Microsoft Perbaiki Gangguan Setup MFA dan Layanan My Sign-Ins

Ahmad

No comments
Microsoft Perbaiki Gangguan Setup MFA dan My Sign-Ins
Microsoft Perbaiki Gangguan Setup MFA dan Layanan My Sign-Ins. Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Microsoft baru-baru ini berhasil mengatasi insiden yang menyebabkan sejumlah penggunanya kesulitan dalam mengatur autentikasi multi-faktor (MFA) atau mengakses platform My Sign-Ins. Gangguan ini sempat menimbulkan kekhawatiran karena menghambat salah satu lapisan keamanan penting bagi pengguna layanan Microsoft.

Baca Juga: Dashlane Diserang Brute-Force, Sejumlah Vault Terenkripsi Berhasil Diunduh

Dilansir dari BleepingComputer, masalah ini pertama kali diumumkan oleh akun Microsoft 365 Status di Twitter. “Kami sedang menyelidiki masalah di mana beberapa pengguna mungkin tidak dapat mengatur MFA atau mengakses situs web http://mysignins.microsoft.com,” demikian cuitan akun tersebut.

Informasi lebih lanjut yang dibagikan di pusat admin Microsoft dengan kode insiden MO1329260 menjelaskan bahwa pengguna yang terdampak mengalami galat ‘504 Gateway Timeout’ saat mencoba mengakses My Sign-Ins. Galat ini mengindikasikan bahwa server tidak dapat menerima respons tepat waktu dari server lain yang diperlukan untuk menyelesaikan permintaan.

Baca Juga: Xiaomi Mijia Luncurkan Kepala Shower Berteknologi Tekanan Air Tinggi

Autentikasi multi-faktor (MFA) adalah lapisan keamanan krusial yang menambahkan verifikasi identitas kedua setelah kata sandi, seperti kode dari aplikasi autentikator atau sidik jari. Gangguan pada setup MFA berarti pengguna baru atau yang ingin memperbarui pengaturan keamanan mereka tidak dapat melakukannya, meninggalkan akun mereka dalam kondisi yang kurang aman.

Sementara itu, My Sign-Ins adalah portal penting bagi pengguna untuk meninjau aktivitas masuk mereka dan mengelola metode autentikasi, sehingga ketidaktersediaan layanan ini dapat menghambat pemantauan keamanan akun.

Setelah mengakui masalah tersebut, Microsoft segera mengambil tindakan mitigasi dengan mengalihkan lalu lintas ke infrastruktur alternatif yang sehat. Perusahaan terus memantau telemetri layanan untuk memastikan pemulihan penuh. “Kami telah menyelesaikan tindakan mitigasi, termasuk failover ke infrastruktur alternatif, dan terus memantau kesehatan layanan,” kata Microsoft dalam pembaruan di pusat admin.

Meskipun pada awalnya tingkat kesalahan yang tinggi masih berlanjut, Microsoft terus mengevaluasi opsi mitigasi tambahan, termasuk mengoptimalkan cara permintaan layanan diproses untuk lebih menstabilkan layanan. Insiden ini diklasifikasikan sebagai ‘ongoing incident’, sebuah penanda yang sering digunakan untuk menggambarkan masalah layanan kritis dengan dampak yang signifikan terhadap pengguna.

Penyebab utama insiden ini akhirnya terungkap. Microsoft menyatakan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh perubahan konfigurasi cache baru-baru ini yang memerlukan failover. “Kami telah mengidentifikasi perubahan konfigurasi cache baru-baru ini yang memerlukan failover,” jelas Microsoft dalam pembaruan pusat admin.

Selama proses failover, layanan mengalami penggunaan CPU dan memori yang tinggi saat lalu lintas dari Uni Eropa memuncak, yang pada akhirnya mencegah layanan My Sign-Ins memproses volume permintaan yang masuk. Tindakan mitigasi kemudian dihentikan, dan lalu lintas telah dikembalikan ke infrastruktur asli, menandakan bahwa layanan telah pulih sepenuhnya.

Insiden ini bukan yang pertama bagi Microsoft di tahun ini. Sebelumnya, perusahaan juga telah mengatasi masalah yang mencegah beberapa pengguna Microsoft Teams Free untuk melakukan obrolan dan panggilan, serta gangguan Outlook.com yang menghambat akses ke kotak masuk akibat masalah masuk yang terputus-putus.

Baca Juga: Malware Shai-Hulud Infeksi Paket npm Red Hat, Diunduh Puluhan Ribu Kali Seminggu

Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya infrastruktur yang tangguh dan manajemen perubahan yang cermat dalam menjaga ketersediaan layanan digital yang vital.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment