Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Slamet

No comments
TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk 62 Ribu Warga
Foto: Telkom via telkom.co.id

Perayaan Hari Raya Iduladha tahun ini kembali menjadi momentum penting bagi berbagai kalangan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kepedulian sosial dan gotong royong. Di tengah dinamika kehidupan modern yang terus berkembang, semangat berbagi bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga bentuk nyata tanggung jawab kolektif terhadap masyarakat sekitar.

Baca Juga: 31 Tahun Melayani Indonesia, Telkomsel Perkuat Peran sebagai Digital Ecosystem Enabler

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau yang dikenal sebagai TelkomGroup, kembali membuktikan komitmennya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menggelar kegiatan penyaluran hewan kurban secara masif. Langkah ini diambil dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H, dengan menghadirkan manfaat langsung kepada ribuan penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia.

Dilansir dari telkom.co. id, dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Baca Juga: Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026

Mengusung tema “Semangat Qurban Bisa sebagai Jalan Transformasi Ketaqwaan Sosial”, TelkomGroup bersama anak usahanya, termasuk Telkomsel, menyalurkan sebanyak 910 hewan kurban yang terdiri dari 232 ekor sapi dan 678 ekor kambing/domba kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Angka-angka yang dipaparkan dalam kegiatan ini menunjukkan skala distribusi yang sangat besar dan terukur. Sebanyak 910 hewan kurban tersebut memiliki total bobot mencapai 114.739 kilogram, yang akan dibagikan secara merata kepada 62.469 penerima manfaat.

Kelompok sasaran yang menjadi prioritas utama meliputi masyarakat dhuafa, warga yang tinggal di sekitar wilayah operasional perusahaan, hingga kelompok masyarakat yang tergolong rentan serta mereka yang terdampak bencana alam. Pendekatan distribusi yang terstruktur ini memastikan bahwa setiap ekor hewan kurban sampai tepat pada tujuan tanpa hambatan signifikan, sekaligus meminimalkan potensi pemborosan selama proses penanganan dan penyembelihan.

Kolaborasi internal menjadi kunci keberhasilan program tahunan ini. Distribusi dilakukan secara sinergis oleh berbagai entitas di bawah naungan TelkomGroup.

Telkom sendiri menyalurkan 185 hewan kurban, sementara Telkomsel berkontribusi sebesar 459 ekor. Gabungan anak perusahaan lainnya menyumbang 148 ekor, dan partisipasi aktif karyawan mencapai 118 ekor.

Jumlah ini mencerminkan tingkat keterlibatan yang tinggi dari seluruh lini organisasi, mulai dari manajemen puncak hingga staf lapangan. Setiap unit bisnis menjalankan peran sesuai kapasitasnya, sehingga beban logistik dan koordinasi dapat dibagi secara proporsional.

Sistem pelaporan yang transparan juga diterapkan untuk memastikan akuntabilitas penuh terhadap setiap hewan yang didistribusikan.

Seremonial penyerahan bantuan dilaksanakan di Vertical Garden Telkom Hub, Jakarta, pada Jumat, 22 Mei 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi utama beserta perwakilan lembaga amil zakat dan komunitas penerima manfaat.

Hadir pula Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, didampingi Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan. Dari sisi Telkomsel, kehadiran Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, serta Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan Ditapradana, turut memperkuat nuansa kolaborasi lintas divisi.

Perwakilan Majelis Ta’lim TelkomGroup (MTTG), LAZISMU, LAZISNU, serta komunitas warga pemulung Bantar Gebang, Bekasi, juga hadir sebagai saksi langsung rangkaian acara simbolis ini. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan bahwa program kurban bukan hanya urusan teknis distribusi, tetapi juga ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Dian Siswarini menekankan bahwa momen Iduladha memiliki makna strategis bagi transformasi sosial. Ia menyampaikan bahwa hari raya ini seharusnya menjadi pengingat kolektif untuk meningkatkan kepedulian dan menumbuhkan semangat keikhlasan melalui sinergi seluruh elemen TelkomGroup.

Melalui penyaluran hewan kurban ini, manajemen ingin memastikan bahwa kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan secara inklusif, terutama oleh kelompok rentan dan saudara-saudara yang terdampak bencana alam. Pernyataan ini sejalan dengan visi perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada pertumbuhan infrastruktur digital, tetapi juga memastikan bahwa kemajuan teknologi dan ekonomi dapat dinikmati oleh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Willy Saelan menambahkan bahwa semangat berbagi dalam momentum Iduladha merupakan refleksi langsung dari nilai budaya perusahaan. Menurutnya, kepedulian sosial telah menjadi bagian integral dari karakter insan TelkomGroup.

Melalui kolaborasi seluruh karyawan, anak perusahaan, dan berbagai pihak terkait, bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas sekaligus memperkuat nilai kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat. Pendekatan humanis ini menunjukkan bahwa perusahaan memahami bahwa keberlanjutan bisnis tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan lingkungan sosial tempat perusahaan beroperasi.

Keterlibatan karyawan dalam program ini juga menjadi indikator kuat bahwa nilai korporat telah berhasil diinternalisasi ke dalam perilaku sehari-hari tenaga kerja.

Pelaksanaan program kurban di lingkungan TelkomGroup tidak berjalan secara terpusat semata, melainkan melibatkan jaringan Majelis Ta’lim yang tersebar hingga tingkat daerah. Mulai dari MTTG Pusat, MTTG Regional, hingga MTTG Witel di berbagai wilayah, semuanya berperan aktif dalam pengawasan dan pendampingan proses distribusi.

Proses penyembelihan dan pembagian daging kurban dilaksanakan sesuai dengan anjuran pemerintah setempat, serta menyesuaikan kondisi geografis dan regulasi masing-masing daerah. Penyesuaian teknis ini penting untuk menjaga ketertiban umum, memastikan kesehatan hewan sebelum disembelih, serta menjamin kebersihan dan keamanan daging yang sampai ke tangan penerima.

Koordinasi lintas wilayah ini memerlukan sistem komunikasi yang handal dan protokol standar yang konsisten.

Respons positif dari masyarakat penerima manfaat menjadi bukti nyata efektivitas program ini. Salah satu perwakilan komunitas warga pemulung Bantar Gebang, Sawunggaling, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan daging kurban yang diterima.

Ia mengungkapkan rasa syukurnya dan berharap manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat. Ungkapan ini mencerminkan dampak psikologis dan ekonomi yang signifikan bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Bagi mereka, bantuan berupa daging kurban bukan hanya memenuhi kebutuhan nutrisi jangka pendek, tetapi juga memberikan rasa dihargai dan diperhatikan oleh institusi besar. Hal ini secara tidak langsung membangun kepercayaan publik terhadap komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem sosial yang lebih adil.

Secara keseluruhan, program kurban ini merupakan implementasi konkret dari strategi TJSL TelkomGroup yang berfokus pada penciptaan dampak sosial berkelanjutan. Program ini dirancang untuk memperkuat nilai kepedulian, gotong royong, dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

Melalui kegiatan rutin tahunan ini, TelkomGroup tidak sekadar menjalankan kewajiban keagamaan atau tanggung jawab hukum, tetapi juga menempatkan kemanusiaan sebagai fondasi utama dalam setiap langkah pengembangan usaha. Komitmen terhadap keberlanjutan, nilai kemanusiaan, dan pembangunan sosial yang inklusif terus dipegang teguh sebagai pedoman operasional.

Dengan pendekatan yang terintegrasi, perusahaan berharap dapat menciptakan perubahan nyata yang terasa langsung oleh masyarakat akar rumput.

Kehadiran program sosial semacam ini juga menunjukkan pergeseran paradigma dalam dunia korporat modern. Perusahaan tidak lagi dinilai hanya dari kinerja keuangan atau pangsa pasar, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.

TelkomGroup melalui program kurban Iduladha 1447 H ini menegaskan posisinya sebagai entitas bisnis yang tumbuh bersama masyarakat. Sinergi antara efisiensi operasional dan empati sosial terbukti mampu menghasilkan dampak yang lebih tahan lama.

Baca Juga: Telkom Siapkan Cloud, AI, dan Cybersecurity untuk Percepat Transformasi Digital BUMN

Ke depan, diharapkan model distribusi dan pendampingan yang telah diterapkan dapat menjadi referensi bagi industri telekomunikasi lainnya dalam merancang program tanggung jawab sosial yang lebih terukur, transparan, dan berdampak maksimal bagi bangsa.

Jadikan AndroidPonsel situs favoritmu di Google

AndroidPonsel.com di Google
📢 Follow di WhatsApp

Slamet

Slamet adalah jurnalis teknologi yang sudah menulis sejak 2010, dengan spesialisasi di bidang smartphone, aplikasi mobile, gadget, AI, crypto, hingga kendaraan listrik. Ia merupakan pendiri dan editor utama AndroidPonsel.com, sebuah portal teknologi yang mengedepankan informasi akurat, praktis, dan mudah dicerna.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment