Xiaomi tampaknya kembali memainkan strategi lamanya: mengganti nama dan menjual ulang ponsel yang sudah ada. Kali ini giliran Redmi 17C 5G yang muncul di database Geekbench, dan hasilnya cukup mengejutkan — spesifikasinya nyaris identik dengan Redmi 15C 5G yang sudah lebih dulu beredar di pasaran.

Dilansir dari Gizmochina, bocoran benchmark ini muncul dengan codename “tornado” — kode yang sama persis digunakan oleh Redmi 15C 5G dan POCO C85 5G. Artinya, ketiga ponsel ini pada dasarnya adalah perangkat yang sama dengan label berbeda, strategi yang sudah sering dilakukan Xiaomi di segmen entry-level dan budget.
Xiaomi sendiri juga sudah memiliki Redmi 15C versi 4G yang beredar di beberapa pasar. Jadi cukup jelas bahwa perusahaan asal Tiongkok ini hanya merombak hardware yang sama di seluruh lini budget mereka dengan nama yang berbeda-beda. Strategi rebadge memang bukan hal baru, tapi kali ini cukup mencolok karena lompatan nama dari seri 15C langsung ke 17C.
Baca Juga:
- REDMI Note 17 Pro Hadir dengan Baterai 9000mAh, Meluncur 14 Juli 2026
- Redmi Turbo 5 Debut di India, Bawa Baterai 7.540mAh dan Chip Dimensity 8500-Ultra
Spesifikasi Redmi 17C 5G: Tidak Ada yang Baru
Berdasarkan listing Geekbench yang bocor, Redmi 17C 5G akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 6300 — prosesor octa-core 6nm yang sudah cukup familiar di jajaran ponsel budget 5G Xiaomi tahun ini. Chip ini bukan untuk gaming berat, tapi cukup mumpuni untuk tugas sehari-hari seperti browsing, media sosial, dan streaming video.
Jika benar-benar rebadge dari Redmi 15C 5G, kita bisa memperkirakan layarnya berukuran 6,9 inci LCD dengan resolusi 720p. Sektor kamera kemungkinan mengandalkan sensor utama 50MP dan kamera depan 8MP untuk selfie dan video call. Tidak ada perubahan signifikan dari pendahulunya.

Yang cukup menarik justru ada di sektor daya: ponsel ini dibekali baterai jumbo 6.000 mAh dengan dukungan fast charging 33W. Ini masih jadi salah satu nilai jual utama Redmi seri C — daya tahan baterai yang bisa menemani aktivitas seharian penuh tanpa perlu sering-sering ngecas.
Sistem operasinya pun sudah yang terbaru: Android 16 dipadukan dengan Xiaomi HyperOS langsung dari kotak. Jadi meskipun hardware-nya “daur ulang,” setidaknya software-nya up-to-date. Redmi Note 17 Series yang lebih premium juga akan meluncur Juli ini, semakin memperkuat lini produk Redmi di berbagai segmen.
Baca Juga:
- Lenovo Idea Tab: Tablet 11 Inci dengan Dimensity 6300, Harga Mulai Rp4 Jutaan
- Realme Narzo 100x 5G Resmi Meluncur 15 Juli: Baterai 8.000 mAh, Layar 144Hz
Harga dan Ketersediaan
Sejauh ini, Redmi 17C 5G dikabarkan hanya akan meluncur di pasar global dan India. Belum ada konfirmasi apakah ponsel ini akan masuk ke pasar China. Mengingat Xiaomi biasanya tidak memasarkan seri C di tanah kelahirannya sendiri, ini bukan kejutan.
Untuk harga, belum ada bocoran resmi. Tapi sebagai gambaran, Redmi 15C 5G diluncurkan di India dengan harga di bawah $140 atau sekitar Rp2,2 jutaan. Kemungkinan besar Redmi 17C 5G akan dibanderol di rentang harga yang sama. Jika benar, ini tetap jadi opsi menarik bagi pengguna yang mencari ponsel 5G murah dengan baterai awet.
Strategi Rebadge Xiaomi: Warisan Redmi 15C 5G
Fakta bahwa Redmi 17C 5G punya codename “tornado” yang identik dengan Redmi 15C 5G dan POCO C85 5G semakin mengonfirmasi bahwa Xiaomi memang sengaja mendaur ulang hardware yang sama untuk berbagai merek dan pasar. Strategi ini bukan hal baru — Redmi Note 17 Pro yang akan datang juga diprediksi membawa upgrade lebih signifikan, menandakan bahwa Xiaomi lebih serius di segmen menengah ke atas.
Untuk pengguna yang tidak keberatan dengan spesifikasi “standar” asalkan dapat konektivitas 5G, Android terbaru, dan baterai jumbo, Redmi 17C 5G tetap layak ditunggu. Tapi kalau Anda sudah punya Redmi 15C 5G? Jujur saja, tidak ada alasan untuk upgrade.
Baca Juga:









Leave a Comment