Peluncuran Infinix XPAD Edge di Malaysia pada 18 Desember menjadi sinyal kuat bahwa tablet anyar ini tidak hanya menyasar satu pasar. Di saat yang sama, XPAD Edge diketahui sudah mengantongi sertifikasi resmi di Indonesia, mulai dari POSTEL Komdigi hingga TKDN Kementerian Perindustrian. Kombinasi dua fakta ini memperlihatkan bahwa Indonesia masuk dalam peta distribusi Infinix XPAD Edge, meski jadwal rilis resminya belum diumumkan.
Informasi sertifikasi tersebut menegaskan bahwa kehadiran Infinix XPAD Edge di Indonesia bukan sekadar rumor. Dalam praktik industri, sertifikasi POSTEL dan TKDN umumnya menjadi tahapan wajib sebelum sebuah perangkat elektronik dipasarkan secara resmi di Tanah Air.
Debut di Malaysia Jadi Pemanasan Regional
Infinix mengumumkan XPAD Edge sebagai tablet yang dirancang untuk produktivitas sekaligus hiburan. Perangkat ini akan lebih dulu diperkenalkan di Malaysia, pasar yang kerap menjadi batu loncatan bagi Infinix sebelum memperluas distribusi ke negara Asia Tenggara lainnya, termasuk Indonesia.
Strategi ini bukan hal baru. Sejumlah produk Infinix sebelumnya juga lebih dulu hadir di pasar regional sebelum akhirnya masuk ke Indonesia dengan spesifikasi serupa. Pola tersebut membuat peluncuran XPAD Edge di Malaysia relevan untuk dibaca sebagai pemanasan menuju pasar Indonesia.
Lolos POSTEL dan TKDN, Sinyal Siap Dipasarkan
Berdasarkan penelusuran data sertifikasi, Infinix XPAD Edge tercatat telah memenuhi persyaratan POSTEL Komdigi dan TKDN. Sertifikasi ini menjadi indikator bahwa tablet tersebut telah melalui proses administrasi dan teknis untuk memenuhi regulasi perangkat telekomunikasi di Indonesia.
Bagi konsumen, lolosnya sertifikasi ini penting karena menandakan produk tersebut sudah disiapkan untuk penggunaan jaringan lokal dan memenuhi standar kandungan dalam negeri yang berlaku.
Baca juga: Infinix Xpad GT Tawarkan Performa Flagship di Harga Rp6 Jutaan
Layar Besar dan Desain Tipis Jadi Daya Tarik

Dari sisi desain, Infinix XPAD Edge membawa bodi unibody berbahan metal dengan ketebalan hanya 6,19 mm dan bobot 588 gram. Tablet ini mengusung layar 13,2 inci beresolusi 2.400 x 1.600 piksel dengan tingkat kecerahan tipikal 450 nits.
Ukuran layar yang besar ini membuat XPAD Edge menyasar pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih luas, baik untuk belajar, bekerja, maupun menikmati konten hiburan. Infinix juga membekali tablet ini dengan empat speaker yang diklaim mampu menghasilkan suara hingga 300 persen lebih lantang.
Fokus Produktivitas dengan Mode PC
Infinix menempatkan XPAD Edge sebagai tablet produktivitas. Perangkat ini sudah dibekali WPS Office bawaan, serta berbagai fitur multitasking seperti split screen dan parallel windows. Tersedia pula fitur phone cast dan PC secondary display mode yang memungkinkan tablet digunakan sebagai layar tambahan.
Fitur-fitur tersebut relevan dengan tren penggunaan tablet sebagai perangkat kerja fleksibel, terutama di kalangan pelajar dan pekerja hybrid di Indonesia.
Dibekali Fitur AI dan Konektivitas 4G
Sejalan dengan tren perangkat pintar, Infinix XPAD Edge juga hadir dengan serangkaian fitur berbasis kecerdasan buatan. Salah satu yang diunggulkan adalah Folax voice assistant, didukung AI Translation, AI Smart Screen Recognition, dan AI Creation.
Tablet ini turut mendukung konektivitas 4G dan WiFi, fitur yang masih menjadi nilai tambah penting bagi pengguna di Indonesia, terutama untuk mobilitas dan akses internet tanpa bergantung penuh pada jaringan WiFi.
Harga dan Jadwal Rilis Indonesia Masih Ditunggu
Hingga saat ini, Infinix belum mengungkap harga resmi XPAD Edge, baik untuk pasar Malaysia maupun Indonesia. Namun, dengan status sertifikasi yang sudah dikantongi, kehadiran tablet ini di Indonesia tinggal menunggu pengumuman resmi dari Infinix Indonesia.
Peluncuran di Malaysia pada 18 Desember dapat menjadi acuan awal, meski Infinix kemungkinan akan menyesuaikan waktu dan strategi rilis sesuai dengan kondisi pasar Indonesia.
Tablet lain : Kelebihan dan Kekurangan POCO Pad X1: Apakah Worth It di 2025?
Penutup
Infinix XPAD Edge tidak hanya menjadi tablet baru untuk pasar Malaysia, tetapi juga menunjukkan kesiapan masuk ke Indonesia melalui sertifikasi resmi yang telah dikantongi. Dengan layar besar, desain tipis, fitur produktivitas, serta dukungan AI dan 4G, XPAD Edge berpotensi meramaikan segmen tablet produktivitas di Tanah Air. Tinggal menunggu waktu hingga Infinix mengumumkan kehadirannya secara resmi di Indonesia.









Leave a Comment