PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya di bidang data center, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), menjalin kolaborasi strategis dengan Huawei Technologies Co., Ltd untuk memperkuat pengembangan infrastruktur digital dan ekosistem data center di Indonesia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Strategic Activities for Digital Telco.
Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan ekosistem data center, layanan cloud, serta peningkatan kapabilitas teknologi dan talenta digital guna mendukung percepatan transformasi digital nasional.
MoU tersebut ditandatangani oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F., dan Director Huawei Chi Kaichao dalam rangkaian agenda Mobile World Congress (MWC) di Barcelona. Ajang tersebut merupakan salah satu pertemuan industri telekomunikasi dan teknologi terbesar di dunia yang mempertemukan berbagai perusahaan global.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi TelkomGroup dalam memperkuat fondasi infrastruktur digital yang andal serta meningkatkan daya saing di tingkat global.
“Penandatanganan MoU di ajang MWC Barcelona ini menjadi simbol komitmen Telkom untuk terus bertransformasi sebagai digital telco kelas dunia. Kolaborasi strategis dengan Huawei akan memperkuat kapabilitas infrastruktur digital, mempercepat inovasi solusi enterprise, serta memastikan kesiapan talenta kami dalam menjawab kebutuhan transformasi digital nasional,” ujar Seno.
Melalui kolaborasi ini, Telkom bersama NeutraDC dan Huawei akan menjajaki berbagai peluang pengembangan bisnis infrastruktur digital, khususnya dalam memperkuat ekosistem data center. Salah satu peluang yang dibahas adalah potensi pemanfaatan fasilitas data center milik NeutraDC untuk mendukung layanan Huawei, termasuk kemungkinan penempatan availability zone dari Huawei Cloud sesuai dengan ketentuan kerja sama serta regulasi yang berlaku.
Selain itu, Huawei juga akan berbagi informasi mengenai inovasi teknologi data center terbaru. Informasi tersebut mencakup teknologi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), arsitektur data center, perangkat keras berbasis kecerdasan buatan, hingga solusi yang mendukung keberlanjutan dan efisiensi operasional.
Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan kapabilitas infrastruktur digital NeutraDC.
Saat ini, NeutraDC telah mengoperasikan fasilitas hyperscale data center NeutraDC Nxera Batam yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berbasis AI dan cloud. Fasilitas tersebut berlokasi strategis di kawasan SIJORI yang mencakup Singapura, Johor, dan Riau serta didukung oleh konektivitas internasional dengan standar global.
CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F. menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang bagi NeutraDC untuk menghadirkan infrastruktur data center yang semakin scalable dan siap mendukung kebutuhan teknologi masa depan.
“Kolaborasi dengan Huawei membuka peluang bagi NeutraDC untuk terus menghadirkan infrastruktur data center yang scalable, efisien, dan siap mendukung kebutuhan AI serta cloud di masa depan. Kami percaya sinergi ini akan memperkuat ekosistem digital yang semakin andal dan berdaya saing global,” ujarnya.
Director Huawei Chi Kaichao juga menyambut positif kolaborasi strategis ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekosistem digital.
“Melalui kolaborasi ini, Huawei berharap dapat memperkuat sinergi dengan Telkom dan NeutraDC dalam menghadirkan teknologi data center dan infrastruktur digital yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan. Kami percaya kerja sama ini dapat membuka peluang baru dalam pengembangan ekosistem cloud dan digital infrastructure yang mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia,” ujar Chi Kaichao.
Baca juga: TelkomGroup Siapkan Kapasitas Jaringan 60,7 Tbps Jelang Idulfitri 1447H
Kolaborasi antara Telkom, NeutraDC, dan Huawei dinilai sejalan dengan upaya mempercepat pembangunan ekosistem digital nasional sekaligus memperkuat daya saing industri digital Indonesia di tingkat global.







Leave a Comment