Polytron menghadirkan opsi fleksibel bagi konsumen motor listrik Fox 200 melalui program sewa baterai. Alih-alih membeli baterai secara langsung, pengguna bisa menyewa dengan biaya hanya Rp125.000 per bulan. Dengan skema ini, harga on-the-road (OTR) motor menjadi lebih terjangkau, yaitu Rp11,5 juta (sudah termasuk subsidi pemerintah Rp7 juta).
Sementara itu, jika konsumen memilih untuk membeli baterai (buy-to-own), harga motor naik menjadi Rp20,5 juta (OTR Jakarta), sudah termasuk baterai dengan garansi selama 3 tahun.
Kesimpulan awal: Skema sewa baterai lebih ringan secara finansial, terutama pada tahun pertama kepemilikan.
| Skema | Biaya Awal | Biaya Tahunan | Garansi Baterai | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Sewa Baterai | Rp11,5 juta | ± Rp1,5 juta/tahun | Seumur masa sewa | Lebih ringan di awal & bebas risiko baterai |
| Beli Baterai | Rp20,5 juta | – | 3 tahun | Cocok untuk pemakaian jangka panjang |
Skema sewa baterai Polytron Fox 200 terbukti lebih menguntungkan bagi konsumen dengan anggaran terbatas atau penggunaan harian standar, karena biaya awal yang ringan dan garansi seumur hidup. Namun, bagi pengguna yang berencana memiliki motor lebih dari 3–4 tahun, opsi beli baterai bisa menjadi pilihan tepat, terutama jika ingin menghindari biaya sewa jangka panjang.
Baca juga: 5 Jenis Baterai Motor Listrik: LFP, NMC, Solid-State, dan Alternatifnya