Industri game global kembali dihebohkan dengan kabar bahwa Black Myth: Wukong, game aksi petualangan garapan studio Game Science, dikabarkan akan segera merambah platform mobile. Game yang sukses besar di PC dan konsol ini kini menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa versi mobile sedang dalam pengembangan.
Baca Juga: Top Up Game Free Fire Official Hanya di TOPUP.ID
Kabar ini tentu saja menjadi angin segar bagi para penggemar yang ingin merasakan epik perjalanan Sun Wukong kapan saja dan di mana saja.
Dilansir dari ithome. com, sejumlah sumber internal mengindikasikan bahwa Game Science telah menjalin kerja sama dengan pengembang game mobile ternama untuk mengadaptasi Black Myth: Wukong ke perangkat genggam.
Baca Juga: Apakah 233 Leyuan APK Aman Digunakan? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu
Bocoran awal menyebutkan bahwa versi mobile ini tidak sekadar porting biasa, melainkan optimasi total agar sesuai dengan keterbatasan layar sentuh dan daya tahan baterai smartphone. Tim pengembang dikabarkan menggunakan mesin grafis Unreal Engine 5 yang telah dimodifikasi secara khusus untuk perangkat ARM, memungkinkan efek visual seperti ray tracing dan partikel dinamis tetap tampil memukau meski di chipset kelas menengah ke atas.
Bocoran lebih lanjut mengungkap bahwa versi mobile akan menawarkan mode grafis yang dapat disesuaikan, mulai dari mode kualitas tinggi yang menargetkan 30 FPS stabil di perangkat flagship, hingga mode performa yang mampu mencapai 60 FPS pada perangkat dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3 atau Dimensity 9300. Fitur-fitur ikonik seperti transformasi makhluk, jurus serangan spesial, dan pertarungan bos spektakuler dikabarkan tetap dipertahankan dengan kontrol sentuh yang dioptimalkan.
Pemain dapat memilih antara tata letak tombol virtual standar atau menggunakan kontrol gerak berbasis gyroscope untuk meningkatkan imersi.
Selain itu, laporan juga menyebutkan bahwa versi mobile Black Myth: Wukong akan mendukung penyimpanan cloud progres sehingga pemain bisa melanjutkan petualangan dari perangkat PC atau konsol mereka. Ini menjadi nilai tambah besar mengingat game asli membutuhkan waktu puluhan jam untuk diselesaikan.
Tidak hanya itu, Game Science dikabarkan juga tengah mengerjakan mode co-op terbatas untuk versi mobile, memungkinkan dua pemain bekerja sama melawan musuh-musuh legendaris dalam mode khusus. Meski demikian, mode ini masih dalam tahap percobaan dan belum dipastikan akan hadir saat rilis perdana.
Dari sisi teknis, sumber ithome. com mengklaim bahwa game ini membutuhkan setidaknya RAM 8 GB dan penyimpanan internal sebesar 30 GB untuk instalasi awal.
Ini cukup berat untuk standar game mobile, namun sebanding dengan kualitas grafis yang ditawarkan. Game ini juga akan mendukung pengontrol eksternal seperti Xbox atau PlayStation via Bluetooth, memberikan opsi kontrol yang lebih presisi bagi pemain yang terbiasa dengan konsol.
Sayangnya, belum ada informasi pasti mengenai harga atau model monetisasi yang akan diterapkan. Kemungkinan besar game ini akan dijual dengan sistem premium sekaligus, mengingat lisensi Unreal Engine 5 yang mahal.
Tak hanya itu, ada spekulasi bahwa versi mobile ini akan dirilis eksklusif di platform tertentu di China terlebih dahulu, mengingat pasar game mobile di sana sangat besar. Namun, pihak Game Science belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana rilis global.
Para penggemar di luar China mungkin harus bersabar menunggu beberapa bulan setelah perilisan perdana. Meski begitu, kabar ini saja sudah cukup membuat publik penasaran, apalagi setelah kesuksesan Black Myth: Wukong yang berhasil terjual lebih dari 10 juta kopi dalam minggu pertama di PC dan konsol.
Dari segi gameplay, adaptasi ke mobile tentu menghadapi tantangan tersendiri. Black Myth: Wukong dikenal dengan pertarungan cepat yang membutuhkan refleks tinggi dan kombinasi tombol yang kompleks.
Tim pengembang dikabarkan telah mengembangkan sistem kontrol adaptif yang secara otomatis menyesuaikan tata letak tombol berdasarkan ukuran layar dan preferensi pemain. Fitur auto-targeting dan aim assist juga akan ditingkatkan untuk mengurangi frustrasi saat bermain di layar sentuh.
Beberapa penguji beta internal melaporkan bahwa pengalaman bermain terasa cukup responsif dan tidak kalah seru dari versi PC-nya.
Selain itu, optimasi baterai menjadi fokus utama. Game ini dikabarkan menggunakan teknologi variable rate shading (VRS) untuk mengurangi beban GPU tanpa mengorbankan kualitas visual secara signifikan.
Dengan demikian, pemain dapat bermain selama 3-4 jam dengan sekali pengisian daya pada perangkat flagship. Untuk perangkat dengan baterai lebih besar seperti smartphone gaming, durasi bermain bisa lebih lama.
Tim juga menyertakan fitur pengaturan suhu otomatis yang akan menurunkan kualitas grafis jika perangkat mulai panas, menjaga kenyamanan bermain.
Dengan segala bocoran yang beredar, publik tentu menantikan pengumuman resmi dari Game Science. Jika kabar ini benar, Black Myth: Wukong versi mobile bisa menjadi salah satu game mobile paling ambisius tahun ini.
Para penggemar disarankan untuk mengikuti akun resmi Game Science di media sosial agar tidak ketinggalan informasi terbaru. Sembari menunggu, tidak ada salahnya untuk mulai mempersiapkan perangkat yang mumpuni agar bisa menikmati petualangan legendaris ini dalam genggaman.
Baca Juga: Cara Download dan Install 233 Leyuan APK Versi Terbaru di Android (Panduan Lengkap)
(Cek kurs rupiah saat ini untuk mengetahui harga dalam Rupiah jika game dijual dengan harga premium. )







Leave a Comment