Jenis-jenis SIM Card yang Ada Saat Ini

jenis sim card

Ponsel apapun yang sobat gunakan, pasti membutuhkan SIM card agar bisa bekerja sebagaimana mestinya. Perkembangan SIM card tidak jauh berbeda dengan perkembangan smartphone yang dari waktu ke waktu semakin canggih.

Di masa sekarang ini, semakin canggih sebuah ponsel, maka bentuknya semakin ramping dan bobotnya semakin ringan. Hal ini tidak jauh berbeda dengan perkembangan SIM card yang bentuknya semakin kecil dari waktu ke waktu, namun semakin canggih.

Tapi tahukah Anda, ternyata SIM card sudah ada sejak era 90-an. Sejak saat ini, perkembangan dan perubahannya semakin mencolok. Saat ini sudah banyak jenis-jenis SIM Card yang pernah muncul di pasaran. Jika ingin mengetahuinya, silahkan baca artikel ini sampai selesai.

Apa itu SIM Card?

SIM Card, SIM memiliki kepanjangan Subscriber Identity Module yang artinya adalah modul pengenal pelanggan, sedangkan Card adalah memori kecil yang menyimpan informasi.

Jadi SIM Card adalah memori penyimpanan informasi sebagai modul pengenal pelanggan yang terintegrasi oleh perusahaan telekomunikasi untuk dapat mengidentifikasi langganan di layanan mereka.

Pada SIM Card, biasanya terdapat kode unik berjumlah tujuh belas digit, yang mana diawal kode akan menunjukan kode asal negara diikuti dengan ID pengguna yang unik.

7 Jenis SIM Card yang Ada Saat Ini

Sampai saat ini sudah terdapat 7 jenis SIM Card. Perubahan dari satu SIM ke SIM yang lain mengikuti perkembangan teknologi yang disematkan pada perangkat ponsel. Penasaran dengan jenis-jenis SIM Card tersebut? Yuk simak ulasannya di bawah ini.  

1. Full-Sized SIM Card

Full-Sized SIM Card

Kartu SIM paling pertama di dunia adalah Full-size Card. Kode kartu ini adalah 1FF. Munculnya kartu ini pertama kali tahun 1991. Waktu itu, bentuknya masih panjang dan lebar menyerupai kartu ATM atau KTP.

Kartu SIM generasi pertama ini memiliki ukuran panjang 85,60 mm, lebar 53,98 mm, dengan tingkat ketebalan 0,76 mm.  Pada waktu itu yang mendukung kartu SIM tipe ini adalah Nokia 2010 dan Motorola 8200.

2. Mini SIM Card

Mini SIM Card

SIM Card generasi kedua adalah Mini SIM Card. Kartu SIM yang memiliki kode 2FF ini umum digunakan pada ponsel era tahun 2000-an, yaitu era orang-orang mulai banyak yang menggunakan HP. Tidak heran jika masyarakat Indonesia lebih familiar dengan tipe kartu SIM ini. Pasalnya, kartu SIM yang dijual umum di era tersebut adalah tipe 2FF ini.

Kartu SIM generasi kedua ini masih terus dijual sampai tahun 2015. Jika pada tahun itu sobat pernah membeli kartu perdana, berarti sobat mendapatkan kartu SIM jenis ini.

Mini SIM Card ini memiliki ukuran panjang 25,00 mm, lebar 15,00 mm, dengan tingkat ketebalan 0,76 mm.

3. Micro SIM Card

Micro SIM Card

SIM Card generasi ketiga adalah Micro SIM Card. Tahun 2003 merupakan awal diperkenalkannya kartu SIM ini di masyarakat. Ukuran panjangnya adalah 15,00 mm, lebar 12,00 mm, sedangkan ketebalannya adalah 0,76 mm.

Kartu SIM dengan kode 3FF ini hadir ke tengah-tengah masyarakat Indonesia di kala negara ini sedang berada pada era peralihan jaringan seluler 3G ke 4G.

Berbagai HP yang dirilis pada tahun itu mulai dibekali dengan slot micro SIM Card. Bahkan, sobat yang masih menggunakan Mini SIM Card biasanya diminta untuk melakukan pergantian kartu ke operator SIM yang digunakan.

4. Nano SIM Card             

Nano SIM Card  

Kartu SIM generasi keempat adalah Nano SIM Card. Kartu SIM dengan kode 4FF ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012. Hanya saja, HP yang menyediakan slot Nano SIM Card di Indonesia baru bermunculan pada tahun 2017-an. Jaraknya memang tidak terlalu jauh dari masa kehadiran micro-SIM.

Nano SIM Card hadir dalam ukuran yang lebih tipis yakni 0,767 mm. Sedangkan panjangnya berkisar 12,30 mm dengan lebar 8,80 mm. Nano SIM Card ini masih banyak digunakan saat ini.

5. Combi SIM

Combi SIM

Kartu SIM tipe ini tidak termasuk generasi penerus dari SIM Card. Keberadaannya hanyalah sebagai modifikasi dari kartu SIM mikro yang terdapat pada kartu SIM berukuran standar. Keberadaannya dimaksudkan untuk memberi kemudahan pengguna kartu tersebut saat berganti ponsel.

Kemunculan tipe kartu SIM ini ketika pengguna berada pada masa awal-awal peralihan kartu SIM standar ke kartu SIM micro. Jika sebelumnya sobat menggunakan HP yang menggunakan slot standar, lalu membeli HP baru yang menggunakan tipe slot SIM micro, maka tidak perlu berganti kartu. Sebab, sobat tinggal melepaskan bagian SIM micro dari ukuran kartu SIM standar.

6. Embedded-SIM

Embedded-SIM

Kartu SIM generasi kelima adalah eSIM yang juga dikenal dengan nama panjangnya Embedded Universal Integrated Circuit Card (eUICC). Bentuk SIM ini hanya menyerupai sirkuit yang ditanamkan langsung ke dalam perangkat mobile atau perangkat apapun yang menggunakan jaringan seluler dari eSIM.

Kartu SIM ini memiliki keuntungan dari segi keamanan perangkat dan identitas nomor telepon penggunanya. Karena ditanamkan ke dalam perangkat, sobat jadi lebih mudah mengganti operator.

Embedded-SIM ini ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Sobat selaku pengguna eSIM dapat berganti operator dengan mudah tanpa harus repot mencabut atau membuang eSIM yang tertanam di dalam perangkat.

Keunggulan lainnya terletak pada proses pendaftaran kartu SIM, di mana sobat bisa melakukannya dari jarak jauh. Ketika menggunakan eSIM, pengguna yang ingin memasang kartu SIM tersebut tidak perlu lagi mengunjungi outlet atau galeri operator.

Meskipun Embedded-SIM (eSIM) berukuran sangat kecil, tapi masih tetap bisa diukur. Ukuran panjangnya adalah 6 mm, lebar 5 mm, dengan tingkat ketebalan kurang dari 1 mm.

Standar yang diberlakukan pada eSIM ini sendiri sebenarnya berasal dari banyak referensi standar, misalnya JEDEC Design Guide 4.8, SON-8 ETSI TS 103 383 V12.0.0 GSMA SGP.22 V1.0.

Teknologi eSIM memang belum banyak digunakan pada ponsel keluaran terbaru saat ini. Sebab, hanya ponsel kelas atas saja yang mulai menggunakan teknologi eSIM. Contohnya adalah iPhone seri terbaru atau Google Pixel. Sebagian dari seri Samsung juga mulai dibekali dengan teknologi eSIM.

Di masa mendatang tentu eSIM akan menjadi populer. Terlebih lagi keberadaannya memang sangat mendukung dunia perkembangan industri 4.0.

7. SIM Virtual

Virtual SIM Card

Teknologi terbaru berikutnya selain eSIM adalah SIM Virtual. Terdapat perbedaan di antara kedua teknologi SIM ini. Jika teknologi eSIM berupa nomor telepon yang ditanamkan ke dalam ponsel, maka teknologi SIM virtual justru ditanamkan ke dalam chipset. Oleh karena itu, kedua teknologi SIM ini memiliki cara kerja yang saling berbeda.

Jika eSIM bisa digunakan untuk menerima layanan SMS, melakukan panggilan telepon dan menerimanya, maka SIM Virtual hanya bisa digunakan untuk mengakses internet. Salah satu contoh perangkat yang sudah menggunakan teknologi SIM Virtual di Indonesia adalah Luna SIMO.

Perlu diketahui bahwa Luna SIMO merupakan ponsel berteknologi SIM Virtual yang merupakan hasil kolaborasi Luna dengan Skyroam Technology. Fungsi dari Skyroam Technology sendiri adalah sebagai penyedia internet.

Cara kerja SIMO adalah mencari layanan internet terkuat di wilayah pengguna. Jika pengguna berpindah tempat, teknologi tersebut akan mencari sinyal yang lebih kuat. Hanya saja, teknologi ini belum banyak diaplikasikan di ponsel lain.

Baca juga: Cara Mengatasi SIM Card yang Tidak Terbaca (Semua Merek Handphone)

Setelah membaca ulasan mengenai jenis-jenis SIM Card di atas, tentu sobat sudah bisa membedakan masing-masing dari SIM tersebut. Tidak menutup kemungkinan adanya jenis SIM Card terbaru yang lebih canggih seiring dengan peningkatan teknologi. Tunggu saja kehadirannya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *