AndroidPonsel.com – Jaman sekarang smartphone sudah dibekali dengan baterai yang sulit diganti oleh orang yang tidak mengerti perangkat smartphone, berbeda dari sebelumnya dimana era ponsel Android masih baru di industri smartphone. Ponsel masih menyematkan baterai yang dapat diganti dengan mudah. Tapi jika Sobat menginginkan ponsel baru dengan baterai yang bisa dilepas pasang, kalian patut melihat produk baru dari Samsung, yaitu Galaxy XCover Pro.

Galaxy XCover Pro, adalah ponsel kelas menengah yang diluncurkan Samsung di Finlandia. Jika Sobat menginginkannya kalian harus rela import dari negara tersebut, tapi tentu saja biayanya cukup malah ya 😀

Samsung Galaxy XCover Pro hadir dengan spesifikasi yang modern. Ponsel dilengkapi layar berukuran 6,3 inci yang menghasilkan resolusi 1080p, desain layar dengan lubang depan yang menggunakan panel layar TFT.

Walaupun dengan speisifikasi yang modern, ponsel ini memiliki sasis berstandar militer dengan sertifikasi IP69 dan juga bersertifikat MILSTD 810G untuk ketahanan benturan termasuk jatuh dari ketinggan 1,5 meter.

Smartphone ini juga dilengkapi dengan baterai sebesar 4.050 mAh yang dapat dilapas pasang dengan mudah. Pada bagian layar sudah dibuat ramah jika penggunanya menggunakan sarung tangan dan dalam keadaan basah.

Lebih lanjut, Ponsel ini ditenagai dengan chip prosesor octa-core 2Ghz Exynos 9611 yang dipadukan dengan RAM 4Gb dan penyimpanan internal 64GB serta masih dapat ditambahkan dengan penyimpanan eksternal.

Urusan fotografi, ponsel mendapatkan kamera depan dengan sensor 25MP dan dua sensor kamera belakang berkonfigurasi 13MP + 8MP. Walaupun kamera tersebut tidak terlalu keren, tapi setidaknya ini sudah dapat mendukung kegiatan fotografi secara outdoor. Kami juga tidak mengetahui bagaimana hasil dari kameranya, untuk itu urusan kamera sepertinya kami harus menunggu kabar selanjutnya.

Samsung Galaxy XCover Pro dikabarkan hanya tersedia di Finlandia yang baru akan dijual pada 31 Januari mendatang dengan harga € 499 atau dalam Rupiah berkisar di 7 jutaan.

Sayangnya tidak ada informasi mengenai apakah ponsel tersebut akan masuk ke pasar Asia atau tidak. Tapi bisa saja ponsel ini masuk ke pasar yang lebih besar seperti AS atau Inggris. (via engadget, sumber AndroidPolice)

 

 

 

Tinggalkan komentar di sini