Anker kembali memperluas lini pengisi daya pintarnya dengan meluncurkan Anker 160W Smart Display Charger Pro+ di China. Kehadiran charger ini menjawab masalah klasik yang sering dialami pengguna ponsel: ketidakcocokan charger pihak ketiga dengan protokol pengisian cepat proprietary.
Baca Juga: Serangan Baru Bobol Agen AI OpenClaw, Curi Data dan Jalankan Kode
Banyak charger universal yang tidak mampu mengeluarkan daya maksimal saat digunakan dengan perangkat Xiaomi atau Huawei. Nah, Anker 160W Smart Display Charger Pro+ hadir untuk mengatasi itu, dengan dukungan penuh untuk protokol 120W MiPPS milik Xiaomi dan 66W SCP milik Huawei.
Dilansir dari Gizmochina, charger ini membawa tiga port USB-C yang dapat mengeluarkan daya hingga total 160W secara bersamaan. Selain kedua protokol proprietary tadi, charger ini juga kompatibel dengan berbagai standar umum seperti 140W USB Power Delivery 3.1, 100W PPS, QC 3.0, FCP, AFC, dan standar UFCS terpadu. Dengan begitu, ia bisa mengisi daya laptop, tablet, konsol genggam, dan ponsel dari Apple, Samsung, Lenovo, serta merek lainnya dengan nyaman.
Baca Juga: OceanLotus Gencarkan Spionase Domestik, Targetkan Investor dan Infrastruktur Vietnam
Salah satu daya tarik utamanya adalah layar warna yang terpasang di bagian depan. Layar ini menampilkan informasi output daya secara real-time serta detail perangkat yang terhubung—bahkan bisa mengenali perangkat Apple tertentu berdasarkan namanya.
Tak hanya itu, charger ini mendukung koneksi Bluetooth ke aplikasi pendamping Anker. Dari aplikasi tersebut, pengguna dapat melakukan banyak hal: mengganti screensaver layar, memantau konsumsi daya, menjadwalkan pengisian, menyalakan/mematikan port individual, hingga mengatur alokasi daya secara manual dalam kenaikan 1W.
Fitur kontrol sedetail ini jarang ditemui di charger sekelasnya, memberikan pengalaman pengisian yang benar-benar personal.
Di balik kemampuannya yang mumpuni, Anker 160W Smart Display Charger Pro+ memiliki dimensi yang ringkas, yaitu 65 x 52 x 35 mm. Untuk menangani panas yang mungkin timbul dari output tinggi, Anker menyematkan tiga sensor suhu internal.
Sistem manajemen daya PowerIQ 5.0 bekerja di dalamnya, secara otomatis memeriksa kebutuhan daya tiap perangkat setiap dua menit dan mendistribusikan ulang watt yang tidak terpakai ke perangkat yang paling membutuhkan. Anker mengklaim bahwa charger ini sanggup mempertahankan output 140W dari satu port selama 24 jam penuh tanpa penurunan performa, klaim yang sudah mengantongi sertifikasi dari TÜV Rheinland.
Kombinasi sensor, algoritma cerdas, dan desain termal yang matang membuatnya tetap dingin meski bekerja dalam waktu lama.
Kecanggihannya juga mempersiapkan masa depan, karena Anker 160W Smart Display Charger Pro+ mendukung pembaruan firmware over-the-air. Artinya, protokol pengisian baru atau penyesuaian fitur bisa ditambahkan kapan saja tanpa harus membeli perangkat baru.
Ini menjadi nilai tambah di era di mana standar pengisian terus berkembang.
Untuk harga, Anker membanderol charger ini 699 yuan di JD.com, yang setara dengan sekitar $103. Dengan fitur selengkap itu, harganya terbilang kompetitif untuk pengisi daya pintar di kelasnya.
Sebagai catatan tambahan, Anker juga baru saja meluncurkan pengisi daya nirkabel 3-in-1 berpendingin udara yang dilengkapi layar sentuh, menegaskan posisi Anker sebagai pemimpin inovasi aksesori pengisian daya.
Baca Juga: AI Generatif Jadi Target di Pwn2Own Berlin 2026, Hadiah Mencapai US$1,3 Juta
Dengan dukungan penuh untuk Xiaomi 120W dan Huawei 66W, layar informatif, kontrol via aplikasi yang granular, serta performa termal yang terjamin, Anker 160W Smart Display Charger Pro+ layak menjadi pilihan utama bagi pengguna yang menginginkan satu charger untuk semua perangkat—tanpa kompromi kecepatan.








Leave a Comment