Tecno kembali meramaikan pasar smartphone mid-range dengan dua varian terbarunya: Tecno Spark 40 Pro dan Tecno Spark 40 Pro+. Sekilas, keduanya terlihat mirip—sama-sama membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz, baterai 5200 mAh, serta desain tipis dan stylish. Namun, jika ditelusuri lebih jauh, ada sejumlah perbedaan penting yang bisa jadi pertimbangan sebelum memilih.
Performa: Helio G100 vs Helio G200
Perbedaan paling mencolok ada di dapur pacu. Spark 40 Pro dibekali chipset MediaTek Helio G100 dengan CPU octa-core berkecepatan maksimal 2.2 GHz serta GPU Mali-G57 MC2 standar. Sementara itu, Spark 40 Pro+ sudah ditenagai MediaTek Helio G200 yang membawa optimasi clock speed GPU lebih tinggi hingga 1.1GHz dan efisiensi daya yang lebih baik.
Keduanya memang mendukung gaming kompetitif, tetapi varian Pro+ lebih unggul dalam hal stabilitas frame rate, kinerja multitasking, dan pengelolaan panas. Jika kamu sering main game berat atau menggunakan aplikasi berat secara bersamaan, Pro+ jelas pilihan yang lebih tepat.
Kamera: Gyro-EIS Jadi Pembeda
Kedua perangkat sama-sama mengusung kamera utama 50 MP, tetapi Spark 40 Pro+ sudah dilengkapi dengan stabilisasi gyro-EIS untuk perekaman video. Hasilnya, video lebih stabil, terutama saat merekam sambil bergerak. Selain itu, kamera depan Spark 40 Pro+ mendukung perekaman hingga 2K@30fps, sementara Spark 40 Pro hanya mencapai 1080p.
Ketahanan: Jatuh 1,5 Meter vs 2 Meter
Untuk urusan durability, keduanya sudah mengantongi sertifikasi IP64 yang tahan debu dan cipratan air. Namun, Spark 40 Pro diklaim tahan jatuh dari ketinggian 1,5 meter, sedangkan Pro+ lebih tangguh hingga 2 meter. Perbedaan ini mungkin kecil, tetapi berarti bagi pengguna yang sering khawatir ponselnya terjatuh.
Baterai dan Charging: Fast Charging vs Wireless Charging
Kedua model mendukung fast charging 45W yang mampu mengisi penuh dalam waktu 55 menit. Bedanya, Spark 40 Pro+ hadir dengan fitur tambahan berupa wireless charging 30W dan reverse wireless charging 5W—sesuatu yang jarang ditemukan di kelas harga ini. Spark 40 Pro hanya mengandalkan pengisian kabel dan reverse charging 10W.
Desain & Varian Warna
Spark 40 Pro memiliki bodi setebal 6,69 mm, sedangkan Pro+ lebih tipis dengan ketebalan 6,5 mm dan bobot lebih ringan. Untuk pilihan warna, Spark 40 Pro tersedia dalam Ink Black, Moon Titanium, Lake Blue, dan Bamboo Green. Sementara itu, Pro+ menghadirkan opsi premium seperti Nebula Black, Aurora White, Moon Titanium, dan Tundra Green.
Harga: Selisih Rp400 Ribuan
Spark 40 Pro dibanderol sekitar Rp1.979.000 untuk varian 8/128GB. Sedangkan Spark 40 Pro+ dijual mulai dari Rp2.449.000 (8/128GB) hingga Rp2.579.000 (8/256GB). Artinya, ada selisih harga sekitar Rp400 ribu antara model standar dan Pro+.
Kesimpulan
Jika kamu mencari HP tipis dengan layar AMOLED kencang, fast charging, dan harga terjangkau, Tecno Spark 40 Pro sudah cukup memadai. Namun, jika kamu menginginkan performa gaming lebih stabil, kamera dengan stabilisasi gyro-EIS, serta fitur wireless charging, maka menambah Rp400 ribuan untuk Spark 40 Pro+ jelas lebih worth it.
Dengan semua perbedaan tersebut, upgrade ke Tecno Spark 40 Pro+ terasa lebih layak, terutama bagi pengguna yang ingin smartphone lengkap, modern, dan tahan lama.







Leave a Comment