Bos besar Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, baru-baru ini menepis anggapan bahwa Red Dead Online telah gagal. Mode multiplayer dari Red Dead Redemption 2 ini, menurut Zelnick, justru merupakan kesuksesan besar yang memiliki daya tahan panjang di industri game.
Baca Juga: Prediksi Morgan Stanley: GTA 6 Diprediksi Laku 40 Juta Salinan dalam Empat Bulan
Dilansir dari ithome.com, pernyataan ini muncul di tengah perdebatan panjang di kalangan komunitas pemain. Banyak yang merasa bahwa Red Dead Online telah kehilangan momentum pengembangan, terutama jika dibandingkan dengan saudaranya yang lebih populer, Grand Theft Auto Online. Sebagai informasi, Red Dead Online adalah mode multiplayer mandiri yang terintegrasi dengan Red Dead Redemption 2.
Sejak peluncurannya, Rockstar Games memang menjanjikan pembaruan konten besar secara berkala untuk Red Dead Online. Namun, pembaruan konten besar terakhir yang diterima game ini adalah ‘Blood Money’ pada Juli 2021.
Baca Juga: AYANEO Kembali dengan Konsol Gaming Retro KONKR Pocket BLOCK, Klaim sebagai Handheld AI Pertama
Setelah itu, pemain hanya mendapatkan aktivitas bulanan berskala kecil. Kondisi ini memicu pandangan umum bahwa sumber daya yang dialokasikan Rockstar untuk Red Dead Online jauh lebih sedikit dibandingkan Grand Theft Auto Online.
Bahkan, bocoran informasi dari peretasan bulan lalu menunjukkan bahwa pendapatan dan jumlah pemain GTA Online jauh melampaui Red Dead Online.
Menanggapi hal tersebut, Zelnick dengan tegas menyatakan, “Red Dead Redemption 2 terjual 85 juta kopi, tidak ada bukti di sini yang menunjukkan kegagalan. Red Dead Online juga meraih kesuksesan besar, dan telah bertahan untuk waktu yang lama.” Ia menambahkan bahwa jika seri Grand Theft Auto tidak pernah ada, persepsi publik terhadap Red Dead mungkin akan sangat berbeda.
“Saya rasa, jika kita tidak memiliki GTA, semua orang akan menganggap RDR sangat sukses. Dan memang demikian, kami sangat bangga. Saya pribadi benar-benar berpikir RDR luar biasa, saya suka tenggelam dalam dunianya,” jelas Zelnick.
Pernyataan Zelnick menyoroti bagaimana bayangan kesuksesan Grand Theft Auto Online yang fenomenal bisa memengaruhi cara publik menilai game lain dari Rockstar. Dengan penjualan Red Dead Redemption 2 yang mencapai 85 juta kopi, angka ini sendiri menunjukkan basis pemain yang sangat besar dan minat yang kuat terhadap semesta Wild West yang dibangun Rockstar.
Meskipun Red Dead Online mungkin tidak mencapai skala pendapatan atau jumlah pemain seperti GTA Online, Zelnick berpendapat bahwa game tersebut tetap merupakan proyek yang berhasil dan dicintai oleh banyak penggemar.
Baca Juga: ASUS Dikabarkan Akan Rilis Konsol Genggam Baru di COMPUTEX 2026
Dengan demikian, meskipun ada perbedaan pandangan antara komunitas pemain dan manajemen perusahaan, Take-Two melalui CEO-nya tetap meyakini bahwa Red Dead Online adalah bagian integral dari waralaba Red Dead yang sukses dan memiliki masa depan yang cerah.







Leave a Comment