Intel Bocorkan Rencana CPU Masa Depan: Hammer Lake Bawa Arsitektur ‘Unified Core’ dan Hiper-Threading Kembali

Slamet

No comments
Intel Bocorkan CPU Hammer Lake: Unified Core & Hyper-Threading Kembali
Foto: Intel via ithome.com

Intel kembali menjadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap peta jalan prosesor generasi mendatang yang cukup ambisius. Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, raksasa chip asal Santa Clara ini dikabarkan akan melakukan perubahan fundamental pada arsitektur CPU-nya, meninggalkan konsep hybrid (P-core dan E-core berbeda arsitektur) menuju pendekatan ‘unified core’ atau inti terpadu.

Baca Juga: MSI Luncurkan Monitor Gaming MAG 346CQDF E20 dengan Dual Mode 200Hz/400Hz

Langkah ini dinilai sebagai respons atas kesuksesan pendekatan serupa yang diterapkan AMD pada prosesor Zen 5 dan Zen 5c.

Dilansir dari ithome.com, bocoran yang dibagikan oleh pembocor ternama Moore’s Law Is Dead (MLID) melalui kanal YouTube-nya mengungkapkan bahwa Intel tengah mempersiapkan setidaknya empat generasi CPU ke depan, mulai dari Nova Lake (dikabarkan akan diberi nama Core Ultra 400 series) hingga Razor Lake (Core Ultra 500 series), dan setelahnya Titan Lake serta Hammer Lake. Informasi paling mengejutkan datang dari generasi Hammer Lake, yang disebut-sebut akan menjadi tonggak baru dengan diperkenalkannya inti ‘Thunder Hawk’ sebagai unified core generasi kedua, sekaligus mengembalikan teknologi Hyper-Threading (SMT) ke lini prosesor konsumen Intel.

Baca Juga: Lenovo IdeaPad Slim 5i 15IWC11 Resmi Meluncur: Intel Core 7 350, 32GB RAM, Layar 120Hz

Selama ini, Intel menggunakan arsitektur hybrid yang memadukan P-core (Performance Core) berarsitektur lebih besar dan E-core (Efficiency Core) berarsitektur lebih kecil dan hemat daya. Pendekatan ini dimulai sejak generasi Alder Lake (Core generasi ke-12) dan terus digunakan hingga saat ini.

Namun, bocoran terbaru mengindikasikan bahwa Intel akan sepenuhnya beralih ke unified core, di mana baik P-core maupun E-core akan menggunakan arsitektur yang sama, hanya dibedakan oleh optimasi densitas dan frekuensi. Dengan kata lain, perbedaan mendasar antara inti besar dan kecil akan hilang, dan prosesor Intel akan tampil lebih mirip dengan desain AMD yang menggunakan core identik dengan varian frekuensi dan cache berbeda.

Menurut MLID, perubahan menuju unified core sebenarnya sudah dimulai secara bertahap. Pada generasi Razor Lake, Intel dikabarkan akan memperkenalkan inti ‘Griffin Cove’ yang berpotensi menjadi unified core.

Namun, penerapan penuh dipastikan terjadi pada generasi Titan Lake yang khusus untuk perangkat bergerak (mobile), di mana baik P-core maupun E-core pada platform tersebut akan menggunakan inti ‘Copper Shark’ yang identik secara arsitektur. Selanjutnya, pada Hammer Lake yang menyasar segmen desktop dan mobile, Intel akan memperkenalkan generasi kedua unified core dengan nama sandi ‘Thunder Hawk’.

Dengan arsitektur ini, tidak akan ada lagi istilah P-core dan E-core seperti yang dikenal saat ini, meskipun Intel mungkin masih akan membedakannya secara marketing sebagai ‘P-version’ dan ‘E-version’ untuk membedakan varian berkinerja tinggi dan varian hemat daya.

Keputusan Intel untuk beralih ke unified core merupakan langkah strategis untuk menyederhanakan desain chip, memudahkan penjadwalan tugas oleh sistem operasi, dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Pendekatan hybrid selama ini, meskipun sukses di pasar laptop dengan efisiensi daya tinggi, seringkali menuai kritik karena kompleksitas dalam penjadwalan thread dan performa yang tidak konsisten pada beberapa aplikasi.

Dengan unified core, Intel berharap dapat memberikan performa yang lebih konsisten sekaligus mempertahankan efisiensi daya melalui optimasi frekuensi dan voltase yang lebih halus.

Kembalinya Hyper-Threading (SMT) pada prosesor konsumen Intel juga menjadi kabar besar. Sejak generasi Core generasi ke-12, Intel menghilangkan dukungan Hyper-Threading pada E-core untuk menghemat daya dan area die, sementara P-core tetap mendukungnya.

Namun, dengan arsitektur unified core, Intel akan mengaktifkan kembali SMT pada semua inti, termasuk yang berperan sebagai E-core. MLID menyebutkan bahwa Hammer Lake akan membawa ‘sea of cores’ alias lautan inti, dengan kemungkinan varian high-end yang memiliki puluhan P-core dan lebih banyak lagi E-core (yang kini menjadi inti identik).

Slide bocoran yang dibagikan menunjukkan konfigurasi sederhana dengan 8 P-core dan 0 E-core yang mendukung Hyper-Threading, yang kemungkinan merupakan varian entry-level dari lini desktop. Hal ini sejalan dengan pernyataan CEO Intel sebelumnya yang mengindikasikan kembalinya SMT pada prosesor konsumen setelah lebih dulu hadir di lini server Xeon ‘Coral Rapids’ yang dijadwalkan pada akhir 2028.

Selain perubahan arsitektur, bocoran juga mengungkap jadwal rilis produk. Nova Lake untuk desktop ditargetkan rilis akhir tahun ini, disusul Razor Lake pada akhir 2027.

Titan Lake, yang merupakan platform eksperimental khusus mobile, dijadwalkan pada 2028 atau 2029. Sementara Hammer Lake diperkirakan hadir setelah Titan Lake, dengan jadwal yang masih belum pasti.

Menariknya, ketiga generasi tersebut (Nova Lake, Razor Lake, dan Hammer Lake) dikabarkan akan berbagi soket yang sama, yaitu LGA 1954, sehingga kompatibilitas motherboard akan terjaga untuk beberapa generasi ke depan, mirip dengan komitmen AMD terhadap soket AM5.

Bocoran juga menyebutkan bahwa Intel tengah menjajaki kerja sama dengan NVIDIA untuk menghadirkan GPU diskrit berbasis arsitektur RTX dalam paket prosesor Titan Lake yang disebut Serpent Lake. Varian ini akan menggunakan solusi Memory on Package (MoP) dan diperkirakan hanya akan hadir dalam jumlah terbatas.

Namun, informasi ini masih bersifat spekulatif dan belum dikonfirmasi Intel.

Dengan semua perubahan ini, Intel menunjukkan keseriusannya untuk kembali bersaing di pasar prosesor. Arsitektur unified core dan kembalinya Hyper-Threading diharapkan dapat memberikan peningkatan performa yang signifikan, terutama pada beban kerja multi-threaded.

Baca Juga: Lenovo IdeaPad Slim 5i 13IWC11 Resmi Meluncur dengan Prosesor Wildcat Lake

Namun, perlu diingat bahwa semua informasi ini masih berasal dari bocoran dan belum ada pernyataan resmi dari Intel. Kita tunggu pengumuman resmi dari Intel dalam beberapa tahun ke depan.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Slamet

Slamet adalah jurnalis teknologi yang sudah menulis sejak 2010, dengan spesialisasi di bidang smartphone, aplikasi mobile, gadget, AI, crypto, hingga kendaraan listrik. Ia merupakan pendiri dan editor utama AndroidPonsel.com, sebuah portal teknologi yang mengedepankan informasi akurat, praktis, dan mudah dicerna.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment