Internet Gratis di Huntara Aceh Tamiang Jadi Kunci Pemulihan Pascabanjir

Ahmad

No comments
Internet Gratis Huntara
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (tengah) memberikan penjelasan mengenai progress pemulihan infrastruktur Telkom kepada awak media di Posko Recovery TelkomGroup. (Photo Courtesy of Telkom Indonesia)

Pemulihan pascabencana tidak lagi hanya berkaitan dengan penyediaan hunian dan logistik. Akses komunikasi dan informasi kini menjadi bagian penting dalam mendukung masyarakat terdampak untuk kembali beraktivitas secara bertahap. Hal tersebut tercermin dalam penyediaan akses telekomunikasi dan WiFi gratis di kawasan Hunian Danantara (Huntara) Aceh Tamiang, yang didukung TelkomGroup bagi warga terdampak banjir.

Langkah ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Di awal tahun 2026, Presiden Republik Indonesia bersama jajaran manajemen Danantara serta pimpinan BUMN meninjau langsung kawasan Huntara di Aceh Tamiang. Turut hadir Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Dian Siswarini beserta jajaran TelkomGroup.

Internet sebagai Kebutuhan Pendukung Pemulihan

Keberadaan WiFi gratis di kawasan Huntara dinilai berperan dalam mendukung aktivitas masyarakat selama masa pemulihan. Akses internet memungkinkan warga memperoleh informasi, menjaga komunikasi dengan keluarga, serta mempermudah koordinasi bantuan dan layanan publik.

Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa penyediaan fasilitas di kawasan Huntara merupakan bagian dari upaya negara dalam memastikan masyarakat terdampak bencana dapat menempati hunian sementara yang layak.

“Program Hunian Danantara merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan saudara-saudara yang tertimpa bencana dapat tinggal secara layak. Fasilitas di dalamnya termasuk dengan WiFi gratis agar masyarakat tetap terhubung, memperoleh informasi, serta mempermudah koordinasi bantuan selama masa pemulihan,” ujar Dony Oskaria.

Dalam mendukung operasional Huntara, TelkomGroup menghadirkan jaringan telekomunikasi di kawasan Aceh Tamiang. Ketersediaan konektivitas ini ditujukan agar masyarakat dapat segera menempati hunian sementara tanpa terputus dari akses komunikasi.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas BUMN dalam penanganan pascabencana.

“Melalui sinergi Danantara dan BUMN, TelkomGroup berkomitmen mendukung penyediaan Huntara bagi masyarakat terdampak bencana melalui ketersediaan konektivitas digital yang andal. Sinergi lintas BUMN ini memungkinkan koordinasi yang lebih cepat dan terintegrasi, sehingga manfaatnya menjadi lebih besar dan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dian Siswarini.

Hingga tiga bulan ke depan, ditargetkan sebanyak 15.000 unit Huntara yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana siap untuk dihuni. TelkomGroup menyatakan akan terus mendukung layanan telekomunikasi digital seiring dengan proses pembangunan dan penempatan warga.

Pada tahap awal, TelkomGroup menyiapkan 28 access point WiFi di kawasan Huntara Aceh Tamiang. Fasilitas tersebut terdiri dari tiga access point di area depan Huntara dan 25 access point di dalam area hunian, dengan rasio satu access point menjangkau sekitar tiga rumah.

Selain itu, TelkomGroup juga mengimplementasikan satu access point WiFi Managed Service berkapasitas 100 Mbps di Posko TelkomGroup Huntara untuk mendukung kebutuhan operasional. Ke depan, total 63 access point WiFi Managed Service direncanakan akan dipasang di seluruh area Huntara.

Untuk layanan seluler, Telkomsel mendukung kawasan Huntara melalui Base Transceiver Station (BTS) dari wilayah Karang Baru dan Aceh Tamiang, serta satu mobile BTS yang ditempatkan langsung di area hunian. Di sisi lain, PT Telkom Satelit Indonesia turut menghadirkan layanan internet berbasis satelit agar penghuni Huntara dapat menikmati akses internet gratis melalui WiFi satelit.

Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh

Sejalan dengan penyediaan konektivitas di Huntara, TelkomGroup juga melanjutkan proses pemulihan jaringan telekomunikasi pascabencana di Aceh. Hingga saat ini, minimal satu site telah beroperasi di setiap kecamatan, sehingga seluruh 289 kecamatan di Aceh kembali terlayani.

Secara keseluruhan, progres pemulihan layanan TelkomGroup di Aceh telah mencapai 95 persen, dengan fokus lanjutan di wilayah Blangkejeren dan Takengon. Sementara itu, layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat dan Sumatra Utara dilaporkan telah kembali normal.

Pemulihan tersebut didukung oleh pengerahan infrastruktur jaringan TelkomGroup, termasuk site satelit, adaptor daya BTS, ratusan unit genset siaga, serta paket baterai guna menjaga keberlangsungan layanan di wilayah terdampak.

Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Tambahan

Selain pemulihan jaringan, TelkomGroup juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan. Bantuan tersebut mencakup penyediaan ruang aman bagi anak-anak sebagai bagian dari upaya trauma healing, layanan kesehatan, bantuan logistik, serta dukungan konektivitas di sejumlah titik pengungsian.

Baca juga: TelkomGroup Libatkan Program Trauma Healing dalam Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

Hingga awal Januari 2026, total bantuan TelkomGroup bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra tercatat mencapai Rp122,6 miliar. Bantuan tersebut mencakup dukungan konektivitas, layanan kesehatan, dapur umum, bantuan logistik, serta layanan dan kompensasi pelanggan pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa pemulihan layanan telekomunikasi menjadi prioritas sejak awal bencana terjadi.

“Sejak awal terjadi bencana, TelkomGroup memprioritaskan pemulihan layanan telekomunikasi agar masyarakat tetap dapat berkomunikasi dan mengakses informasi. Melalui percepatan pemulihan infrastruktur, dukungan jaringan satelit, penyediaan posko internet gratis, dan tambahan personel, kami juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan serta memberikan keringanan dan kompensasi bagi pelanggan TelkomGroup. Kami berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat untuk dapat bangkit lebih cepat dan menjalani masa pemulihan dengan lebih baik,” tutup Dian.

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment