Telkom Bangun Jalur Langsung Talenta SMK ke Industri Digital Global

Ahmad

No comments
Telkom talenta digital SMK
(kiri ke kanan) Perwakilan GSPS Telkom Christianus Kartiko, Kepala Sekolah SMA Telkom Bandung Tedi Sugiarto, Global Strategic Partnership Project Leader Telkom Detriana Margita Sari, Vice President Primary Secondary Education Management Yayasan Pendidikan Telkom Kamariah Latief, Kepala Sekolah SMK Telkom Malang Rahmat Dwi Jatmiko, dan Kepala Sekolah SMK Telkom Purwokerto Aris Puji Santoso dalam kegiatan Workshop untuk Penguatan Value Proposition SMK Telkom melalui kolaborasi Global Strategic Partnership Telkom dengan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) di Malang, Jumat (23/1). (Photo Courtesy of Telkom Indonesia)

Telkom Indonesia terus memperkuat perannya dalam menyiapkan talenta digital nasional agar siap bersaing di tingkat global. Melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi kelas dunia, Telkom membangun jalur langsung bagi siswa SMK Telkom untuk terhubung dengan kebutuhan industri digital global sejak masih di bangku sekolah. Inisiatif ini dinilai menjadi langkah konkret dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan vokasi dan kebutuhan industri yang selama ini masih menjadi tantangan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Kunjungan untuk Penguatan Value Proposition SMK Telkom melalui Global Strategic Partnership” yang diselenggarakan di SMK Telkom Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan jaringan SMK dan SMA Telkom dari berbagai wilayah di Indonesia, baik secara luring maupun daring, mulai dari Purwokerto, Bandung, Medan, Jakarta, Lampung, Makassar, hingga Banjarbaru. Keterlibatan lintas daerah ini mencerminkan komitmen Telkom dalam membangun ekosistem talenta digital nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Fokus utama kegiatan ini adalah penguatan kemitraan strategis global dengan perusahaan teknologi internasional guna meningkatkan relevansi kurikulum, kapabilitas sumber daya manusia, serta kesiapan lulusan SMK Telkom dalam menghadapi kebutuhan industri digital global. Melalui pendekatan ini, Telkom tidak hanya mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi, tetapi juga membangun pipeline talenta yang selaras dengan standar industri internasional.

Telkom menghadirkan kolaborasi langsung dengan sejumlah perusahaan teknologi global seperti Microsoft, Fortinet, Huawei, dan Google. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam bentuk program pelatihan dan sertifikasi berstandar internasional yang ditujukan bagi guru dan siswa SMK Telkom. Program ini dirancang agar kompetensi yang diperoleh dapat diakui secara global, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi lulusan untuk melanjutkan studi maupun berkarier di tingkat internasional.

Vice President Primary Secondary Education Management Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Kamariah Latief, menegaskan bahwa kolaborasi global menjadi elemen penting dalam menciptakan sekolah unggulan yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing internasional. “Pemerintah tengah mendorong lahirnya sekolah unggulan sebagai percontohan nasional. Melalui kolaborasi dengan tech giants, kami ingin memastikan siswa SMK Telkom memiliki kompetensi global, termasuk sertifikasi internasional yang membuka peluang melanjutkan studi maupun bekerja hingga ke luar negeri,” ujar Kamariah.

Sementara itu, Global Strategic Partnership and Synergy (GSPS) Telkom berperan sebagai penghubung strategis antara dunia pendidikan dan ekosistem teknologi global. GSPS memastikan transfer pengetahuan dan keahlian dari pemimpin teknologi dunia dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan sekolah, bukan sekadar konsep atau wacana.

GSPS Project Leader, Detriana Margita Sari, menekankan bahwa sinergi ini merupakan langkah konkret untuk menjawab tantangan kesenjangan kompetensi antara pendidikan dan industri. “Sinergi ini merupakan langkah konkret kami dalam menjembatani kesenjangan (gap) antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri global. Dengan menghadirkan keahlian dari pemimpin teknologi dunia langsung ke ruang kelas SMK Telkom, kami optimis lulusan kita akan menjadi aktor utama dalam ekonomi digital global,” jelas Detriana.

Agenda kegiatan juga mencakup diskusi interaktif antara Telkom, Yayasan Pendidikan Telkom, dan unit sekolah, serta penyusunan action plan sebagai tindak lanjut implementasi program di masing-masing sekolah. Dengan adanya rencana aksi yang jelas, kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berlanjut dalam bentuk implementasi nyata di lingkungan pendidikan SMK Telkom.

Baca juga: Telkom Tawarkan Infrastruktur Digital Indonesia ke Dunia di WEF Davos 2026

Melalui inisiatif ini, Telkom menegaskan posisinya sebagai penggerak ekosistem talenta digital nasional. Kolaborasi dengan perusahaan teknologi global tidak hanya memperkuat daya saing SMK Telkom sebagai institusi pendidikan vokasi unggulan, tetapi juga membuka akses lebih luas bagi talenta muda Indonesia untuk berperan aktif dalam industri digital global.

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment