pengguna mereka atau sekitar 4 juta, merupakan para pengguna yang baru mendaftar. Kenaikan signifikan tesebut merupakan efek dari pandemi yang membuat orang – orang menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial dan belanja secara online.

Peningkatan jumlah pengguna itu merupakan sebuah momentum yang akan dimanfaatkan untuk terus menyediakan platform tepercaya dan terus berupaya untuk menyederhanakan konten sekaligus menyederhanakan perdagangan dan koneksi bagi brand dan kreator untuk dapat dengan mudah dijangkau oleh para konsumen dan penggemarnya. Dengan pendanaan terbaru itu, Linktree akan terus berinvestasi dalam membuat perdagangan sosial lebih mudah sehingga lebih banyak transaksi dapat terjadi dengan lebih sedikit klik.

Didirikan sejak tahun 2016, Linktree bersaing dengan daftar layanan “link in bio” lain, termasuk Shorby, Linkin.bio, dan juga Beacons yang baru saja diluncurkan.

“Saat kami meluncurkan Linktree, kami membuat kategori yang sama sekali baru. Kami yang pertama kali memperkenalkan dan kini dengan lebih dari 12 juta pengguna secara global kami memegang 88% pangsa pasar.  Tak pelak, kami telah melihat banyak pesaing muncul, tetapi bagian dari keunikan Linktree adalah desainnya yang terlihat sederhana,” kata pendiri dan CEO Linktee  Alex Zaccaria seperti dilansir TechCrunch.

Zaccaria menambahkan bahwa salah satu pembeda Linktree dengan platform lainnya adalah manfaat bagi pengguna yang dapat dibedakan menjadi berbagai kategori, termasuk kesehatan dan kebugaran, perumahan, olahraga, musik, politik, penerbitan, dan makanan.

Linktree telah digunakan sebagai link in bio oleh Shopify, Facebook, TikTok, YSL, HBO bahkan Major League Baseball, serta selebriti seperti Jonathan Van Ness, Jamie Oliver, dan Pharrell.

“Kami mungkin memulai sebagai sebuah alat link-in-bio, namun seiring waktu yang berjalan Linktree telah berkembang dan platform tersebut telah menjadi sebuah lapisan identitas sosial dalam dunia internet. Visi kami adalah tentang bagaimana platform ini akan berada di persimpangan antara ekspresi diri dan tindakan digital dimana kami berpikir dengan untuk mengembangkannya dalam rodamap kami,” pungkas Zaccaria. (via)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *