Microsoft Hapus Semua Password di Authenticator Mulai 1 Agustus, Ini Cara Menyelamatkannya

Slamet

No comments
Microsoft Authenticator
Gambar ilustrasi Microsoft Authenticator dibuat menggunakan AI

Microsoft resmi akan menghapus seluruh password yang tersimpan di aplikasi Microsoft Authenticator mulai 1 Agustus 2025. Pengguna diminta segera mengambil tindakan untuk mencegah kehilangan akses ke akun penting mereka.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Microsoft untuk mendorong penggunaan passkey, metode login terbaru yang menggabungkan keamanan dua faktor (2FA) dalam satu langkah otentikasi yang lebih aman dan efisien.

“Microsoft sedang bergerak menuju masa depan tanpa password,” tulis Mashable dalam laporannya. “Itu berarti password Anda akan dihapus pada 1 Agustus, kecuali Anda bertindak cepat.”

Apa yang Terjadi?

Microsoft Authenticator tak lagi mendukung penyimpanan password secara langsung. Mulai 1 Agustus, fitur ini akan dihapus, dan semua password yang tersimpan di dalam aplikasi akan dihapus secara permanen, kecuali pengguna segera melakukan migrasi ke metode baru.

Opsi yang Bisa Dipilih Pengguna

Ada dua opsi yang diberikan Microsoft:

  1. Migrasi ke Passkey
    • Microsoft telah menyiapkan sistem agar pengguna Authenticator bisa dengan mudah beralih ke passkey. Setelah aplikasi diperbarui, pengguna akan mendapatkan prompt untuk membuat passkey menggunakan metode biometrik seperti pemindai wajah, sidik jari, atau PIN.
    • Untuk melakukannya, buka aplikasi Microsoft Authenticator, lalu masuk ke menu pengaturan akun. Pilih akun yang ingin dimigrasikan, kemudian klik “Set up a passkey”. Ikuti panduan yang muncul di layar untuk mengatur metode otentikasi biometrik atau PIN yang sesuai dengan perangkat kamu.
  2. Simpan Password di Microsoft Edge
    • Jika tidak ingin menggunakan passkey, pengguna bisa memindahkan data password ke browser Microsoft Edge. Cukup aktifkan fitur autofill di pengaturan, dan password akan tersimpan otomatis.
    • Caranya, buka Microsoft Edge, masuk ke menu Settings > Profiles > Passwords, lalu aktifkan opsi “Offer to save passwords” dan “Auto sign-in”. Dengan begitu, password yang tersimpan akan otomatis diisi saat kamu login ke layanan tertentu.

Alternatif Lain: Ekspor ke Password Manager

Bagi yang tak menggunakan Edge atau tak ingin beralih ke passkey, Microsoft juga menyediakan fitur Export Passwords di pengaturan Authenticator. File hasil ekspor bisa diunduh dalam bentuk CSV yang dapat diimpor ke berbagai layanan Password Manager seperti Bitwarden, 1Password, atau LastPass.

Proses ekspor cukup mudah: buka aplikasi Microsoft Authenticator, lalu masuk ke menu pengaturan. Pilih opsi “Export Passwords” dan ikuti langkah verifikasi keamanan. Setelah file diekspor, kamu bisa membuka aplikasi password manager pilihanmu dan gunakan fitur impor untuk memindahkan seluruh kredensial secara otomatis.

Menggunakan Password Manager juga memberi keuntungan tambahan seperti sinkronisasi lintas perangkat, audit keamanan, serta kemampuan untuk membuat password unik dan kuat secara otomatis. Langkah ini penting untuk menjaga keamanan akun digital kamu di tengah perubahan kebijakan Microsoft.

Mashable menekankan, “Jika Anda belum memigrasikan password atau mengatur passkey, waktunya hampir habis.”

Menuju Dunia Tanpa Password

Tren password-less kini makin kuat, tidak hanya di Microsoft. Google dan Apple pun telah mendorong penggunaan passkey di berbagai ekosistem mereka. Langkah Microsoft menghapus fitur penyimpanan password di Authenticator mempertegas arah industri teknologi menuju metode login yang lebih aman dan user-friendly.

Untuk panduan lengkap dan teknis pengaturan passkey Microsoft, kamu bisa mengakses dokumentasi resmi atau mengikuti petunjuk di aplikasi Microsoft Authenticator.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Slamet

Slamet adalah jurnalis teknologi yang sudah menulis sejak 2010, dengan spesialisasi di bidang smartphone, aplikasi mobile, gadget, AI, crypto, hingga kendaraan listrik. Ia merupakan pendiri dan editor utama AndroidPonsel.com, sebuah portal teknologi yang mengedepankan informasi akurat, praktis, dan mudah dicerna.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment