OpenAI terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman kecerdasan buatan (AI) yang lebih intuitif dan terkontrol bagi penggunanya. Pembaruan terbaru pada aplikasi ChatGPT untuk perangkat seluler kini memungkinkan pengguna untuk menentukan “tingkat kecerdasan” AI sebelum mengirimkan prompt, sebuah fitur yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan relevansi respons.
Dilansir dari ithome.com, pembaruan ini berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna dalam mengirimkan prompt, menjelajahi percakapan panjang, dan kualitas model default. Salah satu fitur paling menarik adalah penambahan gestur tersembunyi di aplikasi seluler. Pengguna kini dapat menekan lama tombol kirim setelah mengetik prompt untuk memunculkan opsi pemilihan tingkat kecerdasan AI.
Fitur baru di aplikasi ChatGPT mobile ini memungkinkan pengguna untuk memilih antara opsi seperti Instant, Thinking, dan Extended. Setiap opsi ini merepresentasikan tingkat komputasi dan penalaran yang berbeda yang akan diinvestasikan oleh model AI dalam memproses prompt.
Baca Juga: Google Rilis Android 17 Beta 4.1: Perbaiki Bug Sinyal dan Konektivitas Pixel
Ini berarti pengguna memiliki kendali lebih besar atas seberapa cepat atau seberapa mendalam respons yang mereka inginkan dari ChatGPT.
Bagi pengguna sehari-hari, opsi Instant sangat cocok untuk pertanyaan cepat yang membutuhkan jawaban ringkas dan langsung. Mode ini dirancang untuk skenario di mana kecepatan adalah prioritas utama, seperti mencari informasi dasar atau melakukan tanya jawab singkat.
Namun, ketika tugas membutuhkan analisis yang lebih kompleks, atau jika respons awal dirasa kurang akurat, pengguna dapat beralih ke mode Thinking atau Extended. Mode-mode ini akan menginstruksikan AI untuk melakukan pemrosesan yang lebih mendalam, menghasilkan jawaban yang lebih komprehensif dan terperinci, ideal untuk tugas-tugas seperti penulisan esai, analisis data, atau pengembangan ide.
Selain pembaruan di perangkat seluler, OpenAI juga menghadirkan peningkatan pada versi web ChatGPT. Kini, fitur direktori percakapan panjang telah ditambahkan, memudahkan pengguna untuk menavigasi riwayat obrolan yang ekstensif.
Ketika sebuah percakapan mencapai lima atau lebih balasan, sebuah ikon garis akan muncul di sisi kanan tengah halaman.
Dengan mengarahkan kursor mouse ke ikon tersebut, direktori akan meluas, menampilkan daftar bagian-bagian dalam percakapan. Pengguna dapat mengklik bagian tertentu untuk langsung melompat ke topik yang relevan, tanpa perlu menggulir seluruh riwayat.
Fitur ini sangat relevan bagi pengguna yang sering menggunakan satu utas percakapan untuk berbagai jenis tugas, misalnya, beralih dari menyusun draf dokumen, kemudian melanjutkan ke penulisan kode, atau mengembangkan proposal. Ini secara signifikan meningkatkan efisiensi, terutama dalam sesi kerja yang panjang dan multi-tasking.
OpenAI juga mengumumkan penyesuaian pada model GPT-5.5 Instant, yang diluncurkan pada 5 Mei dan menjadi model default untuk sebagian besar prompt. Pembaruan ini mencakup baik ChatGPT maupun API, dengan tujuan utama untuk meningkatkan gaya dan kualitas jawaban secara keseluruhan.
OpenAI menyatakan bahwa pembaruan ini akan membuat percakapan sehari-hari terasa lebih alami dan meningkatkan ritme untuk tugas-tugas bantuan yang praktis.
Selain itu, salah satu fokus utama adalah mengurangi respons yang terlalu panjang atau terlalu banyak menggunakan poin-poin, yang terkadang dapat mengurangi keterbacaan. Dengan penyesuaian ini, pengguna dapat mengharapkan respons yang lebih ringkas, relevan, dan mudah dicerna, menjadikan interaksi dengan AI lebih lancar dan produktif.
Baca Juga: Waspada: Ribuan Situs Web Terinfeksi Malware ClickFix dan FakeUpdate
Semua pembaruan ini menunjukkan komitmen OpenAI untuk terus menyempurnakan pengalaman pengguna ChatGPT, baik di platform seluler maupun web, dengan memberikan kontrol lebih besar dan kualitas respons yang lebih baik.








Leave a Comment