Pinterest Kucurkan US$4 Miliar di AWS, Pakai Chip Trainium untuk AI

Slamet

No comments
Pinterest Investasi $4 Miliar di AWS, Adopsi Chip Trainium
Pinterest Kucurkan US$4 Miliar di AWS, Pakai Chip Trainium untuk AI. Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Pinterest, platform konten visual raksasa asal Amerika Serikat, baru saja mengumumkan langkah besar dalam pengembangan kecerdasan buatan. Perusahaan yang terkenal dengan papan inspirasi digital ini akan menggelontorkan dana sebesar US$4 miliar untuk layanan cloud Amazon Web Services (AWS) hingga tahun 2031.

Baca Juga: Hacker Bocorkan Data 2,6 Juta Pelanggan DentaQuest di Forum Gelap

Investasi jumbo ini tidak hanya menegaskan komitmen Pinterest terhadap inovasi AI, tetapi juga menjadikan AWS sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pengalaman visual generasi berikutnya.

Dilansir dari ithome, langkah ini merupakan perluasan kerja sama yang sudah terjalin antara Pinterest dan AWS. Pinterest berencana memperdalam integrasi dengan infrastruktur cloud AWS, termasuk mengadopsi chip kustom buatan Amazon—baik CPU maupun AI ASIC—untuk mendukung beban kerja machine learning yang semakin kompleks.

Baca Juga: Penipuan Berkedok Piala Dunia 2026 Sudah Marak: Situs Palsu, Malware Perbankan, dan Pencurian Akun

Salah satu teknologi yang akan menjadi tulang punggung transformasi AI Pinterest adalah AWS Graviton dan AWS Trainium. Saat ini, sekitar sepertiga infrastruktur komputasi perusahaan telah berjalan di seri CPU AWS Graviton Arm, dan proporsi tersebut akan terus meningkat.

Ke depan, Pinterest akan memanfaatkan AWS Trainium, chip akselerator AI yang dirancang khusus untuk melatih dan menjalankan model-model besar seperti LLM (Large Language Model) dan VLM (Visual Language Model).

Dengan chip ini, Pinterest dapat menghadirkan fitur pencarian visual yang lebih canggih dan personal. Pengguna bisa menemukan ide-ide baru, mulai dari dekorasi rumah hingga gaya fashion, dengan bantuan AI yang memahami konteks gambar.

Selain itu, sistem rekomendasi konten di Pinterest akan semakin akurat, didorong oleh kemampuan model-model AI yang di-hosting di AWS Trainium.

Dalam pernyataan resminya, Pinterest menekankan bahwa investasi AI ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan actionable bagi ratusan juta pengguna bulanan. Platform ini ingin memastikan setiap pin, gambar, atau video yang muncul di feed pengguna benar-benar relevan dan menginspirasi.

“Pinterest berinvestasi besar-besaran dalam kecerdasan buatan, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman penemuan yang lebih personal, visual, dan dapat ditindaklanjuti bagi ratusan juta pengguna yang menggunakan platform kami setiap bulan. Memperdalam kerja sama dengan AWS memberi kami fleksibilitas komputasi, kebebasan memilih perangkat keras, dan efisiensi infrastruktur untuk mempercepat realisasi visi AI kami dalam menciptakan pengalaman penemuan visual generasi berikutnya di Pinterest. Kemitraan strategis ini akan membantu Pinterest mempercepat inovasi AI dengan memajukan penerapan model eksklusif dan sumber terbuka kami, sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna dan hasil bagi pengiklan.”

Matt Madrigal

Kutipan di atas menegaskan visi ambisius Pinterest dalam memadukan AI dengan konten visual. Dengan fleksibilitas yang ditawarkan AWS, Pinterest bisa memilih perangkat keras paling optimal untuk kebutuhan spesifik mereka, tanpa terikat pada satu vendor.

Ini penting karena lanskap AI terus berkembang, dan Pinterest ingin tetap gesit dalam mengembangkan fitur-fitur baru.

Kolaborasi ini juga memberi sinyal bahwa persaingan di ranah AI visual semakin memanas. Platform-platform seperti Pinterest tidak hanya berlomba dalam kualitas konten, tetapi juga dalam kemampuan menghadirkan pengalaman yang dipersonalisasi secara real-time.

Dengan memanfaatkan chip AWS Trainium, Pinterest berpotensi memangkas latensi dan meningkatkan efisiensi biaya saat menjalankan model AI berskala besar.

Dari sisi pengiklan, peningkatan AI ini bisa berarti targeting iklan yang lebih presisi dan engagement yang lebih tinggi. Pinterest sendiri menyebutkan bahwa kemitraan ini akan meningkatkan hasil bagi pengiklan, meski detail metriknya belum diungkapkan.

Yang jelas, investasi US$4 miliar selama hampir satu dekade menunjukkan keyakinan Pinterest bahwa AI adalah kunci masa depan platform berbasis penemuan visual.

Sebagai informasi, AWS Trainium merupakan chip akselerator pembelajaran mesin yang dikembangkan oleh Annapurna Labs, anak perusahaan Amazon. Chip ini telah digunakan oleh berbagai perusahaan untuk melatih model-model AI dengan performa tinggi dan biaya yang lebih rendah.

Sementara AWS Graviton, yang sudah lebih dulu diadopsi Pinterest, menawarkan efisiensi komputasi untuk beban kerja umum dengan arsitektur Arm.

Langkah Pinterest mengadopsi kedua chip ini memperlihatkan bagaimana perusahaan teknologi global semakin sadar akan pentingnya memiliki infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI. Tidak hanya Pinterest, raksasa lain seperti Netflix dan Snap juga telah menggunakan Graviton untuk layanan mereka.

Namun, penggunaan Trainium oleh Pinterest untuk model-model visual bisa menjadi use case menarik yang patut dicermati.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pinterest terus meningkatkan fitur AI-nya, seperti Pinterest Lens yang memungkinkan pencarian berbasis gambar, atau rekomendasi berbasis perilaku pengguna. Dengan tambahan kekuatan komputasi dari AWS Trainium, fitur-fitur ini mungkin akan bertransformasi menjadi lebih cerdas dan responsif.

Bayangkan, pengguna cukup memotret furnitur di kafe dan langsung mendapatkan rekomendasi produk serupa yang bisa dibeli—semua diproses dalam hitungan detik.

Hingga batas waktu investasi 2031, Pinterest berencana mengalokasikan dana US$4 miliar secara bertahap untuk layanan cloud AWS. Angka ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap transformasi digital dan AI.

Meskipun sumber pendanaan tidak disebutkan secara rinci, langkah ini sejalan dengan strategi Pinterest meningkatkan monetisasi melalui iklan dan e-commerce.

Kemitraan strategis ini juga memperkuat posisi AWS sebagai penyedia cloud pilihan bagi perusahaan yang ingin mengakselerasi inovasi AI. Dengan portofolio chip kustom yang terus bertambah, AWS mampu menawarkan solusi end-to-end, mulai dari CPU hemat energi hingga akselerator AI bertenaga.

Bagi Pinterest, ini adalah kesempatan untuk memadukan keahlian konten visual dengan teknologi paling mutakhir.

Dengan demikian, tahun 2031 mungkin menjadi tonggak penting bagi Pinterest untuk menjadi platform penemuan visual paling cerdas di dunia. Pengguna dapat menantikan pengalaman yang lebih intuitif, sementara pengiklan dapat memanfaatkan data yang lebih akurat untuk menjangkau audiens.

Baca Juga: Gemini Bisa Dimanipulasi Cukup dengan Notifikasi WhatsApp Berbahasa Asing

Di era di mana gambar berbicara lebih banyak daripada kata-kata, Pinterest tampaknya telah menyiapkan fondasi AI yang kokoh.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Slamet

Slamet adalah jurnalis teknologi yang sudah menulis sejak 2010, dengan spesialisasi di bidang smartphone, aplikasi mobile, gadget, AI, crypto, hingga kendaraan listrik. Ia merupakan pendiri dan editor utama AndroidPonsel.com, sebuah portal teknologi yang mengedepankan informasi akurat, praktis, dan mudah dicerna.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment