PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk (Puk-Puk 1) yang menjadi jembatan digital pertama antara Indonesia dan Papua Nugini. Infrastruktur ini tidak hanya memperkuat konektivitas di Papua, tetapi juga membuka jalur komunikasi baru menuju kawasan Asia-Pasifik.
Peresmian dilakukan di Telkom Witel Jayapura, Papua, dan menjadi tonggak penting dalam upaya TelkomGroup memperluas infrastruktur telekomunikasi di Indonesia Timur. Kehadiran kabel laut ini juga mempertegas posisi Jayapura sebagai salah satu pusat konektivitas digital strategis yang menghubungkan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik.
Acara peresmian dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, Gubernur Papua yang diwakili oleh L. Christian Sohilait, serta CEO PNG DataCo Paul Komboi.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa transformasi digital merupakan salah satu prioritas nasional untuk menciptakan pembangunan yang lebih inklusif dan berdaya saing.
“Karena itu, konektivitas harus dibangun secara merata dan berkelanjutan agar seluruh wilayah, termasuk Kawasan Timur Indonesia, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital,” ujar Angga.
Baca juga: Telkomsat Kembangkan Community Gateway di Wamena untuk Perluas Akses Internet di Wilayah 3T
Ia juga memberikan apresiasi kepada TelkomGroup atas langkah konkret dalam memperkuat jaringan nasional.
“Pukpuk Cable menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih handal, tangguh, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di Indonesia Timur, Papua Nugini, maupun seluruh penjuru negeri,” tambahnya.
Sistem Kabel Laut Pukpuk merupakan kabel bawah laut lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang secara langsung menghubungkan jaringan telekomunikasi Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan TelkomGroup menjadi gerbang utama yang menghubungkan Indonesia ke jaringan Kumul milik Papua Nugini, serta menyalurkan kapasitas hingga ke berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk Vanimo.
Keberadaan proyek ini memiliki makna strategis yang jauh lebih besar dibanding sekadar pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Kabel laut Pukpuk mencerminkan kolaborasi bilateral Indonesia dan Papua Nugini dalam membangun konektivitas kawasan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui integrasi digital lintas negara.
Pada kesempatan yang sama, Telin dan PNG DataCo juga menandatangani commercial agreement sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang untuk memperluas kapasitas jaringan dan memperkuat konektivitas digital Asia-Pasifik.
Dengan beroperasinya Kabel Laut Pukpuk, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas independen. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua. Jalur kedua yang baru diresmikan menghubungkan Vanimo, Madang, hingga Port Moresby, kemudian terhubung ke Manado dan berlanjut ke Los Angeles, Amerika Serikat, melalui sistem kabel SEA-US.
Keberadaan dua jalur ini meningkatkan keandalan infrastruktur digital Papua secara signifikan. Jika salah satu jalur mengalami gangguan, layanan telekomunikasi dapat dialihkan melalui rute alternatif sehingga kualitas layanan tetap terjaga.
Sebagai pusat konektivitas di Papua, Jayapura kini semakin siap mendukung percepatan transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di kawasan timur Indonesia.
Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini mengatakan bahwa proyek ini merupakan bukti komitmen TelkomGroup dalam menghadirkan pemerataan akses digital hingga ke wilayah paling timur Indonesia.
“Melalui Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga menegaskan bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat konektivitas Indonesia Timur sekaligus membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional maupun global,” ujar Dian.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan proyek ini menunjukkan kemampuan TelkomGroup melalui Telin dalam menghadirkan infrastruktur kelas dunia.
“Kabel Pukpuk menjadi bukti bahwa TelkomGroup melalui Telin mampu menjembatani kesenjangan digital antarnegara. Kami bangga menjadi bagian dari sejarah konektivitas kawasan Asia-Pasifik dan akan terus menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia demi masa depan yang semakin terhubung,” tambah Dian.
Sementara itu, CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai proyek ini sebagai hasil nyata dari hubungan kerja sama yang telah dibangun selama hampir sepuluh tahun.
“PUKPUK-1 bukan sekadar kabel. Ini adalah jembatan antarnegara, platform bagi peluang ekonomi, dan fondasi transformasi digital,” ujarnya.
Menurut Paul, kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini seharusnya diikuti oleh konektivitas digital yang andal dan modern. Kolaborasi bersama Telin, kata dia, menjadi wujud konkret dari semangat untuk membangun masa depan digital yang lebih terhubung.
Peresmian Kabel Laut Pukpuk menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur digital kini tidak lagi hanya berfokus pada kota-kota besar di Pulau Jawa. Papua dan kawasan timur Indonesia mulai memainkan peran penting sebagai gerbang konektivitas internasional.
Baca juga: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik di Bumi Berseru Fest 2025
Bagi masyarakat dan pelaku usaha di Papua, keberadaan kabel laut ini berpotensi menghadirkan akses internet yang lebih stabil dan andal. Dalam jangka panjang, infrastruktur tersebut juga dapat mendorong pertumbuhan sektor pendidikan, kesehatan, pemerintahan digital, hingga ekonomi kreatif.
Secara strategis, proyek ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam pengembangan konektivitas digital kawasan Asia-Pasifik. Dengan dukungan jaringan internasional yang semakin luas, TelkomGroup memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi nasional yang mampu menghadirkan layanan bertaraf global.
Kabel Laut Pukpuk menjadi simbol bahwa transformasi digital tidak mengenal batas geografis. Dari Jayapura, sebuah koridor digital baru kini terbuka, menghubungkan Indonesia Timur dengan Papua Nugini, Asia-Pasifik, hingga Amerika Serikat.







Leave a Comment