Benarkah WhatsApp Akan Hilang? Ulasan Berikut Akan Menjawabnya?

  • Whatsapp
WhatsApp Akan Hilang

Beberapa waktu yang lalu, sobat pembaca sering menemukan informasi yang menyebutkan kalau WhatsApp akan hilang. Disebutkan bahwa sebelum menghilang akan diawali dengan tidak bisanya pengguna Whatsapp membaca dan menulis pesan selama 120 hari. Setelah itu barulah aplikasi tersebut akan hilang selama-lamanya.

Informasi ini tentu saja menyebabkan kehebohan. Pasalnya, Whatsapp merupakan aplikasi yang banyak digunakan untuk kebutuhan interaksi sosial saat ini. Bukan cuma itu, bahkan berbagai aktivitas sehari-hari, baik yang berhubungan dengan pekerjaan di kantor, bisnis, kegiatan sekolah dan perkuliahan, serta yang lainnya, hampir tidak bisa lepas dari penggunaan Whatsapp.

Read More

Tidak heran jika Whatsapp menjadi salah satu aplikasi paling populer di Google Play Store saat ini. Bahkan kepopulerannya mengalahkan Facebook. Bagaimana tidak, aplikasi ini sudah diunduh sebanyak 5 miliar lebih dan mendapatkan peringkat 4,2 bintang dari total 5 bintang. Selain itu, aplikasi ini mendapatkan 17 juta ulasan, yang rata-rata pengulas memberikan nilai positif untuk aplikasi ini. Semua ini menunjukkan akan kualitas Whatsapp dan besarnya manfaat yang dirasakan oleh penggunanya.

Jadi bisa dibayangkan betapa orang-orang akan kesulitan jika aplikasi ini hilang atau tidak bisa digunakan pada person-person tertentu. Makanya, tidak heran jika informasi ini mendatangkan kehebohan dan bermacam-macam reaksi dari sobat pembaca.

Tapi betulkah Whatsapp akan hilang? Apa alasannya? Jangan lewatkan untuk menyimak ulasannya secara mendetail di bawah ini, jika sobat pembaca penasaran ingin mengetahui jawabannya.

Alasan Whatsapp Akan Hilang?

WhatsApp Akan Hilang

Setelah diteliti lebih jauh informasi yang ada, ternyata berita akan hilangnya Whatsapp bukan berarti hilang total dari Google Play Store dan tidak bisa sama sekali digunakan lagi oleh siapapun. Ternyata hilangnya aplikasi tersebut pada pengguna yang tidak menyetujui kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pihak Whatsapp.

Jika pengguna tidak menyetujui kebijakan tersebut sampai batas waktu yang ditetapkan, Whatsapp tidak akan bisa digunakan lagi oleh pengguna tersebut. Namun finalty yang diberikan Whatsapp tidak akan langsung diterapkan, tetapi secara bertahap.

Langkah pertama yang akan dilakukan oleh pihak Whatsapp adalah mengirimkan jendela pemberitahuan kepada pengguna untuk menyetujui kebijakan baru yang diberlakukan. Jika pengguna mengabaikannya, seiring dengan waktu peringatan tersebut akan sering muncul.

Jika pengguna masih tetap mengabaikan peringatan yang sudah sering muncul tadi, Whatsapp akan mulai memberikan hukuman dengan melakukan pembatasan fitur bagi pengguna tersebut. Pembatasan ini berlaku sampai waktu yang ditentukan.

Berikut ini fitur-fitur yang tidak akan bisa digunakan oleh pengguna Whatsapp yang tidak menyetujui kebijakan terbaru :

  • Pertama, pengguna WA sama sekali tidak bakal bisa mengakses daftar percakapan (chat), hanya bisa melihatnya saja serta menjawab panggilan yang masuk melalui notifikasi, baik berupa panggilan suara maupun video.
  • Selanjutnya, pengguna nantinya tidak akan bisa menerima panggilan masuk atau notifikasi dari akun WhatsApp lainnya.
  • Pengguna juga tidak bisa lagi status WhatsApp di dalam aplikasi.
  • Selain itu, pengguna WA juga tidak bisa melakukan forward percakapan ke orang lain.
  • Pengguna juga tidak bakalan bisa membuat daftar broadcast dan grup WhatsApp, namun masih bisa diundang ke dalam grup.
  • Pengguna tidak bakalan bisa membuat kutipan (reply) maupun menyebut (mention) pengguna lainnya yang berada dalam grup yang sama.
  • Pengguna tidak bakalan bisa lagi melakukan pengiriman pesan suara (voice message), video, stiker, maupun media lainnya dalam aplikasi.
  • Pengguna tidak bisa sama sekali melakukan pencadangan (backup) riwayat percakapan WhatsApp.
  • Pengguna juga tidak bakalan bisa lagi menggunakan fitur Click to Chat melalui situs https://wa.me/xxxxxxxxx.
  • Pengguna WA juga tidak bakalan bisa lagi mengirim (export) riwayat percakapan ke kanal lain.
  • Pengguna iOS tidak bakalan bisa melihat beragam media dan file yang dibagikan melalui WhatsApp. Hanya saja, pengguna Android masih dapat melihat dokumen tersebut melalui aplikasi File Manager.

Poin-Poin Penting Terkait Aturan Baru Whatsapp

Berbicara lebih lanjut mengenai aturan baru Whatsapp, jika kamu mencermati aturan tersebut dengan cermat, maka akan terlihat jelas kalau aturan tersebut mencakup 3 hal utama, yaitu :

  • Aturan terkait dengan cara WhatsApp dalam melakukan pengolahan dan pemrosesan data yang masuk dari pengguna.
  • Aturan terkait dengan pelaku bisnis yang menggunakan layanan yang di-hosting Facebook sebagai tempat pengelolaan dan penyimpanan pesan di aplikasi WhatsApp.
  • Aturan WhatsApp yang berkolaborasi dengan Facebook terkait integrasi produk yang nantinya akan ditawarkan di masa mendatang.

Terlihat jelas dari aturan baru tersebut kalau data-data pengguna WA akan dibagikan dan diolah ke Facebook. Itulah sebabnya mengapa banyak pengguna yang ragu-ragu untuk menyetujui kebijakan baru tersebut karena merasa kalau data-data privacy mereka dilanggar.

Padahal, sejak diakuisisi oleh Facebook pada tahun 2016 lalu, semua data-data pengguna Whatsapp sudah tersimpan di server Facebook. Bedanya, dulu pengguna WA bisa memilih setuju atau tidak membagikan data-data pribadi mereka ke Facebok, sedangkan kebijakan baru mengharuskan untuk setuju.

Baca Juga : WhatsApp Akhirnya Akan Rilis Fitur Pilihan Kualitas Foto dan Video

Keuntungan Kebijakan Baru Whatsapp Bagi Pengguna

Dari penjelasan di atas, tentu sudah tergambar bagi kamu kalau Whatsapp akan hilang secara bertahap dari pengguna yang tidak menyetujui kebijakan baru tersebut. Alasan ketidaksetujuan umumnya terkait dengan keengganan mereka jika data-data privacy dibagikan ke  Facebook.

Padahal, kebijakan baru tersebut justru memberikan manfaat yang besar bagi pengguna Whatsapp. Sebab, alasan utama Whatsapp mengeluarkan kebijakan tersebut tidak lain demi keamanan dan kenyamanan. Sebab, ketika data-data pengguna terintegrasi dengan Facebook, justru FB akan lebih mudah dalam menyarankan penambahan teman yang dianggap penting berdasarkan kontak WhatsApp, konten, personalisasi fitur, serta sejauh mana bisa membantu kamu.

Selain itu, kebijakan baru tersebut membantu mendorong “keselamatan, keamanan, dan integritas”, semisal penanganan penyalahgunaan dan spam. Bahkan, kebijakan baru tersebut akan membantu WhatsApp dalam melakukan peningkatan infrastruktur beserta sistem pengirimannya, di samping membantu pengguna mendapatkan informasi terkait sistem layanan dan produk Facebook lainnya.

Oleh karena itu, para pengguna tidak perlu ragu untuk menyetujui kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Whatsapp, karena pada dasarnya kebijakan tersebut sama sekali tidak akan merugikan mereka. Bahkan, berdasarkan ulasan di atas, terlihat jelas kalau kebijakan baru tersebut justru bermanfaat bagi mereka.

Akhir Kata

Setelah membaca ulasan di atas, tentu sobat pembaca sudah memahami fakta sebenarnya terkait dengan kebijakan baru Facebook. Tidak ada alasan lagi untuk tidak menyetujui kebijakan tersebut karena sama sekali tidak merugikan sobat pembaca selaku pengguna, justru menguntungkan.

Selain itu, saat ini Whatsapp sudah menjadi salah satu aplikasi social media yang digunakan untuk berinteraksi di berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari. Olehnya itu, sayang sekali jika Whatsapp akan hilang dan tidak bisa sobat gunakan hanya karena tidak menyetujui kebijakan akibat keraguan dan kekhawatiran yang sebenarnya tidak perlu. Semoga bermanfaat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *