DuckDuckGo Hadirkan Plugin Pencarian Tanpa AI untuk Chrome dan Firefox, Respons Terhadap Integrasi AI Google

Slamet

No comments
DuckDuckGo Rilis Plugin Tanpa AI untuk Chrome & Firefox
DuckDuckGo Hadirkan Plugin Pencarian Tanpa AI untuk Chrome dan Firefox, Respons Terhadap Integrasi AI Google. Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Integrasi kecerdasan buatan (AI) yang semakin mendalam pada mesin pencari Google telah memicu beragam reaksi dari pengguna. Sebagian pengguna yang lebih menyukai pengalaman pencarian tradisional kini memiliki alternatif, berkat langkah terbaru dari DuckDuckGo.

Baca Juga: Google Rilis Android 17 Beta 4.1: Perbaiki Bug Sinyal dan Konektivitas Pixel

Dilansir dari ithome.com, Google sebelumnya mengumumkan rencana untuk melakukan “transformasi AI secara menyeluruh” pada mesin pencarinya dalam ajang Google I/O. Pengumuman ini ternyata menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan pengguna yang lebih menyukai format pencarian konvensional, yang kemudian terlihat dari lonjakan kunjungan ke halaman pencarian tanpa AI milik DuckDuckGo (noai.duckduckgo.com).

Menanggapi tren ini, DuckDuckGo secara resmi memperkenalkan ekstensi plugin baru untuk peramban Google Chrome dan Mozilla Firefox. Plugin ini dirancang untuk memberikan keleluasaan kepada pengguna agar dapat mengatur halaman pencarian tanpa AI dari DuckDuckGo sebagai mesin pencari default mereka.

Baca Juga: Waspada: Ribuan Situs Web Terinfeksi Malware ClickFix dan FakeUpdate

Dengan demikian, pengguna dapat kembali menikmati pengalaman pencarian yang lebih akrab dan bebas dari ringkasan AI yang otomatis muncul.

DuckDuckGo menegaskan bahwa dengan menggunakan plugin ini, pengguna tidak akan menemukan ringkasan atau hasil pencarian yang dihasilkan oleh AI. Ini menjadi solusi bagi mereka yang mungkin merasa terganggu oleh hasil AI yang terkadang kurang relevan atau preferensi untuk meninjau sumber informasi secara langsung.

Dampak dari penawaran ini cukup signifikan. DuckDuckGo melaporkan kepada media CNET bahwa instalasi peramban DuckDuckGo di wilayah Amerika Serikat mengalami peningkatan sebesar 21% dalam periode 20 hingga 26 Mei dibandingkan minggu sebelumnya.

Peningkatan ini bahkan lebih mencolok pada platform iOS, dengan pertumbuhan instalasi mencapai 33%.

Meskipun demikian, DuckDuckGo sendiri tidak sepenuhnya menentang penggunaan AI. Perusahaan ini berpendapat bahwa AI seharusnya tidak dipaksakan secara default dalam setiap proses pencarian. Sebaliknya, DuckDuckGo meyakini bahwa pengguna harus memiliki kendali penuh untuk memilih apakah mereka ingin mengaktifkan fitur AI atau tidak. Sebagai contoh, mesin pencari DuckDuckGo sendiri memang menyediakan bot AI bernama “Duck.ai”, namun pengguna diberikan opsi untuk menonaktifkannya secara permanen sesuai keinginan mereka.

Baca Juga: Apple Rilis iOS 26.5.1 dan macOS 26.5.1 untuk Perbaikan Penting

Ketersediaan plugin ini menawarkan pilihan penting bagi pengguna internet yang mencari pengalaman pencarian yang lebih personal dan terkontrol. Ini juga menyoroti perdebatan yang sedang berlangsung di industri teknologi mengenai bagaimana AI harus diintegrasikan ke dalam layanan yang digunakan sehari-hari, dengan fokus pada preferensi dan kendali pengguna.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Slamet

Slamet adalah jurnalis teknologi yang sudah menulis sejak 2010, dengan spesialisasi di bidang smartphone, aplikasi mobile, gadget, AI, crypto, hingga kendaraan listrik. Ia merupakan pendiri dan editor utama AndroidPonsel.com, sebuah portal teknologi yang mengedepankan informasi akurat, praktis, dan mudah dicerna.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment