Telkom Gelar Aksi Penyu-lamat 2025 di Yogyakarta: Bersihkan 150 Kg Sampah dan Lepas 100 Tukik ke Laut

Ahmad

No comments
Telkom Gelar Aksi Penyu-lamat 2025
Relawan karyawan TelkomGroup pada Program Telkom Connect-in: Penyu-lamat 2025. (Image: Siaran Pers Telkom)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan komitmennya pada kelestarian lingkungan lewat program Telkom Connect-in: Penyu-lamat 2025 yang digelar di Pantai Pelangi, Bantul, DI Yogyakarta. Dalam kegiatan ini, para relawan karyawan berhasil mengumpulkan 150 kg sampah plastik, menanam 150 pandan laut, dan melepas 100 tukik ke laut sebagai simbol konservasi.

Telkom menggelar kegiatan Penyu-lamat 2025 pada Sabtu (23/8), melibatkan 50 relawan karyawan dari seluruh Indonesia. Program ini menjadi bukti nyata bagaimana perusahaan besar bisa berkontribusi langsung terhadap pelestarian lingkungan sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya ekosistem laut.

Dilansir dari siaran pers resmi Telkom, aksi ini dilakukan dengan berkolaborasi bersama Social Event POISE Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, IEEE Indonesia, ISI Yogyakarta, Telkom University, hingga Komunitas Fotografi Telkom. Kegiatan meliputi beach clean-up, edukasi pengelolaan sampah, pelatihan fotografi ekowisata, hingga konservasi vegetasi pantai.

“Melalui program TJSL, khususnya inisiatif employee volunteering, kami ingin karyawan Telkom tidak hanya hadir sebagai pekerja, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi tantangan lingkungan dan sosial. Kegiatan seperti Penyu-lamat ini memberi pengalaman berharga bagi relawan untuk merasakan langsung pentingnya konservasi,” ujar Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto.

Selain membersihkan pantai, relawan juga melepas 100 tukik penyu ke laut. Pantai Pelangi sendiri dipilih karena merupakan salah satu titik pendaratan penyu, terutama penyu lekang yang banyak bertelur di periode April–Oktober. Pelepasan tukik menjadi simbol pentingnya menjaga siklus hidup satwa laut agar tetap lestari.

Karyawan TelkomGroup yang ikut serta, Venny, menyampaikan pengalaman pribadinya. “Ikut serta dalam Penyu-lamat 2025 ini jadi pengalaman luar biasa. Biasanya saya sibuk di kantor, tapi kali ini bisa langsung membersihkan pantai, menanam pandan laut, sampai melepas tukik. Rasanya seperti mengembalikan sesuatu yang kita pinjam dari alam,” ungkapnya.

Baca juga: Telkom Resmikan AI Center of Excellence di BATIC 2025, Percepat Adopsi AI di Indonesia

Pemerintah daerah pun memberikan apresiasi atas aksi ini. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bantul, Ir. Fenti Yusdayati, mewakili Bupati Bantul mengatakan, “Apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya Penyu-lamat kepada Telkom dan seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan hari ini menjadi bukti nyata hasil kolaborasi lintas sektor.”

Dengan hasil nyata seperti pengumpulan 150 kg sampah, penanaman 150 pandan laut, dan pelepasan 100 tukik, program Penyu-lamat 2025 menjadi langkah penting Telkom dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 13 (Climate Action), 14 (Life Below Water), dan 15 (Life on Land).

Ikuti Kami untuk Update Terbaru!

📢 Follow di WhatsApp

Ahmad

Ahmad adalah penulis teknologi sekaligus pengamat di bidang telekomunikasi dan digitalisasi yang telah aktif menulis sejak 2018. Di AndroidPonsel.com, ia dikenal sebagai kontributor utama untuk topik-topik seputar aplikasi digital, monetisasi online, serta perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment