Inilah Jenis – Jenis Sensor di Smartphone dan Fungsinya

sensor HP

Dalam bagian smartphone bukan hanya sededar hardware (perangkat keras) dan Software (perangkat lunak), tapi juga ada pendukung lainnya yaitu beragam jenis teknologi sensor di dalamnya.

Apa perbedaan paling mencolok di antara ponsel biasa dan smartphone? Jawabannya tentu saja karena teknologi yang ada di dalamnya. Disebut smartphone atau ponsel cerdas disebakan teknologi tinggi yang disematkan padanya.

Banyak sekali komponen berteknologi tinggi yang disematkan pada smartphone, di antaranya adalah chipset, prosesor, baterai, sensor, dan lain sebagainya.

Menyinggung tentang sensor, perlu diketahui bahwa terdapat jenis-jenis sensor di HP yang keberadaannya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Penjelasan detailnya akan disebutkan pada postingan kali ini.

Inilah 11 Jenis-jenis Sensor di HP dengan Fungsi Berbeda

sensor HP Face detection

Saat ini setidaknya terdapat 11 jenis smartphone di HP dengan fungsi yang berbeda-beda. Nama dan fungsi dari masing-masing sensor tersebut akan dijelaskan di bawah ini.

1. Sensor Akselerometer

Sensor pertama bernama Akselemotor. Sensor ini bekerja ketika pengguna menginstal aplikasi olahraga. Fungsinya adalah untuk mengukur dan mendeteksi gerakan. Sehingga, gerakan langkah kaki pengguna bisa terbaca dengan baik.

Selain itu, sensor ini juga bisa membaca ketepatan arah sebuah perangkat pintar. Dengan bantuan dari sensor ini, pengguna bisa mengatur posisi tampilan layar dalam bentuk horizontal atau vertikal atau yang dikenal dengan istilah portrait atau landscape.

2. Sensor Giroskop

Sensor yang kedua kali ini disebut dengan Gyroscope atau Giroskop. Keberadaannya mendukung kinerja dari sensor akselerometer. Prinsip kerja kedua sensor tersebut berupa ketetapan momentum sudut.

Keberadaannya merupakan pelengkap dalam membaca pergerakan dan perubahan gerakan. Secara kinerja, mirip dengan roda yang berputar di dalam cakram.

Jika akselerometer bekerja berdasarkan gravitasi, maka giroskop tidak. Oleh karena itu, akselerometer seringkali kurang akurat dalam membaca pergerakan. Ketika itu terjadi, Giroskop akan menutupi kekurangan tersebut dengan membaca gerakan sampai 360 derajat.

Perlu diketahui bahwa sensor giroskop terbagi menjadi dua, yaitu yang bersifat hardware dan software. Sensor yang bekerja secara maksimal dan optimal adalah yang bersifat hardware, yaitu yang sudah tertanam di dalam ponsel. Hal ini berbeda dengan sensor yang berupa software, karena sifatnya hanya memberikan bantuan sehingga tidak bisa bekerja secara optimal.

Umumnya sensor giroskop disematkan pada smartphone kelas menengah ke atas. Sedangkan smartphone kelas yang lebih terjangkau terkadang ada yang menggunakannya dan ada juga yang tidak.  

3. Sensor Proximity

Di antara jenis-jenis sensor di HP adalah Sensor Proximity yang berupa LED infrared atau inframerah. Cara kerjanya adalah memantulkan cahaya ke objek terdekat. Keberadaan sensor ini sangat penting karena berfungsi sebagai pembaca jarak dan menjadikan layar otomatis mati. Dengan begitu, kinerja baterai jadi lebih hemat dan baterai jadi lebih awet dan bertahan lama.

4. Sensor Magnetometer

Sekilas dari namanya bisa diketahui kalau sensor ini berkaitan dengan magnet. Cara kerjanya adalah dengan mengukur medan magnet dan menunjukan arah kutub bumi di bagian Utara. Keberadaan sensor ini sangat penting karena dimanfaatkan oleh aplikasi peta semisal Google Maps.

Selain itu, sensor ini juga sangat bermanfaat dalam menentukan arah kiblat. Sehingga seorang muslim yang bepergian ke tempat yang baru bisa menentukan arah kiblat dengan benar ketika ingin menegakkan sholat.

Selain itu, sensor ini juga memungkinkan smartphone menjadi alat pendeteksi metal dengan bantuan aplikasi tertentu.

5. Sensor Cahaya

Di antara jenis-jenis sensor di HP berikutnya adalah sensor cahaya. Perlu diketahui bahwa penyebab tingkat kecerahan layar ponsel bisa diatur secara otomatis karena keberadaan sensor yang satu ini.

Dengan sebab sensor ini, ponsel bisa melakukan pengaturan tinggi atau rendahnya cahaya. Tentu saja hal ini bisa dilakukan ketika sobat mengubah mode kecerahan layar ke otomatis. 

6. Sensor Barometer

Pernahkan sobat bertanya-tanya mengapa sistem navigasi atau GPS pada sebuah smartphone bisa memiliki tingat keakuratan yang sangat bagus? Meskipun banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya, tapi salah satunya adalah sensor barometer.

Keberadaan sensor ini menyebabkan HP bisa mengukur tekanan atmosfer dan mengukur tinggi perangkat di atas permukaan laut.

7. Sensor Termometer

Setiap smartphone pasti dibekali dengan sistem yang memungkinkan untuk membaca suhu perangkat. Oleh karena itu, ketika perangkat mendeteksi adanya panas yang berlebih, maka sistem akan mati. Hal itu menjadi tanda kalau smartphone tersebut perlu diistirahatkan.

Keberadaan sistem tersebut disebabkan hadirnya sensor termometer. Sebab, sensor inilah yang berperan penting dalam mendeteksi suhu perangkat dan baterai.

Tapi perlu dicatat bahwa setiap smartphone dibekali dengan sensor termometer dengan fungsi yang berbeda-beda.  Bahkan, ada juga sensor termometer pada smartphone yang berfungsi mengukur suhu lingkungan. Namun, hal ini hanya terdapat pada smartphone tipe tertentu.

8. Sensor Tekanan

Pressure Sensor atau sensor tekanan berfungsi untuk membaca apakah perangkat tersebut bisa direndam di dalam air atau tidak. Keberadaan sensor ini tidak umum digunakan di smartphone-smartphone yang ada saat ini. Sebab, sensor ini biasanya hanya disematkan pada smartphone dengan kemampuan tahan air.

Smartphone tahan air umumnya masuk dalam kategori menengah ke atas. Itulah sebabnya kenapa jarang ditemukan pada ponsel dengan harga terjangkau. Salah satu contoh smartphone kelas menengah yang disematkan dengan sensor ini adalah Samsung Galaxy A52s.

9. Sensor Suara

Di antara jenis-jenis sensor di HP berikutnya adalah sensor suara. Umumnya sensor ini bekerja ketika smartphone dipakai menelepon atau melakukan panggilan. Sensor ini akan membaca kadar suara yang terdapat di sekitar ponsel.

Oleh karena itu, ketika smartphone berada di tempat bising, sensor yang disematkan pada smartphone akan bekerja melakukan penyesuaian tinggi rendahnya suara yang dikeluarkan melalui speaker.

10. Sensor Pengenalan Wajah

Sensor pengenalan wajah umumnya disematkan pada sebuah smartphone dalam rangka keamanan. Cara kerjanya adalah membaca dan melakukan pengenalan wajah. Keberadaan sensor ini sudah umum pada smartphone-smartphone keluaran terbaru, baik yang masuk ke dalam kategori ponsel murah ataupun mahal.  

11. Sensor Sidik Jari

Selain sensor pengenalan wajah, smartphone-smartphone keluaran terbaru juga dibekali dengan sensor sidik jari. Keterangan tentang sensor ini umumnya disertakan pada box smartphone. Jadi sebelum membelinya, pengguna sudah mengetahui apakah sensor ini terdapat pada smartphone tersebut atau tidak.

Sesuai namanya, sensor sidik jari bekerja dengan cara membaca sidik jari pengguna. Keberadaan sensor ini merupakan salah satu bagian dari sistem keamanan yang disematkan pada sebuah smartphone. Dengan begitu, hanya jari pengguna yang pembacaannya sudah disetting sebelumnya yang bisa terbaca di ponsel tersebut.

Saat disematkan pada smartphone, sensor sidik jadi diposisikan di bagian-bagian tertentu, misalnya di belakang atau di pinggir bodi smartphone. Bahkan, sudah banyak sensor sidik jari yang langsung menyatu dengan layar. Pada smartphone keluaran lama, sensor sidik jari umumnya ditempatkan di tombol “Home” bagian depan.

Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis smartphone di HP yang memiliki fungsi berbeda-beda. Semakin canggih sebuah smartphone, tentu sensor yang disematkan padanya juga semakin canggih dengan fungsi yang sangat penting.

Feedback: Jika ada informasi yang keliru silahkan sampaikan melalui halaman Kontak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *