Apple resmi memperluas fitur Sleep Score (Skor Tidur) ke Apple Watch Series 6 ke atas, SE (Gen 2) ke atas, dan semua model Ultra. Yang menarik, algoritme di balik fitur ini ternyata dikembangkan menggunakan lebih dari 5 juta malam data tidur dari studi kesehatan Apple.
Dilansir dari Apple Newsroom, data tersebut dikumpulkan melalui Apple Heart and Movement Study, sebuah studi kolaboratif yang melibatkan ratusan ribu partisipan. Apple menegaskan bahwa algoritme Sleep Score dirancang berdasarkan standar medis dari American Academy of Sleep Medicine, National Sleep Foundation, dan World Sleep Society.
Bagaimana Sleep Score Bekerja?
Sleep Score tidak hanya menghitung durasi tidur, tetapi juga mengukur:
- Konsistensi waktu tidur
- Frekuensi terbangun
- Durasi setiap fase tidur (light, deep, REM)
- Detak jantung dan laju pernapasan
- Suhu pergelangan tangan dan tingkat oksigen darah (SpO₂)
Semua metrik ini diolah menjadi satu skor yang muncul setiap pagi, membantu pengguna memahami kualitas tidur mereka.
Dampak pada Pengguna Apple Watch Lama
Meski fitur ini tersedia untuk model lama, ada catatan penting. Sebagian besar Apple Watch generasi lama tidak mendukung fast charging, sehingga pengguna harus pintar mengatur jadwal isi daya agar baterai cukup untuk melacak tidur sepanjang malam. Selain itu, kapasitas baterai yang sudah menurun akibat pemakaian lama bisa menjadi tantangan tersendiri.
Baca juga: iPhone 17 Pro Max Hadir dengan Vapor Chamber: Solusi Panas untuk Iklim Tropis
Langkah Apple dalam Kompetisi Wearable
Langkah Apple menghadirkan Sleep Score ini dinilai sebagai strategi untuk menyusul kompetitor seperti Garmin, Oura, dan Whoop yang lebih dulu menawarkan fitur serupa. Dengan basis data yang sangat besar dan standar medis sebagai acuan, Apple ingin menjadikan Sleep Score sebagai metrik yang dapat diandalkan bagi pengguna yang peduli kesehatan tidur.
Menurut laporan The Verge, fitur ini hanya tersedia jika Apple Watch dipasangkan dengan iPhone 11 atau lebih baru yang menjalankan iOS 26. Artinya, ekosistem perangkat tetap menjadi kunci utama agar pengguna bisa menikmati fitur kesehatan terbaru dari Apple.







Leave a Comment