Seri Samsung Galaxy S22 Akan Diperkuat Lensa RGBW 50MP

  • Whatsapp
Samsung Galaxy S22
Samsung Galaxy S22 (image LetsGoDigital)

Selama beberapa bulan terakhir Samsung dikabarkan sedang menggarap sebuah ponsel flagship Galaxy S-series penerus dari Galaxy S21. Ponsel ini kemungkinan bakal diperkenalkan pada awal tahun depan dalam sebuah keluarga baru Galaxy S22. Meski masih lama, namun saat ini telah banyak bocoran terkait dengan spesifikasi yang ditawarkan Galaxy S22 yang muncul.

Bocoran terbaru yang mengacu pada keterangan rahasia Yogesh, mengklaim bahwa seri Galaxy S22 dari Samsung, serta beberapa ponsel diluar Samsung lain akan menghadirkan  sensor RGBW 50MP. Ice Universe telah menambahkan bahwa Samsung  akan meluncurkan sensor kamera berkekuatan 200 MP serta unit RGBW 50 MP pada bulan depan.

Read More

Kabar ini sesuai dengan apa yang telah dikonfirmasi Samsung sebelumnya dimana mereka  mengaku sedang merampungkan sensor kamera 200 MP. Sebelumnya dikatakan bahwa varian tertinggi dari Galaxy S22 yang kemungkinan dinamakan Galaxy S22 Ultra akan mempertahankan sensor 108 MP, namun hanya dalam beberapa pekan laporan itu terbantahkan dimana saat ini perangkat tersebut diklaim memiliki sensor 200 MP dalam sebuah sistem lima kamera. Sensor 200MP sendiri dilaporkan sedang diproduksi di Jepang dalam sebuah kerja sama dengan Olympus.

Dengan kerja sama tersebut diharapkan Olympus dapat membantu Samsung dalam detail – detail penting seperti penyetelan warna dan pemrosesan gambar, kemitraan ini mirip dengan bagaimana Hasselblad membantu OnePlus dengan seri OnePlus 9 atau Vivo yang baru-baru ini bermitra dengan Carl Zeiss untuk seri smartphone X60-nya, sementara Huawei telah lama bermitra dengan Leica.

Meskipun bermitra dengan merek kamera ternama tidak dapat menjamin peningkatan kinerja kamera. Namun kerja sama semacam itu lebih mampu membantu pemasaran . Pada masa lalu Samsung pernah memproduksi kamera mirrorless kelas profesional dan lensa yang dapat diganti dengan merek NX-nya.

Samsung Galaxy S22
Samsung Galaxy S22 (image LetsGoDigital)

Namun, mereka memutuskan untuk menarik diri dari pasar pada tahun 2015 karena penurunan penjualan. Dilaporkan bahwa semua ahli kamera dan pencitraan perusahaan yang bekerja pada kamera NX satukan dalam divisi smartphone. Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya Samsung sendiri memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun teknologi kamera mereka sendiri.

Baru-baru ini raksasa asal Korea Selatan ini juga mengumumkan sensor piksel 0,64μm terkecil di dunia dalam kamera 50MP ISOCELL JN1 yang ditujukan untuk ponsel kelas menengah. Pada bulan Februari merekaa telah meluncurkan sensor 50MP ISOCELL GN2 yang berukuran 1/1,12-inci dan memiliki piksel berukuran 1,4μm.

ISOCELL JN1 memiliki format optik 1/2,76” dan piksel 0,64 m dengan binning Tetrapixel (4-in-1) dan ukuran piksel efektif adalah 1,28 m. JN1 juga mendukung autofokus “Double Super PD” dengan lensa mikro yang didesain ulang dan HDR real-time. Ponsel yang disebut sebut bakal memakai JN1 adalah Redmi 10 besutan Xiaomi.

Seri Samsung Galaxy S22 juga diyakini akan hadir dengan dukungan pengisian daya 65W dimana perusahaan tersebut dilaporkan sedang berada dalam tahap pengujian teknologi tersebut. Pengisi daya 65W tersebut telah mendapatkansertifikasi dari TÜV SÜD sejak bulan Februari tahun ini. Itu merupakan pengisi daya yang sama dengan nomor model EP-TA865 yang disertifikasi oleh badan sertifikasi NRRA Korea Selatan pada September tahun lalu.

Pekan lalu sebuah laporan mengklaim bahwa keluarga Galaxy S22 bakal diisi oleh varian Galaxy S22, Galaxy S22+, dan Galaxy S22 Ultra dengan mengusung nomor model SM-S901x, SM-906x, dan SM-S908x.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *