Huawei kembali memperkuat lini smartwatch-nya dengan meluncurkan edisi khusus yang menarik perhatian para penggemar olahraga lari. Huawei Watch GT Runner 2 kini hadir dalam varian ‘Track Legend Edition’, sebuah kolaborasi istimewa yang menggandeng legenda maraton dunia, Eliud Kipchoge, sebagai duta globalnya.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy Watch9 dan Watch Ultra 2: Codenames Terkuak, Fitur Baru Menanti
Dilansir dari ithome.com, edisi spesial ini mulai tersedia pada 1 Juni, dengan harga 2588 Yuan (kisaran Rp7 jutaan). Peluncuran ini menyusul debut versi standar Huawei Watch GT Runner 2 yang telah lebih dulu hadir pada 10 April lalu, menawarkan pilihan warna seperti Dawn Orange, Dashing Blue, dan Shadow Black dengan harga yang sama.
Huawei Watch GT Runner 2 dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan dan durabilitas bagi para pelari. Bobot bodinya yang hanya sekitar 34.5 gram, dengan ketebalan 10.7 milimeter, menjadikannya perangkat yang terasa ringan di pergelangan tangan, bahkan selama sesi lari jarak jauh.
Baca Juga: Casio GDG-B100: Layar MIP Pertama untuk G-Shock Mudman?
Kenyamanan ini semakin didukung oleh Huawei Cloud Sense Breathable Woven Strap yang memiliki bobot sekitar 9 gram. Tali jam ini dirancang khusus agar kulit tetap dapat bernapas, mengurangi rasa tidak nyaman akibat keringat saat berolahraga intens.
Untuk ketahanan, layarnya dilindungi oleh Kunlun Glass generasi kedua, material yang dikenal akan ketangguhan dan ketahanannya terhadap goresan, sangat penting untuk penggunaan di luar ruangan. Selain itu, layar ini mampu mencapai kecerahan puncak hingga 3000 nits, memastikan informasi tetap terbaca jelas bahkan di bawah sinar matahari terik, sebuah fitur krusial bagi pelari yang sering berlatih di luar ruangan.
Salah satu peningkatan signifikan pada Watch GT Runner 2 terletak pada kemampuan pelacakan lokasinya yang presisi. Perangkat ini dilengkapi dengan antena suspensi tiga dimensi terbaru yang dirancang untuk menangkap sinyal satelit secara lebih akurat, bahkan di lingkungan yang menantang seperti area perkotaan padat atau jalur hutan.
Dipadukan dengan algoritma pemosisian AI-XDR, akurasi penentuan lokasi diklaim meningkat hingga 20%. Peningkatan ini sangat vital bagi pelari yang membutuhkan data jarak, kecepatan, dan rute yang akurat untuk analisis performa mereka.
Selain akurasi, daya tahan baterai juga menjadi fokus utama. Dengan teknologi baterai tumpuk silikon tinggi, kepadatan energi meningkat 68%, memungkinkan smartwatch ini bertahan hingga 32 jam dalam mode olahraga outdoor.
Kapasitas baterai yang besar ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk melakukan sesi lari maraton, hiking, atau aktivitas luar ruangan lainnya tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan, mendukung mobilitas tinggi para atlet.
Baca Juga: Huawei Nova Watch X1 Series Meluncur, Usung HarmonyOS 6.1 dan Kamera Ganda Inovatif
Huawei Watch GT Runner 2 Track Legend Edition kini telah tersedia di pasar, dengan harga 2588 Yuan (kisaran Rp7 jutaan). Edisi spesial ini hadir sebagai pilihan menarik bagi para pelari dan penggemar kebugaran yang mencari perangkat dengan desain ringan, akurasi pelacakan tinggi, dan daya tahan baterai yang optimal, didukung oleh nama besar Eliud Kipchoge.








Leave a Comment