Mode Super Power Saver Buat Baterai Mi 11 Ultra Bertahan 14 Hari

  • Whatsapp
Mode Super Power Saver

Hingga detik ini Mi 11 Ultra merupakan smartphone termahal yang dipasarkan oleh Xiaomi. Tak seperti para pendahulunya yang hanya berstatus sebagai ponsel alternatif bagi para pesaingnya, ponsel ini merupakan penantang serius dari ponsel premium keluaran dari Samsung dan Apple. Salah satu keunggulan yang menjadi sorotan utama dari perangkat ini adalah layar belakang sekunder yang dimilikinya.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa dengan pembaruan sistem yang paling mutakhir, layar kecil ini kini menjadi lebih bermanfaat. Xiaomi meluncurkan pembaruan perangkat lunak baru untuk Mi 11 Ultra untuk wilayah Cina. Pembaruan tersebut meluncur dengan build number V12.5.10.0.RKACNXM.

Bacaan Lainnya

Dan menurut laporan dari Beta MIUI, pembaruan itu menambahkan fitur anyar yang dinamai mode Super Power Saver. Bisa ditebak dari namanya, pilihan ini membantu pengguna menghemat baterai ponsel secara lebih efisien ketika mereka tidak dapat melakukan pengisian daya perangkat mereka.

Mode Super Power Saver

Sesuai deskripsi resmi, mode Super Power Saver bakal menonaktifkan tampilan layar utama ponsel. Penggina hanya akan mengakses ponsel melaluo layar kecil yang terletak di bagian belakang. Di layar itu sendiri  pengguna hanya akan bisa mengecek waktu, menerima panggilan, dan menelepon kontak darurat yang sebelumnya telah diatur.

Tak main – main, Xiaomi sendiri mengklaim bahwa mode ini dapat menawarkan daya tahan baterai hingga 14 hari. Namun yang perlu diingat perusahaan menyebut bahwa kinerja baterai mungkin berbeda karena berbagai faktor yang mempengaruhi.

Bagaimanapun, fitur ini dapat sangat berguna selama pemadaman listrik yang disebabkan oleh bencana. Sayangnya, belum diketahui kapan fitur ini akan tersedia pada varian global Mi 11 Ultra. Mifans tentu berharap Xiaomi tidak membatasi mode ini pada smartphone versi China.

Sebelumnya General Manager Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, memamerkan keunggulan lain dari ponsel ini. Bulan lalu ia memposting sebuah foto bulan yang sangat detail pada akun sosaial medianya. Lensa utama di Mi 11 Ultra adalah ISOCELL GN2 yang diproduksi oleh Samsung dan dirilis di  bulan Februari.

Teknologi Smart ISO Pro yang dimilikinyanya mampu meningkatkan sensitivitas cahaya mendekati satu juta ISO, menjadikannya ideal untuk jenis fotografi bulan. Antarmuka MIUI 12 Xiaomi juga dilengkapi dengan mode SuperMoon praktis yang tersedia dalam model tertentu seperti Mi 11 Ultra dan Mi 11, dan dapat diakses melalui pengaturan kamera.

Baca juga: Resmi! Inilah Spesifikasi Xiaomi Mi 10 5G vs Mi 10 Pro 5G

Xiaomi juga dilaporkan telah mempersiapkan penerus bagi keluarga Mi 11. Sebuah laporan dari seorang leaker telah mengungkapkan bahwa prosesor unggulan generasi berikutnya dari Qualcomm yakni Snapdragon 895 kemungkinan bakal melakukan debut lebih cepat dari jadwal. Hal ini memunculkan spekulasi yang mungkin bisa membuat Xiaomi meluncurkan Mi 12 akhir tahun ini.

Qualcomm akan meluncurkan Snapdragon 895 lebih cepat dari jadwal setidaknya setengah bulan. Dengan kata lain, ini juga menyiratkan bahwa Xiaomi mungkin juga akan meluncurkan flagship generasi berikutnya yaitu jajaran Mi 12, pada akhir tahun ini. Sementara nama smartphone kelas premium mendatang dari Xiaomi saat belum diketahui, kemungkinan akan disebut Mi 12 dan akan menjadi yang pertama menampilkan Snapdragon 895 SoC baru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *