Google Bakal Tambahkan Saluran TV Gratis ke Dalam Google TV

  • Whatsapp
Google TV
image via Google.com

Google dilaporkan memiliki rencana untuk menambahkan saluran TV gratis ke dalam Google TV pada perangkat smart TV mereka juga  pada perangkat keras streaming patner mereka. Saluran TV gratis ini akan meningkatkan daya tarik Chromecast bagi para pengguna TV kabel.

Seperti dilansir AndroidAuhority, terkait rencana ini Google telah melakukan pembicaraan dengan saluran distribusi televisi streaming (FAST) gratis yang didukung iklan per laporan Protokol. Saluran-saluran ini akan ditampilkan di samping rangkaian layanan berbayar perusahaan saat ini, dari YouTube TV hingga kumpulan platform streaming tambahan yang didukung. Saluran FAST ini juga akan menampilkan jeda iklan dan juga watermaark di layar, mirip dengan saluran yang dapat diakses dengan antena.

Read More
Google TV
image via Google.com

Laporan tersebut juga menambahkan bahwa pengguna Chromecast mungkin dapat menelusuri saluran ini melalui menu TV langsung khusus. Langkah ini dikabarkan datang setelah pembuat TV dan penyedia konten, seperti Samsung, Amazon, dan Roku, telah melihat peningkatan popularitas saluran FAST.

Belum jelas saluran apa yang dapat ditambahkan Google ke platformnya, namun penambahan itu tetap akan memberikan daya tarik tersendiri bagi calon pembeli untuk mengambil perangkat streaming milik Google. Mengenai tanggal peluncuran yang dikabarkan, Protokol menyarankan Google dapat mengumumkan fitur tersebut dalam beberapa bulan mendatang namun mengajukan debut awal 2022, yang sejalan dengan produsen TV mitra mereka.

Sejak tahun 2013 saat Google merilis gadget kecil bernama Chromecast,  Google telah melakukan peningkatan untuk memberikan pengalaman dalam menonton TV. Perangkat ini serbaguna dan sangat terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan perangkat media streaming pada saat itu seperti Roku dan Apple TV.

Teknologi Chromecast Google sekarang telah mampu diaplikasikan ke berbagai perangkat pintar, mulai dari TV hingga soundbars dan speaker pintar. Semua perangkat Chromecast menggunakan teknologi eksklusif dari Google yang awalnya disebut Google Cast tetapi dan dari sinilah kita mendapatkan istilah casting.

Casting menggunakan dua teknik berbeda tergantung pada konten yang ingin Anda tonton atau dengarkan. Jika konten yang Anda transmisikan berasal dari layanan streaming, seperti YouTube atau Spotify, Anda sebenarnya mengirim instruksi dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Saat mentransmisikan video YouTube dari ponsel Anda ke Google Chromecast yang terpasang di TV Anda, ponsel akan berkata, “Hai Chromecast, ini video YouTube yang saya ingin Anda putar.” Perangkat Chromecast kemudian dengan patuh merespons dengan mengakses YouTube langsung melalui Wi-Fi sehingga dapat mengalirkan video itu untuk Anda.

Satu-satunya batasan adalah aplikasi streaming yang Anda pilih harus mendukung fitur casting. Tidak semuanya aplikasi mampu melakukannya. Amazon Prime Video, misalnya, akan memungkinkan Anda melakukan transmisi dari perangkat Android atau iOS, namun tak mendukungi PC.

Jika Anda ingin mentransmisikan musik yang disimpan di komputer atau ponsel Anda atau mencerminkan seluruh konten layar ponsel Anda atau mungkin tab di browser Chrome, konten tersebut harus dialirkan secara fisik dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Artikel Lainnya:

Saat ini, Google TV yang bisa diakses melalui Chromecast dan perangkat mitra lain terintegrasi dengan lebih dari 30 aplikasi dan saluran streaming, termasuk AMC, Amazon Prime Video, HBO Max, dan YouTube TV milik Google.

Sementara TV langsung memang memiliki menu khusus sendiri di dalam Chromecast, Google sejauh ini hanya memberi pengguna opsi untuk mengakses layanan berbasis langganan. Pada smart TV bermitra dengan Google TV, saluran over-the-air yang diantisipasi diharapkan dapat diakses melalui antena, serupa dengan cara pengguna produk LG dan Samsung dapat mengakses saluran streaming gratis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *