HMD Global Rilis Enam Ponsel Nokia Seri X, G dan C

  • Whatsapp
Nokia Seri X, G dan C

HMD Global sebagai pemegang lisensi brand Nokia telah memperbarui jajaran smartphone mereka dengan sejumlah model baru. Total ada enam ponsel baru yang dibagi menjadi tiga seri bebeda yakni X yang berada di urutan teratas soal spesifikasi dan harga, G yang sedikit lebih terjangkau dan C yang lebih murah dari kedua seri lainnya.

Start Up asal Finlandia tersebut telah membeli lisensi Nokia dari Microsoft sejak 2016 dan telah merilis beberapa smartphone termasuk versi nostalgia dari perangkat – perangkat Nokia klasik seperti 8110 dan 2720. Dan hari ini mereka secara resmi meluncurkan enam ponsel sekaligus sebagai upaya bersaing dengan brand mapan lain seperti Samsung dan Apple.

Bacaan Lainnya

Ponsel – ponsel itu dijual dengan harga mulai dari 75 euro atau sekitar Rp 1,3 juta untuk Nokia C10, sedangkan Nokia X20 yang merupakan ponsel yang paling menonjol dari keenamnya, dijual dengan harga 349 euro, atau sekitar Rp 6 juta. Dengan harga tersebut, pengguna akan mendapatkan layar berukuran 6,67 inci serta empat kamera di bagian belakang dengan lensa utama 64 MP  dan dukungan untuk terhubung ke jaringan  5G.

Sementara X10 yang memiliki banderol lebih murah dengan harga 309 euro atau sekitar Rp 5,3 juta, akan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 480 5G dan berjalan diatas sistem operasi Android 11. Ini juga termasuk pembaruan keamanan tiga tahun dan serta garansi tiga tahun, setahun lebih lama dari apa yang ditawarkan oleh seri G dan C.

X20 juga memiliki fitur dual sight yang memungkinkan pengguna memakai dua kamera ponsel secara bersamaan untuk menangkap sudut yang berbeda dari sebuah bidikan. Namun seri ini tak akan mendapatkan pengisi daya di dalam kotak penjualan karena alasan keberlanjutan. Ponsel tersebut akan mulai dipasarkan di wilayah Eropa bulan depan, sementara ketersediaannya di AS belum diungkapkan.

Nokia sendiri telah berjuang untuk mendapatkan kembali masa kejayaan mereka, namun tentu itu tak akan mudah mengingat persaingan yang ketat dari Apple, Samsung, dan produsen – perodusen asal China seperti Huawei dan Xiaomi. Ini merupakan masalah yang sama yang juga dihadapi produsen lain seperti Sony dan LG. Nama terakhir, yang pernah menjadi merek Android teratas malah telah memutuskan untuk keluar dari persaingan pasar smartphone pada awal pekan ini.

 “Saya pikir akan sangat sulit bagi (Nokia) untuk dapat bersaing dalam portofolio tertinggi di pasar – itulah mengapa mereka sekarang menargetkan kelompok harga yang lebih rendah,” Francisco Jeronimo, wakil presiden asosiasi untuk perangkat Eropa di riset pasar perusahaan IDC, kepada CNBC.

Menurut data dari IDC yang dihimpun CNBC, smartphone besutan Nokia menyumbang hanya 0,6% dari total penjualan tahun lalu. Angka tesebut masih kalah jika dibandingkan LG dan Honor. Namun, HMD telah berkinerja baik di ponsel feature yang juga dikenal sebagai “ponsel bodoh” dimana mereka  menguasai 16% pangsa pasar tersebut pada tahun 2020.

HMD berharap untuk bisa meningkatkan penjualan dan mengembangkan layanan baru untuk menemukan sumber pendapatan lain. Perusahaan  yang secara finansial didukung oleh Nokia, Google dan investor besar lainnya ini sebelumnya telah meluncurkan kartu SIM dengan roaming data global yang disebut HMD Connect pada tahun lalu.

Florian Seiche, CEO, HMD Global dalam rilis yang disampaikannya (08/04) mengatakan, “Hari ini menjadi lebih penting dari sekedar peluncuran produk biasa. Tidak diragukan lagi bahwa 12 bulan terakhir adalah momen yang menantang, namun hal tersebut juga memberi kami waktu untuk berhenti sejenak, berpikir dan mempersiapkan sebuah langkah besar berikutnya dalam perjalanan start-up kami. Sebagai perusahaan Finlandia, pendekatan kami terhadap teknologi dan bisnis berfokus pada kebutuhan manusia dan itu tercermin dalam rangkaian smartphone baru ini. Kami ingin orang-orang menyukai ponsel mereka. Peluncuran HMD Mobile – sebuah pencapaian penting dalam perjalanan kami, menjadi penyedia holistik untuk semua perangkat seluler – dan ini baru permulaan. Kami ingin Anda percaya bahwa kami mengutamakan keamanan dalam segala hal yang kami lakukan – smartphone Nokia hadir dengan keamanan dan pembaruan software yang memberi ketenangan konsumen. Dan kami ingin orang-orang menyimpan ponsel mereka lebih lama, berkat daya tahan khas kami.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *