Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing (MLM)? Begini Penjelasannya!

MLM seringkali menjadi pembahasan yang menarik. Bisnis satu ini sering diperbincangkan karena identik keuntungan yang berlimpah, dan stigma yang berlaku di masyarakat. Lalu, apa itu bisnis Multi Level Marketing (MLM)? Bagaimana skema, tujuan, dan amankah bisnis ini? Supaya tidak penasaran, yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Penjelasan Bisnis Multi Level Marketing

Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing MLM? Begini Penjelasan Lengkapnya!

Berbicara tentang MLM, terdengar tidak asing lagi ditelinga kita, bukan? MLM ini bukan istilah yang baru, beberapa tahun lalu hingga kini bisnis MLM ini terus berkembang, dan diadopsi oleh beberapa perusahaan besar.

Dalam buku The Direct Selling Revolution. Understanding the Growth of the Amway Corporation karya Dominique Sardel, MLM merupakan sebuah strategi pemasaran di mana tenaga penjual (sales) bukan hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan, melainkan juga atas hasil penjualan sales lain yang mereka rekrut. Tenaga penjual yang direkrut tersebut dikenal dengan anggota “downline“.

MLM atau dalam bahasa Indonesia berarti pemasaran berjenjang ini termasuk dalam salah satu metode menjual produk perusahaan dengan menggunakan inovasi di bidang pemasaran dan distribusi.

Di mana bisnis Multi Level Marketing berkaitan dengan bagaimana dapat menjual suatu produk dengan lebih efisien ke pasar dan mendapat keuntungan yang lebih besar.

Dengan kata lain, pemasaran dilakukan oleh beberapa orang dengan sistem berjenjang atau terdiri dari beberapa tingkatan level. Anggota perusahaan MLM sendiri tidak terikat waktu kerja, karena mereka dapat mempromosikan produknya kapanpun sesuai keinginan.

Dikutip melalui Wikipedia, berdasarkan laporan survei terhadap model bisnis di 350 perusahaan MLM yang tercantum pada website Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat, setidaknya 99% orang yang bergabung dengan perusahaan MLM mengalami kerugian.

Melansir dari blog glint.com, survei yang dilakukan AARP kepada pelaku multi level marketing (MLM), menyatakan bahwa ada 47% responden mengaku kehilangan uang dan 27% responden mengaku bangkrut.

Sementara sisanya, 25% responden berhasil mendapat keuntungan dari MLM. 

Keanggotaan

Terkait status keanggotaan dalam bisnis MLM, terdapat promotor (upline); di mana ini adalah anggota yang sudah mendapatkan hak keanggotaan terlebih dahulu.

Ada juga anggota bawahan (downline); anggota baru yang mendaftar atau direkrut oleh promotor.

Perlu digaris bawahi; pada beberapa sistem tertentu, jenjang keanggotaan ini bisa berubah-ubah sesuai dengan syarat pembayaran atau pembelian tertentu, dan skema yang berlaku di perusahaan bisnis MLM.

Jika penjelasan apa itu bisnis multi level marketing masih belum jelas, mari simak penjelasan lainnya di bawah ini.

Tujuan Bisnis Multi Level Marketing

Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing MLM? Begini Penjelasan Lengkapnya!

Tentu saja bisnis MLM sendiri sama seperti bisnis lainnya, di mana memiliki tujuan utama untuk mendapatkan keuntungan, sehingga baik perusahaan maupun anggota MLM akan memperoleh balik modal yang dikeluarkan untuk melakukan bisnis MLM ini.

Selain itu, mengutip dari blog gramedia.com, metode bisnis MLM bertujuan untuk dapat meningkatkan keuntungan perusahaan melalui dua cara, yakni:

  • Meningkatkan Pemasukan
    Yang pertama, para perusahaan dapat meningkatkan pemasukan dengan cara meningkatkan laba serta omset penjualan.
  • Mengurangi Pengeluaran
    Selain itu, perusahaan juga sebisa mungkin untuk mengurangi pengeluaran. Pengurangan pengeluaran dapat dilakukan dengan dua cara, yakni dengan memindahkan produk lebih dekat ke pelanggan sehingga biaya kirim yang dikeluarkan tidak akan terlalu banyak, dan dengan mengumpulkan dan merekrut tenaga penjualan berdasarkan komisi yang diberikan.

Dengan kata lain, bisnis Multi Level Marketing ini menerapkan prinsip ekonomi seperti di atas guna menguntungkan perusahaan dan tenaga penjual (dalam hal ini anggota bisnis MLM).

Ciri-Ciri Apa Itu bisnis Multi Level Marketing yang Baik

Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing MLM? Begini Penjelasan Lengkapnya!

Bisnis MLM sendiri tidak selamanya merugikan dan ilegal, sebab beberapa perusahaan besar menerapkan bisnis MLM ini agar menjangkau lebih banyak segmen dan mendapatkan profit yang besar.

Mengutip dari beberapa sumber, adapun beberapa jenis MLM yang dikatakan baik, diantaranya seperti:

Produk yang Diperjualkan Jelas dan Terdaftar

Hal pertama yang menjadi acuan MLM dikatakan baik yaitu produk yang dipasarkan jelas, dan terdaftar, terutama di BPOM. Umumnya MLM yang benar akan menjual produk fisik yang jelas dan sudah banyak orang tahu, seperti tempat makan/minum, obat-obatan, skincare, pulsa, dan lain sebagainya.

Jika Sobat ditawari untuk bergabung keanggotaan MLM namun hanya menjanjikan uang yang berlimpah tanpa tahu produk apa yang dijual, sebaiknya hindari karena kemungkinan besar itu adalah penipuan dan kedepannya akan merugikan.

Perusahaan Telah Terdaftar Resmi

Masih menyambung dengan poin pertama, MLM bisa dikatakan legal jika dinaungi oleh perusahaan yang jelas, termasuk memiliki alamat kantor, nomor call center, serta perizinan yang berlaku di Indonesia.

Contohnya seperti perusahaan tersebut terdaftar di Asosiasi Penjual Langsung Indonesia atau APLI. Selain terdaftar di APLI, perusahaan MLM juga memiliki badan hukum yang jelas seperti Perseroan Terbatas (PT).

Harga Jual Produk Cenderung Wajar

Harga barang sendiri sudah menjadi pertimbangan wajib semua orang sebelum membelinya. Nah, bisnis Multi Level Marketing yang dikatakan tidak sembarangan akan memberikan harga yang terbilang wajar sesuai kualitas dan harga pasaran produk.

Jika terindikasi harga yang terlampau mahal atau pula terlalu murah padahal kita mengetahui kualitas tersebut, maka hal itu dapat dicurigai sebagai bisnis MLM yang tidak benar. Pastikan juga mengetahui kualitas barang dan harga pasarannya sebagai pertimbangan ketika menjadi anggota bisnis MLM ini.

Keuntungan Dibagikan Dengan Sesuai

Faktor lain yang menjadi pertimbangan terkait apa itu bisnis multi level marketing yang baik yaitu terkait keuntungan yang dibagikan, apakah sesuai atau terlampau kecil.

Jika keuntungan besar yang dibagikan berdasarkan siapa yang lebih dulu bergabung, maka MLM ini sebaiknya dihindari.

Wajarnya hasil keuntungan sendiri didapat oleh setiap anggota sesuai dengan usaha dalam memasarkan dan menjual produk, serta mengajak distributor / orang lain untuk ikut bergabung.

Adanya Mentorship

Sebab dalam bisnis MLM atau multi level marketing sendiri terdapat banyak lapisan partisipan. Oleh karena itu, bisnis MLM yang benar akan memberikan mentorship dari orang yang lebih dulu sudah berkecimpung di bisnis tersebut, alias atasan.

Nah, para mentor tersebut akan mebimbing, dan membantu para anggota baru terkait mekanisme pemasaran dan penjualan guna mendapat profit yang lebih banyak.

Cara Kerja MLM

Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing MLM? Begini Penjelasan Lengkapnya!

MLM juga kerap diperbincangkan lantaran memilikir cara perekrutan dan cara kerja yang terbilang berbeda dari bisnis biasanya.

Di mana, para distributor atau perusahaan penyedia bisnis MLM akan mengadakan sejumlah acara tertentu. Ketika acara berlangsung, para audience akan diminta untuk menikmati produk perusahaan yang dipresentasikan.

Apabila ada audience yang tertarik, maka perusahaan atau distributor akan meminta para calon anggota untuk bergabung ke sebuah tim yang nantinya akan mengadakan sebuah pertemuan yang membicarakan tentang penjelasan produk, bisnis, mekanisme penjualan dan bagi hasil, serta proses MLM itu sendiri.

Apabila calon anggota dan perusahaan sama-sama setuju, maka calon anggota tersebut akan diminta untuk menandatangani kontrak serta membeli beberapa inventaris, seperti ditulis The Balance Careers melalui glints.com.

Adapun sejumlah inventaris yang dimaksud berbeda-beda, tergantung pada tiap perusahaan. Umumnya, para perusahaan akan meminta anggota untuk membeli sebagian produk mereka.

Nah, pada pembelian pertama tersebut artinya anggota telah melakukan penyetoran biaya awal bergabung.

Sehabis itu para anggota bisa melakukan pemasaran, penjualan dan melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan oleh distributor yang merekrut tersebut.

Jadi, Apa Bisnis MLM Aman?

Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing MLM? Begini Penjelasan Lengkapnya!

Jika sudah mengetahui apa itu binis multi level marketing, dan berencana ingin menjadi anggota bisnis MLM, maka Sobat perlu pertimbangkan beberapa hal yang ada.

Berbicara tentang ini, bisnis MLM yang aman dan menguntungkan balik lagi ke pilihan Sobat. Jika Sobat memilih jenis bisnis MLM yang baik seperti memiliki produk, dan naungan perusahaan yang jelas dan terdaftar resmi, maka bisnis MLM ini bisa menguntungkan.

Sebaliknya, jika bisnis MLM tersebut tidak memiliki sistem, dan produk yang jelas, maka siap-siap resiko kerugian akan mengintai.

Tentu semua bisnis, termasuk bisnis MLM memiliki resiko ketika dijalankan. 

Kendari biaya pendaftaran bisnis MLM ini terbilang rendah, akan tetapi ada kemungkinan pengeluaran yang lebih besar pula yang Sobat tanggung kedepannya.

Sebab kalian bisa banyak pengeluaran karena perlu melakukan pelatihan, perjalanan, promosi, pembelian produk, hingga gathering yang bisa memakan biaya yang tidak sedikit.

Tentunya agar produk yang Sobat jual dikenal dan masuk ke pasaran, maka Sobat memerlukan waktu untuk mempromosikan produk yang ingin dijajaki.

Baca Juga: Cara Membuat Link WA di IG Untuk Promosi Penjualan!

Akhir kata

Demikian penjelasan tentang apa itu bisnis multi level marketing, tujuan, ciri-ciri bisnis MLM yang baik, serta resikonya yang dapat kami sampaikan. Kalian ada tanggapan atau tambahan lainnya? Jika ada, yuk tuangkan melalui kolom komentar di bawah!

Sekian, semoga bermanfaat! 🙂 .

Info tech paling update! Ikuti kami di WhatsApp Channel & Google News, Jadilah bagian komunitas kami!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan Update Terbaru Langsung! OK No thanks