AndroidPonsel.com – Tahun 2018 lalu Facebook diketahui memiliki rencana untuk menampilkan iklan pada layanan aplikasi messaging WhatsApp. Hal ini diketahui dari VP WhatsApp yang saat itu adalah Chris Daniels, ia mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki rencana untuk mendorong iklan pada stories yang ada pada WhatsApp, ini adalah bagian dari upaya untuk dapat mengahasilkan pendapatan dari aplikasi.

Tapi langkah ini ditentang oleh pemimpin WhatsApp, salah satu pendiri Brian Acton mengundurkan diri dari Facebook menyusul ketidaksepakatan tentang cara Facebook memonetisasi WhatsApp.

Di akhir tahun 2019 lalu, Pada ajang Facebook Marketing Summit yang berlangsung di Berlin, pihak perusahaan bahkan sudah menunjukan wujujd dari iklan yang akan muncul di WhatsApp. Tapi kabar terbarunya, Facebook dikabarkan telah membatalkan kemunculan iklan dari aplikasi pesan miliknya tersebut.

Laporan terbaru kami dapatkan dari laman XDA Developers (17/01/2020) berdasarkan sumber dari The Wall Street Journal, perusahaan dikabarkan mundur dari rencana menjual iklan di WhatsApp.

Menurut laporan, Facebook telah membubarkan tim yang dibentuk untuk memonetisasi WA dan telah telah menghapus kode yang sudah dikerjakan.

Lebih lanjut, Walaupun kemunculan iklan dibatalkan, dikatakan bahwa Facebook masih berencana untuk memperkenalkan iklan ke dalam fitur status WhatsApp, tapi saat ini perusahaan telah menggeser fokus mereka untuk menghasilkan pendapatan dari hal lain yaitu menambahkan fitur untuk para pembisnis melalui WhatsApp Business. Selain itu WhatsApp juga memiliki fitur Pembayaran yang disebut WhatsApp Payment yang sejauh ini masih dalam tahap uji coba di India.

Sebagai informasi, WhatsApp adalah aplikasi pesan yang paling popular saat ini. Aplikasi diluncurkan pada tahun 2009. Awalnya aplikasi WhatsApp tidak dapat digunakan secara gratis, pengguna harus membayar biaya untuk dapat menggunakannya, lambat laun mereka akhirnya mengubah biaya tersebut dengan biaya langganan sebesar $0,99 pertahun.

Di tahun 2014, Facebook secara resmi mengakuisisi WhatsApp dan menghapus biaya berlangganan tersebut dan menjadikannya aplikasi gratis sehingga orang lain bebas untuk menggunakannya.

Hebatnya dalam kurun waktu 2 bulan setelah aplikasi digratiskan, WhatsApp mendapatkan 1 miliar pengguna aktif per bulan. Terlepas dari kesuksesannya tersebut, sampai saat ini dikatakan WhatsApp belum dapat menghasilkan pendapatan untuk Facebook. (sumber, via)

Tinggalkan komentar di sini