Pemerintah Jepang baru saja mengumumkan revisi ambisius dari Strategi Robot AI mereka. Dalam rencana terbarunya, Negeri Matahari Terbit itu menargetkan penerapan 10 juta robot AI di 18 bidang berbeda pada tahun 2040.
Baca Juga: Tencent Cloud Umumkan DeepSeek-V4 dengan Skema Harga Puncak-Lembah
Langkah besar ini digadang-gadang sebagai solusi total untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yang semakin akut akibat penuaan penduduk dan rendahnya angka kelahiran.
Dilansir dari ithome, Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang akan memberikan dukungan dana sebesar 1 triliun yen selama 5 tahun kepada Noetra. Noetra sendiri merupakan perusahaan patungan yang didirikan oleh raksasa teknologi Jepang: SoftBank, NEC, Honda, dan Sony.
Baca Juga: Claude Fable 5 Raih 16.1% Otomatisasi, Pecahkan Rekor Remote Labor Index
Dana segar tersebut akan digunakan untuk mengembangkan platform multimodal—sebuah fondasi penting yang memungkinkan robot AI beroperasi secara cerdas di berbagai lingkungan dan tugas. Menurut rencana, pada tahun fiskal 2026 saja, alokasi dana mencapai 387,3 miliar yen.
Jumlah ini setara dengan sekitar 16,272 miliar yuan, sementara total 1 triliun yen setara dengan 42,013 miliar yuan.
Selain mengatasi krisis tenaga kerja, strategi ini juga bertujuan membangun infrastruktur data AI fisik dan robot yang memanfaatkan keunggulan teknologi Jepang. Dengan pengalaman panjang di bidang manufaktur dan elektronik, Jepang berharap bisa menciptakan ekosistem robotik yang terintegrasi dan siap pakai di 18 sektor—meskipun detail sektor-sektor tersebut belum diungkap sepenuhnya.
Kolaborasi empat perusahaan besar lewat Noetra menunjukkan keseriusan Jepang dalam memimpin era robotika. SoftBank dengan visi AI-nya, NEC dengan keahlian jaringan dan keamanan, Honda yang piawai di robot humanoid, serta Sony dengan sensor dan kecerdasan buatan, semuanya akan digabungkan untuk mewujudkan target ambisius ini.
Revisi strategi ini menegaskan bahwa Jepang tidak main-main dalam menghadapi tantangan demografi. Dengan jumlah penduduk lanjut usia yang terus meningkat dan angkatan kerja yang menyusut, robot AI diharapkan menjadi tulang punggung baru bagi perekonomian.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy Glasses: Kamera 12MP dan Android XR
Kini, seluruh mata tertuju pada Noetra untuk merealisasikan visi 10 juta robot AI sebelum 2040.









Leave a Comment