Intel Tegaskan GPU Tetap Jadi Core Business, Tapi Arc B770 Dikabarkan Batal?

Slamet

No comments
Intel Tegaskan GPU Tetap Core Business, B770 Dikabarkan Batal?
Intel Tegaskan GPU Tetap Jadi Core Business, Tapi Arc B770 Dikabarkan Batal?. (Foto: ithome.com)

Di tengah perubahan strategi besar-besaran di bawah pimpinan CEO baru, Intel kembali menegaskan bahwa GPU masih menjadi komponen inti dalam bisnis PC mereka. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Alex Katouzian, General Manager Client Computing Group Intel, dalam ajang COMPUTEX 2026 yang berlangsung di Taipei.

Baca Juga: Microsoft Surface Laptop Ultra Resmi dengan Chip NVIDIA RTX Spark dan Layar Mini LED 2000 nit

Dilansir dari ithome, Katouzian menegaskan bahwa GPU adalah bagian yang sangat penting dalam produk PC Intel. “GPU adalah bagian yang super penting dari lini produk PC kami. Jika Anda melihat dunia gaming, baik di perangkat mobile maupun PC, semuanya menghasilkan pendapatan yang besar. Kami ingin memastikan bisa memainkan peran penting di sana,” ujarnya.

Intel memulai debut di pasar GPU desktop diskrit pada 2022 lewat seri Arc Alchemist. Namun, generasi pertama ini sempat menuai kritik karena masalah driver yang cukup serius.

Baca Juga: COLORFUL Perkenalkan iGame M15 dan M16 Origo: Laptop Gaming dengan Core Ultra dan RTX 5070

Kini, dengan generasi kedua yang diberi nama kode Battlemage, performa driver dinilai jauh lebih baik. Meski begitu, Intel hanya merilis dua varian untuk segmen gamer, yaitu Arc B580 dan Arc B570.

Kabarnya, Intel sebenarnya memiliki rencana untuk merilis varian yang lebih bertenaga, yaitu Arc B770. Beberapa sumber menyebutkan bahwa GPU tersebut semula dijadwalkan rilis pada akhir 2025.

Namun, hingga pertengahan 2026, tidak ada tanda-tanda kehadirannya. Tweakers, media teknologi Belanda, mengklaim telah mendapat informasi dari berbagai sumber bahwa Arc B770 kemungkinan besar sudah dibatalkan.

Intel sendiri belum memberikan konfirmasi resmi soal ini.

Yang menarik, aktivitas GPU Intel belakangan ini justru lebih banyak berfokus pada sektor GPU terintegrasi (iGPU) dan kartu grafis profesional untuk AI. Contohnya adalah peluncuran prosesor Arc G3 dan Arc G3 Extreme yang ditujukan untuk gaming handheld.

Ini menunjukkan bahwa Intel mulai menggeser prioritas dari GPU desktop high-end ke pasar yang lebih spesifik.

Langkah ini sejalan dengan gaya kepemimpinan CEO Intel yang baru, Chen Liwu (Lip-Bu Tan). Ia dikenal sebagai eksekutif yang gemar memangkas bisnis yang dianggap tidak inti. Sejak menjabat, ia telah memangkas 25 ribu posisi dan menutup divisi otomotif. Dalam pidato perdananya di COMPUTEX, ia secara eksplisit mengatakan akan melepaskan “bisnis non-inti” Intel.

Namun demikian, Chen sebelumnya sempat mengatakan bahwa Intel akan tetap memproduksi GPU—walaupun saat itu ia lebih merujuk pada chip AI. Pada Januari lalu, Intel juga merekrut Eric Demers, mantan eksekutif Qualcomm dan ATi, untuk memimpin bisnis GPU.

Namun, fokus Demers saat itu disebutkan lebih ke produk AI.

Pertanyaan besarnya kini: apakah GPU desktop konsumen masih masuk dalam kategori “bisnis inti” bagi Intel? Pernyataan Katouzian di COMPUTEX seolah menjadi penegas bahwa divisi tersebut tidak akan ditinggalkan. Namun, ketiadaan varian high-end dan pergeseran fokus ke AI serta iGPU menimbulkan tanda tanya besar akan masa depan lini Arc untuk para gamer.

Di sisi lain, Intel masih menjual kartu profesional seperti Arc Pro B60 dan B70 yang dibanderol mulai dari 9.999 yuan (kisaran Rp26,49 juta) hingga 12.999 yuan (kisaran Rp34,44 juta) di China. Produk-produk ini lebih diarahkan ke komputasi AI dan inferensi, bukan untuk gaming murni.

Baca Juga: AMD Rilis Driver Adrenalin Edition 26.6.1: Optimasi Game Terbaru dan Perbaikan Krusial

Artinya, jika benar Arc B770 dibatalkan, para penggemar Intel yang mengincar GPU high-end mungkin harus bersabar—atau beralih ke kompetitor.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Slamet

Slamet adalah jurnalis teknologi yang sudah menulis sejak 2010, dengan spesialisasi di bidang smartphone, aplikasi mobile, gadget, AI, crypto, hingga kendaraan listrik. Ia merupakan pendiri dan editor utama AndroidPonsel.com, sebuah portal teknologi yang mengedepankan informasi akurat, praktis, dan mudah dicerna.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment