AndroidPonsel.com – Pada awal Januari lalu, kami melaporkan bahwa Google telah menghentikan sementara dukungan integrasi Google Nest Hub dengan kamera pintar Xiaomi Mi Home. Hal ini dikarenakan ada sejumlah Bugs yang ada pada kamera Xiaomi sehingga seseorang redditor membagikan kisahnya di laman reddit.

Google Telah Membuka Integrasi Nest Hub dengan Kamera Pintar Xiaomi Mi Home
Foto Kamera Xiaomi Mijia 1080P

Dalam postingannya, ia membagikan beberapa tangkap kamera yang ia panggil melalui google assistent, alih-alih diharapkan tampil kamera rumahnya, ternyata yang dimunculkan adalah kamera milik orang lain, dengan menampilkan suasana yang gelap dan terlihat horor.

Tak tinggal diam pada (2/1/2020), Xiaomi pun membuat pernyataan bahwa pihak perusahaan sedang mengidentifikasi dan berusaha sedang mencari akar masalah tersebut dan berkordinasi langsung dengan pihak Google.

Kini laporan terbaru dari XDA Developers (16/01/2020), Xiaomi kembali membuat pernyataan resmi dengan mengatakan sudah menyelesaikan masalah yang menyebabkan Mi Home pengguna lain muncul di Google Nest Hub. Sejak pernyataan tersebut dimuat, integrasi Google yang sebelumnya dihentikan, kini sudah kembali dibuka.

Berikut adalah pernyataan resmi Xiaomi yang dimuat pada laman XDA Developers:

“We now confirm that we have fully resolved the root cause of this issue, and Xiaomi’s Google integration service has resumed from 16, January. Users can now use Xiaomi’s Mi security camera services via Nest devices. At Xiaomi, we take user privacy and information security as top priority. We sincerely apologize for any inconvenience caused for affected users. We will take even stronger measures to prevent such incidents in the future.”

(“Kami sekarang mengkonfirmasi bahwa kami telah sepenuhnya menyelesaikan akar penyebab masalah ini, dan layanan integrasi Google Xiaomi telah dimulai kembali dari 16 Januari. Pengguna sekarang dapat menggunakan layanan kamera keamanan Xiaomi Mi melalui perangkat Nest. Di Xiaomi, kami menjadikan privasi pengguna dan keamanan informasi sebagai prioritas utama. Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan untuk pengguna yang terpengaruh. Kami akan mengambil langkah-langkah yang lebih kuat untuk mencegah insiden seperti itu di masa depan. “)

Dengan adanya kejadian ini, kami berharap tidak ada lagi celah keamanan yang mengerikan tersebut. Bukan hanya untuk produk Xiaomi saja tapi perangkat dengan merek lain. Karena ini terkait privacy yang bisa saja disalah gunakan oleh orang lain. (sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here