Harga Laptop Nvidia RTX Spark Bocor, Mulai Rp 28 Jutaan

Ahmad

No comments
Harga Laptop Nvidia RTX Spark Bocor, Mulai USD 1.799
Harga Laptop Nvidia RTX Spark Bocor, Mulai Rp 28 Jutaan. (Foto: Gizmochina)

Nvidia sebentar lagi akan merilis jajaran laptop dengan prosesor RTX Spark. Namun, harganya disebut-sebut tidak akan murah.

Baca Juga: Toolkit Ransomware Buatan AI Otomatiskan Evasi EDR dan Penemuan AD

Berdasarkan laporan terbaru dari Morgan Stanley, laptop yang ditenagai chip flagship N1x kemungkinan akan dibanderol mulai USD 2.899 atau sekitar Rp 45 jutaan. Sementara itu, varian standar dengan chip N1 diperkirakan mulai dari USD 1.799 atau sekitar Rp 28 jutaan.

Dilansir dari Gizmochina, angka ini menempatkan laptop RTX Spark langsung bersaing dengan MacBook Pro milik Apple. Alih-alih menyasar pasar mainstream, Nvidia tampaknya lebih fokus pada kreator, developer, dan pengguna berat yang bersedia membayar mahal untuk performa tinggi.

Baca Juga: Polisi Eropa Bongkar 9 Kelompok Kriminal dalam Operasi Pembajakan Streaming

RTX Spark menggabungkan CPU ARM buatan Nvidia yang diberi nama Grace dengan GPU Blackwell RTX. Konfigurasi tertinggi disebutkan memiliki 20 inti CPU, 6.144 CUDA core, dan memori terpadu hingga 128 GB.

Yang lebih mencolok, Nvidia mengklaim performa AI mencapai 1 petaflops—angka yang menunjukkan betapa seriusnya platform ini untuk beban kerja kecerdasan buatan.

Meski begitu, gaming tetap menjadi perhatian. Saat pameran Computex, Nvidia mendemonstrasikan game Forza Horizon 6 yang berjalan di atas 100 fps pada resolusi 1440p.

Beberapa mitra juga menekankan bahwa laptop RTX Spark bisa memberikan performa tinggi tanpa bodi yang terlalu tebal seperti laptop gaming pada umumnya.

Sejumlah produsen sudah siap merilis laptop dengan chip ini. Beberapa model yang diperkenalkan antara lain Microsoft Surface Laptop Ultra, Dell XPS 16 Creator Edition, Asus ProArt P16 dan P14, HP OmniBook X 14 dan OmniBook Ultra 16, Lenovo Yoga Pro 9n, serta MSI Prestige N16 Flip AI+.

Nvidia menargetkan ekosistem ini bisa bertambah hingga sekitar 30 model laptop dan 10 sistem desktop pada musim gugur nanti, dengan tambahan dari Acer dan Gigabyte.

Tentu saja, spesifikasi canggih hanya satu sisi. Windows on Arm masih memiliki pekerjaan rumah terkait kompatibilitas software dan efisiensi daya di dunia nyata.

Daya tahan baterai juga akan menjadi faktor kunci jika Nvidia ingin laptop ini benar-benar dianggap sebagai alternatif MacBook Pro. Meski demikian, RTX Spark jelas menjadi salah satu inisiatif PC paling ambisius dari Nvidia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Eksploit ‘HTTP/2 Bomb’ Bisa Jatuhkan Server Web dalam Hitungan Detik

Harganya memang membuat alis terangkat, tapi setidaknya perusahaan tidak sedang bermain di pasar murah.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment