Lensa Invoice: Cara Telkom Akses Percepat Administrasi Proyek dengan RPA & AI

Ahmad

No comments
Lensa Invoice
Gambar Ilustrasi (Courtesy of Telkom Indonesia)

Jika dulu administrasi proyek identik dengan tumpukan kertas, proses panjang, dan antrean verifikasi, Telkom Akses kini mencoba memutus rantai itu dengan menghadirkan Lensa Invoice — sebuah sistem otomasi berbasis RPA (Robotic Process Automation) dan AI yang dirancang untuk mempercepat, merapikan, serta mengamankan alur administrasi proyek hingga ke tahap pembayaran. Inovasi ini bukan cuma memodernisasi proses internal, tetapi juga menjadi bukti kuat bahwa digitalisasi bisa memberikan dampak langsung bagi efisiensi operasional.

Transformasi Digital Administrasi Proyek

Peluncuran Digital Lensa Invoice (Intelligent Vendor Input Document & Disbursement) menjadi langkah nyata Telkom Akses untuk mengakselerasi transformasi digital, khususnya dalam pengelolaan administrasi Pekerjaan Pasang Baru (PSB). Selama ini, proses administrasi proyek biasanya memakan waktu karena pengumpulan dokumen, verifikasi, pengecekan manual, hingga validasi jaminan.

Dengan Lensa Invoice, seluruh rangkaian itu dibuat lebih cepat dan lebih terstruktur. Sistem ini dirancang untuk mengelola dokumen digital, memvalidasi data secara otomatis, serta memastikan setiap proses mengikuti standar legal dan keuangan yang berlaku.

Otomasi RPA & AI: Percepat Validasi Tagihan

Salah satu keunggulan utama Lensa Invoice ada pada integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Optical Character Recognition (OCR). Kombinasi ini membuat sistem mampu membaca, mengekstraksi, memeriksa, dan menyocokkan data tagihan mitra dengan cepat dan akurat.

Teknologi RPA (Robotic Process Automation) juga mengambil peran besar dalam mengotomasi alur kerja yang sebelumnya harus dikerjakan manual. Misalnya:

  • Verifikasi data dokumen
  • Pengecekan kelengkapan administrasi
  • Proses cross-check dengan database internal
  • Validasi otomatis jaminan pelaksanaan dan pemeliharaan

Hasilnya, waktu proses yang biasanya hitungan hari bisa dipangkas menjadi jauh lebih cepat dan konsisten tanpa risiko human error.

Paperless & Tanda Tangan Digital

Lensa Invoice juga menjadi tonggak penting bagi Telkom Akses untuk menuju operasional paperless. Semua dokumen diproses secara digital, termasuk penggunaan:

  • Tanda tangan digital (digital signature)
  • Materai elektronik (e-Meterai)

Dengan sistem ini, setiap tahap proses menjadi lebih mudah ditelusuri, terdokumentasi dengan baik, dan aman dari risiko manipulasi dokumen.

Transparan & Terintegrasi dengan Pihak Ketiga

Selain mempercepat proses, Lensa Invoice juga mengedepankan aspek transparansi dan kepatuhan. Sistem ini terhubung langsung dengan pihak ketiga untuk melakukan validasi jaminan asuransi pelaksanaan dan pemeliharaan. Artinya, tidak ada lagi proses pengecekan manual atau konfirmasi yang memakan waktu.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Akses, Hery Sofiaji, menegaskan komitmen ini dalam peresmian sistem: “Melalui Lensa Invoice, kami ingin memastikan proses operasional di Telkom Akses menjadi lebih cepat, akurat, serta sesuai dengan standar tata kelola dan regulasi yang berlaku.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa Lensa Invoice bukan sekadar alat kerja baru, tetapi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola operasional perusahaan.

Dampak Besar untuk Mitra & Pelanggan

Implementasi Lensa Invoice tidak hanya menguntungkan Telkom Akses sebagai penyedia layanan infrastruktur digital, tetapi juga mitra kerja dan pelanggan. Dengan alur administrasi yang lebih cepat dan transparan, proses pembayaran mitra menjadi lebih jelas waktunya, sementara pelanggan mendapatkan layanan yang lebih responsif.

Beberapa dampak positif yang diharapkan antara lain:

  • Proses verifikasi dokumen lebih cepat
  • Minim human error berkat validasi otomatis
  • Efisiensi biaya operasional
  • Standarisasi proses administrasi di seluruh wilayah
  • Akselerasi pelayanan proyek PSB

Baca juga: Bangun Kepercayaan Digital, Telkom Akses Terapkan Tata Kelola Data Pribadi Berstandar Tinggi

Telkom Akses menargetkan penerapan Lensa Invoice secara nasional di seluruh wilayah operasionalnya. Langkah ini diyakini akan meningkatkan efisiensi internal sekaligus memperkuat posisi Telkom Akses sebagai penyedia infrastruktur digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan hadirnya Lensa Invoice, Telkom Akses mengambil peran penting dalam revolusi digital sektor infrastruktur telekomunikasi, sekaligus membuktikan bahwa otomasi dan kecerdasan buatan dapat memberikan perubahan nyata pada proses kerja skala besar.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment