{"id":2393,"date":"2026-05-22T09:53:02","date_gmt":"2026-05-22T09:53:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/?p=2393"},"modified":"2026-05-22T09:53:02","modified_gmt":"2026-05-22T09:53:02","slug":"ford-recall-alert-7133-explorer-kerusakan-suspensi-cek-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/ford-recall-alert-7133-explorer-kerusakan-suspensi-cek-cepat\/","title":{"rendered":"Ford Recall Alert: 7.133 Unit Explorer Berpotensi Alami Kerusakan Suspensi, Cek Sebelum Celaka!"},"content":{"rendered":"<p>Pemilik Ford Explorer di Indonesia, khususnya yang mengandalkan mobil impor, wajib waspada. Pasalnya, pabrikan asal Amerika Serikat ini baru saja mengumumkan penarikan kembali alias recall untuk ribuan unit Explorer yang beredar di pasar global, termasuk kemungkinan dampak bagi konsumen Tanah Air. Langkah ini diambil menyusul ditemukannya potensi cacat pada komponen suspensi belakang yang bisa berakibat fatal jika dibiarkan.<\/p>\n<p>Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.ithome.com\/0\/954\/125.htm\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">ithome.com<\/a>, Ford Motor Company of China secara resmi melaporkan rencana recall ini ke Administrasi Regulasi Pasar Negara (SAMR) China. Total ada 7.133 unit Ford Explorer yang diproduksi antara 1 Oktober 2017 hingga 4 Oktober 2018 yang masuk dalam daftar penarikan. Model yang terdampak adalah Explorer generasi sebelumnya, tepatnya varian 2017 hingga 2019 yang diimpor utuh (CBU) ke China.<\/p>\n<p>Masalah utama yang ditemukan terletak pada komponen yang disebut &#8216;rear suspension toe link connecting arm&#8217; atau lengan penghubung depan belakang. Dalam kondisi normal, komponen ini berfungsi menjaga kestabilan roda belakang, terutama saat mobil melaju di kecepatan tinggi atau melewati tikungan. Namun, Ford menemukan bahwa pada lingkungan dengan paparan tinggi terhadap agen pencair salju (deicing salt) yang biasa digunakan di jalan-jalan bersalju, komponen ini rentan mengalami korosi yang parah.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/ford-bronco-ev-erev\/\">Ford Bronco EV &#038; EREV Debut Global di China: Jarak Tempuh 650 Km hingga 1.220 Km, Siap Jadi Camper SUV Modern<\/a><\/p>\n<p>Korosi yang terjadi pada ball joint (sendi bola) dari lengan penghubung tersebut dapat menyebabkan penguncian atau macet. Akibatnya, lengan penghubung bisa patah secara tiba-tiba. Jika ini terjadi, kemampuan pengemudi untuk mengontrol arah kendaraan akan berkurang drastis. Dalam skenario terburuk, mobil bisa kehilangan kendali dan meningkatkan risiko kecelakaan tabrakan. Ford mengakui bahwa kondisi ini merupakan risiko keselamatan yang serius dan harus segera ditangani.<\/p>\n<p>Recall ini sebenarnya bukan yang pertama. Faktanya, penarikan saat ini merupakan perluasan (expansion recall) dari recall yang dilakukan pada 8 Juli 2022 lalu. Pada recall sebelumnya, Ford juga menangani masalah serupa pada Explorer. Namun, setelah investigasi lebih lanjut, ditemukan bahwa masih ada unit lain yang berpotensi terkena dampak dari kondisi lingkungan yang ekstrem. Dengan demikian, total kendaraan yang terkena dampak menjadi lebih banyak.<\/p>\n<p>Bagi pemilik Explorer yang termasuk dalam rentang produksi tersebut, Ford China akan menghubungi melalui dealer resmi untuk menjadwalkan perbaikan. Langkah perbaikannya gratis: dealer akan mengganti lengan penghubung belakang dengan komponen yang telah ditingkatkan (improved design) yang lebih tahan terhadap korosi. Selain itu, teknisi juga akan memeriksa dan menyetel kembali rear toe angle (sudut toe belakang) agar geometri suspensi kembali presisi. Semua biaya ditanggung oleh pabrikan.<\/p>\n<p>Fenomena ini kembali mengingatkan kita betapa pentingnya faktor lingkungan dalam durabilitas komponen kendaraan. Di negara-negara yang mengalami musim dingin dengan salju tebal, penggunaan garam atau bahan kimia pencair es sangat lazim. Cairan ini bersifat korosif dan bisa merusak komponen logam dari bawah mobil jika tidak dilindungi dengan baik. Namun, Ford menyadari bahwa perlindungan pada model lama kurang memadai, sehingga memutuskan untuk melakukan recall preventif.<\/p>\n<p>Bagi konsumen di Indonesia, meskipun tidak ada salju, bukan berarti kita aman sepenuhnya. Beberapa wilayah di Indonesia memiliki lingkungan yang lembap dan dekat dengan laut, di mana garam dari udara laut juga bisa mempercepat korosi. Selain itu, mobil-mobil yang pernah diimpor bekas dari luar negeri (seperti dari Jepang atau Eropa) mungkin sudah terpapar bahan kimia pencair salju sebelumnya. Pemilik Explorer di Indonesia sebaiknya segera mengecek VIN atau tahun produksi kendaraan mereka. Jika termasuk dalam rentang 1 Oktober 2017 hingga 4 Oktober 2018, segera hubungi diler resmi Ford di Indonesia untuk konfirmasi apakah program recall ini berlaku secara global.<\/p>\n<p>Perlu dicatat, Ford Explorer dikenal sebagai salah satu SUV full-size yang cukup populer di pasar internasional, termasuk di Indonesia sebagai kendaraan impor. Model ini mengandalkan mesin bensin bertenaga dan kabin yang luas. Namun, catatan recall ini tentu menjadi perhatian bagi para calon pembeli di pasar sekunder. Sebelum membeli Explorer bekas, pastikan riwayat recall sudah terpenuhi.<\/p>\n<p>Selain itu, pemilik mobil lain juga patut waspada. Masalah korosi pada komponen suspensi bukan hanya monopoli Ford. Banyak merek lain yang pernah melakukan recall serupa, terutama pada kendaraan yang sering beroperasi di daerah bersalju. Ini menjadi pelajaran bagi semua pabrikan untuk lebih meningkatkan ketahanan material terhadap lingkungan ekstrem.<\/p>\n<p>Bagi yang kebetulan memiliki atau berencana membeli Ford Explorer, jangan tunda untuk melakukan pengecekan. Langkah recall gratis ini tidak hanya melindungi keselamatan Anda dan penumpang, tetapi juga mencegah biaya perbaikan yang mahal jika komponen benar-benar patah. Bayangkan jika lengan penghubung patah saat melaju di tol\u2014konsekuensinya bisa sangat serius.<\/p>\n<p>Ford juga menegaskan bahwa recall ini adalah bentuk tanggung jawab mereka terhadap kualitas dan keselamatan. Meskipun prosesnya mungkin memakan waktu beberapa jam, ini sepadan dengan rasa aman saat berkendara. Jangan ragu untuk menghubungi dealer resmi Ford di Indonesia untuk menanyakan apakah Explorer Anda termasuk dalam daftar. Lebih baik mencegah daripada menyesal.<\/p>\n<p>Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan sampai celah kecil seperti korosi pada ball joint berubah menjadi bencana. Dengan mengikuti program recall ini, Anda turut berkontribusi menjaga keselamatan di jalan raya. Jadi, segera cek VIN kendaraan Anda dan jadwalkan perbaikan jika diperlukan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemilik Ford Explorer di Indonesia, khususnya yang mengandalkan mobil impor, wajib waspada. Pasalnya, pabrikan asal Amerika Serikat ini baru saja mengumumkan penarikan kembali alias recall untuk ribuan unit Explorer yang beredar di pasar global, termasuk kemungkinan dampak bagi konsumen Tanah Air. Langkah ini diambil menyusul ditemukannya potensi cacat pada komponen suspensi belakang yang bisa berakibat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2392,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[96],"tags":[154,98,200],"class_list":["post-2393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ford","tag-keselamatan-mobil","tag-suv","tag-suv-listrik-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2393"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2393\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2394,"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2393\/revisions\/2394"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2392"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.androidponsel.com\/auto\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}