AndroidPonsel.com – Grup WhatsApp pribadi yang anda miliki mungkin kini tidak lagi bersifat pribadi seperti yang diinginkan. Dalam engadget, jurnalis DW, Jordan Wildon menjelaskan bahwa Google mengindeks beberapa undangan grup WhatsApp dalam pencariannya. Sehingga, ada kemungkinan untuk masuk ke grup yang pemiliknya, menginginkan grup secara privat.

Walaupun diantaranya tidak berbahaya, ternyata terdapat beberapa yang memiliki data sensitif. Motherboard menemukan salah satu kelompok yang tampaknya ditujukan pada organisasi non-pemerintah terakreditasi PBB. Di mana, dimungkinkan untuk melihat daftar 48 peserta, termasuk nomor telepon masing-masing anggota.

Anda juga tidak disarankan untuk mengandalkan undangan yang ditinggalkan dalam web ini. Salah seorang juru bicara Whatsapp menegaskan, bahwa tautan ini dibagian dalam ”saluran publik yang dapat di telusuri”. Dan bahwa orang-orang yang ingin menjaga tautan pribadi, tidak boleh membaginya pada situs-situs yang dapat dijangkau publik.

Baca juga:

Dalam kesempatan yang sama, pihak Google, Danny Sullivan menyampaikan dengan tegas, bahwa hal ini berbeda dari situasi di mana situs memungkinkan tautan untuk terdaftar secara publik. Dia menambahkan pula, bahwa Google memiliki alat untuk memblokir konten agar tidak terdaftar dan tidak terlihat oleh publik. Seorang juru bicara google ini, tidak memiliki banyak penjelasan untuk disampaikan, setelah penyelidikan dari engadget dilakukan.

Kekhawatiran akan hal ini tampaknya telah beredar sejak November 2019. Ketika seorang perwakilan dari Facebook mengatakan pada salah satu pengguna, bahwa keadaan ini adalah sebuah keputusan produk yang dilakukan secara sengaja.

Hal ini berarti bahwa memungkinkan untuk menjaga obrolan pribadi tetap tertutup. Salah satunya dengan meminta anggota untuk menghindari berbagai undangan di ruang publik. Masalahnya, mungkin saja terdapat salah satu member grup yang tidak terlalu berhati-hati dan membuat tautan publik. Pengguna mmungkin tidak selalu mengerti ketika berbagi tautan membuatnya terlihat pada mesin pencari.

Hal ini pun merusak pernyataan dari Google, bahwa masa depannya adalah tertutup. Sulit untuk menjaga privasi jika tautan yang dibagikan di satu tempat dapat terlihat oleh siapapun. Terlebih, untuk mereka yang memiliki bakat untuk melakukan pencarian di Google.

Tinggalkan komentar di sini