TelkomGroup Libatkan Program Trauma Healing dalam Pemulihan Pascabanjir di Aceh Tamiang

Ahmad

No comments
telkomgroup Trauma Healing
Program pendampingan dan trauma healing bagi anak-anak di Desa Menanggini, Kabupaten Aceh Tamiang. (Image Courtesy of Telkom Indonesia)

Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar. Aspek psikologis, khususnya bagi anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan, mulai mendapat perhatian dalam fase pemulihan. Dalam konteks ini, TelkomGroup turut mengambil peran dengan menghadirkan program pendampingan dan trauma healing bagi anak-anak terdampak banjir.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sumatra Sekar (Serikat Karyawan) TelkomGroup menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus program pendampingan psikososial di sejumlah desa terdampak banjir di Aceh Tamiang. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Bakti Bagi Negeri (BBN), komunitas sosial di bawah naungan Yayasan Sekar Telkom yang bergerak di bidang literasi dan kesejahteraan anak.

Fokus Pemulihan Anak Pascabencana

Lebih dari 200 anak di beberapa desa terdampak banjir mengikuti rangkaian kegiatan pendampingan yang bertujuan membantu proses pemulihan mental dan emosional mereka. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang paling merasakan dampak bencana, mulai dari terganggunya rasa aman hingga terhambatnya aktivitas belajar.

Selain program trauma healing, bantuan yang disalurkan juga mencakup perlengkapan sekolah seperti tas, buku, dan alat tulis. Langkah ini ditujukan untuk menjaga keberlanjutan proses belajar anak-anak meskipun masih berada dalam situasi pemulihan pascabencana.

Baca juga: TelkomGroup Perkuat Peran Garda Terdepan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Bantuan Disesuaikan Kebutuhan Lapangan

Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing desa terdampak. Di Desa Babo, bantuan meliputi pakaian layak pakai, paket perlengkapan sekolah, logistik, obat-obatan, serta susu untuk anak-anak. Sementara itu, Desa Sulum menerima bantuan berupa perlengkapan tidur seperti tikar dan selimut, pakaian layak pakai, serta dukungan fasilitas darurat berupa konektivitas satelit, genset, dan bahan bakar untuk menunjang aktivitas warga dan posko.

Bantuan serupa berupa keperluan tidur, genset, dan bahan bakar genset juga disalurkan ke Desa Juar. Adapun Desa Pandiangin menerima bantuan kebutuhan logistik untuk mendukung aktivitas masyarakat selama masa pemulihan.

Program Trauma Healing dan Layanan Kesehatan

Program trauma healing bagi anak-anak turut dilaksanakan di Desa Menanggini, Aceh Tamiang. Kegiatan ini diisi dengan berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk membantu anak-anak mengekspresikan emosi, mengurangi tekanan psikologis, serta membangun kembali rasa aman pascabencana.

Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Kesehatan Telkom dan Telkomedika juga menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Layanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan dasar sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi fisik warga di tengah proses pemulihan.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyampaikan bahwa keterlibatan TelkomGroup dalam program ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut aspek konektivitas dan infrastruktur, tetapi juga dukungan sosial bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Sejalan dengan itu, EVP Telkom Regional 1 Sumatra, Dwi Pratomo Juniarto, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan mengedepankan ketepatan sasaran dan kebutuhan di lapangan. Menurutnya, kondisi di setiap desa terdampak berbeda sehingga diperlukan pendekatan yang menyesuaikan dengan situasi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Pemulihan Berkelanjutan Pascabencana

Melalui rangkaian bantuan dan program pendampingan ini, TelkomGroup berharap dapat berkontribusi dalam mempercepat pemulihan sosial masyarakat pascabencana banjir di Aceh Tamiang. Pendekatan yang menggabungkan bantuan logistik, dukungan fasilitas darurat, layanan kesehatan, serta pendampingan psikologis diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama anak-anak, melewati masa pemulihan dengan lebih baik.

Ke depan, kolaborasi lintas pihak dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran, seiring dengan upaya mengembalikan aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat terdampak.

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment