Vivo S60 Pakai Chipset yang Sama dengan Pendahulunya, Konfirmasi Geekbench

Ahmad

No comments
Vivo S60 Geekbench: Chipset Sama, Android 16, RAM 16GB
Foto: Vivo via gizmochina.com

Vivo kembali bersiap merilis smartphone terbaru mereka dari lini S-series. Setelah sukses dengan Vivo S50 tahun lalu, kini giliran Vivo S60 yang mulai mencuri perhatian.

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold8 Wide Bocor Lewat Gambar Tempered Glass Film

Berdasarkan hasil bocoran terbaru dari platform benchmark Geekbench, ponsel ini rupanya tidak membawa perubahan besar pada sektor dapur pacunya.

Dilansir dari gizmochina.com, perangkat dengan nomor model V2571A ini tercatat menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3. Chipset yang sama persis dengan yang digunakan oleh pendahulunya, Vivo S50.

Baca Juga: Samsung Dikabarkan Akan Pakai Panel BOE di Galaxy S27 Demi Hemat Biaya

Artinya, Vivo memilih untuk tidak melakukan upgrade prosesor pada generasi terbaru ini.

Snapdragon 8s Gen 3 sendiri merupakan chipset kelas atas yang masih tergolong segar di tahun 2026. Chip ini mengusung konfigurasi satu core utama dengan kecepatan 3.01 GHz, empat core performa di 2.80 GHz, dan tiga core efisien di 2.02 GHz.

Untuk grafis, chipset ini dipadukan dengan GPU Adreno 735. Meski bukan chipset terbaru seperti Snapdragon 8 Gen 4, varian ‘s’ ini tetap menawarkan performa yang mumpuni untuk berbagai aktivitas berat seperti gaming dan multitasking.

Dalam pengujian Geekbench, Vivo S60 berhasil meraih skor 1.960 poin untuk single-core dan 5.194 poin untuk multi-core. Angka ini sedikit di atas rata-rata performa Snapdragon 8s Gen 3 pada perangkat lain, menunjukkan bahwa Vivo mungkin telah melakukan optimalisasi sistem yang baik.

Skor ini juga mengonfirmasi bahwa ponsel ini akan berjalan di atas sistem operasi Android 16, versi terbaru dari Google saat ini. Selain itu, Geekbench juga mengungkapkan bahwa Vivo S60 akan dibekali RAM sebesar 16 GB, kapasitas yang cukup besar untuk menangani aplikasi berat dan gaming.

Kabar ini muncul hanya beberapa hari sebelum jadwal peluncuran resmi Vivo S60 yang dikabarkan akan digelar pada 29 Mei 2026 di China. Dalam acara yang sama, Vivo juga diperkirakan akan meluncurkan varian lain, yaitu Vivo S60 Vitality Edition.

Kedua ponsel tersebut akan memiliki desain yang serupa dan tersedia dalam tiga pilihan warna: Starry Sea, Early Summer Green, dan Midsummer Night.

Model standar Vivo S60 disebutkan akan hadir dengan konfigurasi hingga 16 GB RAM dan 512 GB penyimpanan internal. Sementara itu, Vivo S60 Vitality Edition yang lebih terjangkau kemungkinan akan hadir dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB sebagai opsi awal.

Selain spesifikasi inti, bocoran lain juga mengungkap beberapa fitur unggulan Vivo S60. Ponsel ini diprediksi akan mengusung layar OLED seluas 6,59 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120 Hz.

Layar seperti ini tentu akan memberikan pengalaman visual yang mulus dan jernih, baik untuk menonton video maupun bermain game.

Di sektor daya, Vivo S60 dikabarkan akan dibekali baterai berkapasitas jumbo 7.200 mAh yang didukung pengisian cepat 90W. Kapasitas ini sangat besar untuk ukuran smartphone modern, memungkinkan penggunaan seharian penuh tanpa khawatir kehabisan baterai.

Ditambah dengan pengisian 90W, waktu pengisian dari kosong hingga penuh bisa sangat singkat.

Fitur keamanan juga menjadi perhatian. Vivo S60 kabarnya akan dilengkapi dengan pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar (in-display fingerprint scanner), yang diklaim lebih cepat dan akurat dibandingkan sensor optik.

Selain itu, ada juga sistem pendingin X-axis linear motor untuk meningkatkan respons haptic, serta IR blaster yang memungkinkan ponsel digunakan sebagai remote kontrol.

Beralih ke sektor kamera, Vivo S60 diperkirakan akan membawa konfigurasi tiga kamera belakang dengan sensor utama 50 megapiksel. Yang menarik, kabarnya akan ada lensa periskop telefoto dari seri Sony IMX.

Ini adalah fitur yang jarang ditemukan di kelasnya, memungkinkan zoom optik yang lebih tinggi tanpa kehilangan detail. Fitur ini bisa menjadi daya tarik utama bagi pecinta fotografi.

Tak ketinggalan, Vivo juga memperhatikan ketahanan perangkat. Vivo S60 disebutkan akan memiliki sertifikasi IP68/IP69, yang berarti tahan debu dan air hingga level tinggi.

Ini tentu menjadi nilai tambah bagi pengguna yang aktif di luar ruangan atau sering berhadapan dengan kondisi ekstrem.

Meskipun Vivo belum mengonfirmasi secara resmi seluruh spesifikasi tersebut, berbagai bocoran yang muncul cukup konsisten. Dengan tanggal peluncuran yang semakin dekat, kita tinggal menunggu konfirmasi resmi dari Vivo.

Yang pasti, keputusan Vivo untuk tidak meng-upgrade chipset pada Vivo S60 bisa menjadi strategi yang menarik. Dengan tetap mempertahankan Snapdragon 8s Gen 3, Vivo mungkin ingin fokus pada peningkatan di sektor lain seperti baterai, kamera, dan fitur ketahanan.

Hal ini bisa membuat Vivo S60 menjadi pilihan yang lebih seimbang bagi mereka yang tidak terlalu mementingkan performa chipset terbaru, namun lebih mengutamakan fitur lengkap dan daya tahan.

Di sisi lain, beberapa penggemar mungkin kecewa karena tidak ada peningkatan chipset. Namun mengingat Snapdragon 8s Gen 3 masih sangat mampu menangani hampir semua aplikasi dan game hingga beberapa tahun ke depan, keputusan ini bisa dibilang cukup rasional.

Yang terpenting adalah bagaimana Vivo mengoptimalkan software dan hardware agar performa yang dihasilkan tetap kompetitif.

Nantinya pada acara peluncuran 29 Mei, kita akan melihat secara langsung seperti apa Vivo S60 dan Vivo S60 Vitality Edition. Semoga saja informasi yang beredar selama ini sesuai dengan kenyataan.

Baca Juga: Honor 600 Smart 5G Segera Hadir, Sertifikasi Bocorkan Kedatangannya

Kita tunggu saja.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment