Telkom Gandeng Alibaba Cloud, Siapkan Talenta AI Lokal untuk Tutup Kesenjangan Industri

Ahmad

No comments
Telkom Gandeng Alibaba Cloud
Lebih dari 500 talenta digital berkolaborasi dalam AI Talent Development Roadshow di 5 kota di Indonesia. (Photo Courtesy of Telkom Indonesia)

Kebutuhan talenta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia kini bukan lagi sekadar wacana masa depan, melainkan kebutuhan mendesak yang langsung dirasakan industri. Di tengah target pemenuhan sembilan juta talenta digital hingga 2030, fakta di lapangan menunjukkan baru sekitar 20 persen lulusan teknologi informasi yang benar-benar siap masuk ke dunia industri. Menjawab tantangan itu, Telkom Indonesia berkolaborasi dengan Alibaba Cloud menghadirkan program AI Talent Development Roadshow sebagai langkah konkret mempercepat kesiapan talenta AI nasional.

Kolaborasi ini bukan sekadar program pelatihan biasa. Lewat pendekatan ekosistem dan materi yang langsung menyentuh kebutuhan industri, Telkom dan Alibaba Cloud berupaya menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan nyata di lapangan.

Kesenjangan Talenta Digital Masih Jadi Tantangan Serius Industri

Transformasi digital yang masif di berbagai sektor membuat kebutuhan talenta AI melonjak signifikan. Mulai dari industri telekomunikasi, keuangan, manufaktur, hingga UMKM dan startup, semuanya membutuhkan SDM yang mampu mengembangkan dan mengimplementasikan solusi berbasis AI.

Namun, realitanya tidak semua lulusan teknologi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Banyak yang masih kuat di teori, tetapi belum siap menghadapi tantangan implementasi di dunia kerja. Kondisi inilah yang mendorong Telkom mengambil peran lebih aktif melalui pengembangan talenta digital yang lebih terarah dan aplikatif.

Roadshow AI di Lima Kota, Dorong Pemerataan Talenta Digital

Program AI Talent Development Roadshow diselenggarakan secara hybrid sepanjang September hingga November 2025. Kegiatan ini digelar di lima kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Makassar, dan Malang, dengan melibatkan lebih dari 50 komunitas dan diikuti lebih dari 500 peserta.

Peserta datang dari latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa, akademisi, developer, hingga startup founder. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengembangan talenta AI tidak hanya menyasar kalangan kampus, tetapi juga profesional dan pelaku industri yang ingin meningkatkan kompetensi.

Kurikulum AI Praktis, Disiapkan Langsung untuk Kebutuhan Industri

Berbeda dengan pelatihan konvensional, roadshow ini dirancang dengan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Peserta diajak mendalami berbagai topik penting seperti Generative AI, Machine Learning, dan Cloud Computing.

Tak hanya itu, materi juga diperkaya dengan sesi aplikatif, antara lain Prompt Engineering, prinsip AI yang etis, hingga GPU-Accelerated Computing. Kombinasi ini membuat peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikan teknologi AI secara nyata.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta mendapatkan Clouder Certification, sementara 50 peserta terbaik memperoleh sertifikat profesional yang bisa menjadi nilai tambah saat masuk ke dunia kerja.

Bagian dari Strategi Jangka Panjang AI Center of Excellence Telkom

AI Talent Development Roadshow merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diluncurkan pada 2025. AI CoE dibangun di atas empat pilar utama, yaitu AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Connect.

Melalui pilar AI Connect, Telkom membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk mitra global seperti Alibaba Cloud, untuk mempercepat pengembangan ekosistem AI di Indonesia. Roadshow ini menjadi salah satu wujud nyata dari strategi tersebut.

Executive General Manager Digital Product Telkom Indonesia, Komang Budi Aryasa, mengatakan bahwa Telkom berkomitmen mendukung pengembangan talenta digital sebagai fondasi utama inovasi AI di Tanah Air.

“Telkom mendukung berbagai inisiatif pengembangan talenta digital sebagai upaya mengakselerasi inovasi terkait kecerdasan buatan. Melalui AI Center of Excellence, kami membuka ruang kolaborasi yang luas dengan berbagai mitra, termasuk mitra global, untuk bersama-sama menyiapkan talenta AI yang siap bersaing sekaligus mendorong adopsi teknologi AI di berbagai sektor,” ujarnya.

Kolaborasi Global–Lokal Percepat Adopsi AI Nasional

Dari sisi mitra global, Alibaba Cloud melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat adopsi AI di Indonesia. Regional General Manager South Pacific & Japan Alibaba Cloud Intelligence, Sean Yuan, menilai pengembangan talenta menjadi kunci agar teknologi AI benar-benar memberikan dampak nyata.

“Melalui kolaborasi strategis antara Telkom dan Alibaba Cloud, kami bersama-sama mempercepat adopsi AI di berbagai sektor dan mendorong inovasi. Kami berharap program ini dapat menghasilkan talenta digital dan solusi AI yang siap diterapkan untuk kebutuhan industri,” ungkapnya.

Peserta Rasakan Dampak Langsung Pengembangan Kompetensi AI

Program ini juga mendapat respons positif dari para peserta. Salah satunya Didi, seorang software developer dari perusahaan remote di Singapura, yang mengaku mendapatkan banyak wawasan baru terkait solusi AI.

Ia menilai program ini membuka peluang besar untuk memperluas pasar sekaligus menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang membuat diskusi menjadi lebih kaya dan aplikatif.

Peran Nyata Telkom Kejar Target Talenta Digital 2030

Ke depan, Telkom terus membuka akses inklusif bagi mahasiswa dan pegiat AI melalui pelatihan, inkubasi, beasiswa, hingga kolaborasi industri. Langkah ini sejalan dengan target nasional pemenuhan kebutuhan talenta digital pada 2030.

Melalui kolaborasi dengan Alibaba Cloud, Telkom menegaskan perannya sebagai penggerak ekosistem digital nasional. Fokusnya bukan hanya pada adopsi teknologi, tetapi juga memastikan Indonesia memiliki talenta AI yang siap bersaing dan menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment