Nous Research resmi merilis Hermes Desktop dalam bentuk pratinjau publik. Versi desktop dari agen AI yang populer dengan julukan “pemelihara kuda” ini kini bisa dijalankan di Windows, macOS, dan Linux.
Baca Juga: Xiaomi Mijia Minimalist Business Backpack: Tas Ransel Minimalis dengan Muat Laptop 16 Inci
Dilansir dari ithome, Hermes Desktop merupakan versi desktop dari Hermes Agent, sebuah kecerdasan buatan yang dirancang sebagai “karyawan digital” yang terus belajar dan memiliki memori jangka panjang. Yang menarik, AI ini bisa menyimpan pengetahuan dari setiap tugas yang dikerjakan, sehingga semakin sering digunakan, semakin pintar dia.
Salah satu fitur utama Hermes Desktop adalah kemampuannya untuk belajar secara tertutup (closed-loop learning). Setelah menyelesaikan tugas yang kompleks, AI ini akan menuliskan skill yang bisa digunakan kembali.
Baca Juga: Gemini Kini Lebih Agentic dengan Daily Brief dan Gemini Spark
Skill-skill tersebut akan terus dioptimalkan seiring waktu, sehingga pengguna tidak perlu mengulang instruksi yang sama berulang kali.
Memori jangka panjang dijaga secara otomatis oleh agen ini. Hermes menggunakan FTS5 untuk pencarian sesi, ringkasan dari LLM, dan pemodelan pengguna Honcho untuk memperkuat pengambilan memori antar sesi.
Ini berarti AI bisa mengingat preferensi dan konteks dari percakapan sebelumnya, layaknya asisten pribadi yang benar-benar mengenal Anda.
Hermes Desktop memungkinkan sesi yang dimulai di satu perangkat bisa dilanjutkan di perangkat lain tanpa kehilangan status. Misalnya, pengguna bisa memulai percakapan di desktop, lalu melanjutkannya di CLI (command line interface) atau TUI (terminal user interface), dan sebaliknya.
Semua konfigurasi, kunci API, sesi, skill, dan memori dibagikan secara seragam.
Antarmuka desktop menyediakan respons streaming dan aktivitas alat secara real-time. Di panel kanan, pengguna bisa melihat pratinjau halaman web, file, dan output alat.
Ini memudahkan pengguna untuk memantau proses kerja AI tanpa harus membuka jendela terpisah.
Dari segi keamanan, Hermes Desktop mendukung lima jenis backend sandbox: local, Docker, SSH, Singularity, dan Modal. Setiap sandbox diperkuat dengan container hardening dan namespace isolation untuk memastikan eksekusi kode berjalan aman.
AI ini juga dibekali berbagai alat bawaan, termasuk pencarian web, otomatisasi browser, visi komputer, pembuatan gambar, text-to-speech, dan penalaran multi-model. Lebih dari itu, Hermes Desktop mendukung MCP (Model Context Protocol) untuk menghubungkan alat eksternal, sehingga fungsionalitasnya bisa diperluas sesuai kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Commvault: Ancaman AI Makin Ganas, Perusahaan Harus Ubah Strategi Pemulihan
Hermes Desktop saat ini tersedia dalam versi pratinjau publik dan bisa diunduh langsung dari situs resmi Nous Research. Belum ada informasi mengenai harga lisensi atau model berlangganan, namun versi pratinjau ini dapat digunakan secara gratis dalam batas tertentu.








Leave a Comment