Xiaomi tampaknya sedang bersiap menghadirkan generasi terbaru dari lini smart band-nya. Sebuah wearable dengan nomor model M2561B1 baru-baru ini terlihat di database sertifikasi dari NCC Taiwan dan IMDA Singapura.
Baca Juga: Realme Watch S5 Resmi Diluncurkan dengan Baterai 20 Hari dan Layar AMOLED 1,43 Inci
Kehadiran di dua lembaga sertifikasi internasional ini menjadi indikasi kuat bahwa perangkat tersebut akan segera meluncur di pasar global.
Dilansir dari gizmochina.com, kedua sertifikasi tersebut hanya mencantumkan perangkat sebagai “Smart Band” tanpa mengungkapkan nama pemasaran resminya. Meski begitu, penomoran model yang digunakan memberikan petunjuk cukup jelas mengenai posisinya dalam jajaran produk Xiaomi.
Baca Juga: Harga Rp1 Jutaan Tapi Layar 120Hz dan 6,9 Inci, POCO C81 Pro Mulai Ganggu Kelas Mid-range?
Sebelumnya, Xiaomi menggunakan nomor model M2551B1 dan M2553B1 untuk varian standar dan NFC dari Smart Band 10 Pro yang baru saja diluncurkan. Oleh karena itu, nomor M2561B1 yang baru terdeteksi ini diperkirakan besar akan menjadi bagian dari keluarga Smart Band 11.
Spekulasi awal bahkan menyebut kemungkinan perangkat ini adalah Smart Band 11 Active, meskipun dokumen sertifikasi sendiri belum mengonfirmasi hal tersebut.
Waktu kemunculan sertifikasi ini cukup menarik. Xiaomi baru saja memperkenalkan Smart Band 10 Pro di China dengan sederet peningkatan, seperti layar AMOLED melengkung 1,74 inci, sensor kesehatan yang diperbarui, dan fitur pelacakan kebugaran yang lebih baik.
Sementara itu, pendahulunya, Smart Band 9 Pro, masih menjadi salah satu pelacak kebugaran murah yang populer di berbagai pasar global.
Seri Smart Band Xiaomi telah membangun reputasi berkat kemampuannya menawarkan fitur kesehatan dan kebugaran yang berguna tanpa menaikkan harga terlalu tinggi. Pemantauan detak jantung, pelacakan tidur, daya tahan baterai yang lama, dan puluhan mode olahraga sudah menjadi standar di seluruh lini produk.
Hal ini membantu seri ini tetap kompetitif di tengah wearable yang lebih mahal.
Pada tahap ini, daftar sertifikasi baru tersebut tidak mengungkapkan detail perangkat keras apa pun. Namun, kehadirannya setidaknya menunjukkan bahwa Xiaomi sedang mempersiapkan peluncuran wearable lain di luar China.
Jika perangkat ini benar-benar bagian dari seri Smart Band 11, pengguna dapat mengharapkan penyempurnaan lebih lanjut pada akurasi pelacakan, fitur perangkat lunak, dan optimalisasi baterai.
Kemunculan sertifikasi di dua negara sekaligus menandakan bahwa proses globalisasi produk ini berjalan. Biasanya, setelah muncul di NCC dan IMDA, informasi lebih konkret mengenai spesifikasi dan fitur akan segera mengikuti.
Beberapa pihak bahkan memperkirakan bahwa Xiaomi bisa saja mengumumkan perangkat ini dalam waktu dekat, mengingat siklus peluncuran smart band mereka yang relatif cepat.
Xiaomi sendiri dikenal sering memperbarui lini Smart Band-nya setiap tahun. Setelah Smart Band 9 dan Smart Band 10 Pro, wajar jika generasi ke-11 mulai muncul di radar.
Sayangnya, belum ada bocoran mengenai bentuk fisik atau fitur unggulan dari Smart Band 11. Namun, melihat tren sebelumnya, kemungkinan besar Xiaomi akan mempertahankan desain yang ergonomis dan ringan, serta meningkatkan kemampuan sensor kesehatannya.
Fitur seperti pemantauan SpO2, deteksi stres, dan pelacakan siklus tidur yang lebih detail mungkin akan menjadi standar. Selain itu, tidak menutup kemungkinan Xiaomi akan menambahkan fitur baru seperti pemantauan suhu tubuh atau analisis komposisi tubuh yang semakin populer di kalangan wearable kesehatan.
Dari segi daya tahan baterai, seri Smart Band Xiaomi selalu unggul. Smart Band 10 Pro misalnya, mampu bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal.
Smart Band 11 diharapkan dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan durasi tersebut, terutama dengan efisiensi chipset yang lebih baru.
Konektivitas juga menjadi aspek yang patut diperhatikan. Kehadiran varian NFC seperti yang ada pada Smart Band 10 Pro kemungkinan besar akan dipertahankan.
Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran nirsentuh, yang sangat berguna di pasar seperti China dan beberapa negara Asia lainnya. Namun, untuk pasar global, ketersediaan NFC seringkali terbatas, sehingga Xiaomi mungkin akan merilis dua varian seperti biasa.
Selain itu, sertifikasi ini juga mengonfirmasi bahwa Xiaomi tidak melupakan pasar internasional. Meskipun Smart Band 10 Pro baru dirilis di China, perusahaan asal Tiongkok ini tampaknya sudah bersiap untuk memperkenalkan penerusnya secara global.
Ini menjadi kabar baik bagi penggemar setia Xiaomi di luar China yang menantikan wearable terbaru.
Beberapa analis pasar juga menilai bahwa kemunculan Smart Band 11 bisa menjadi strategi Xiaomi untuk mempertahankan dominasinya di segmen wearable murah. Di kelas harga yang sama, kompetisi semakin ketat dengan hadirnya produk dari Huawei, Samsung, dan merek-merek lain.
Dengan inovasi bertahap, Xiaomi berharap dapat terus memikat konsumen yang mencari perangkat pelacak kebugaran yang andal dengan harga terjangkau.
Penting untuk dicatat bahwa semua informasi ini masih bersifat spekulatif hingga Xiaomi memberikan pengumuman resmi. Namun, track record Xiaomi dalam meluncurkan produk setelah muncul di sertifikasi cukup konsisten.
Oleh karena itu, besar kemungkinan kita akan mendengar kabar lebih lanjut dalam beberapa pekan mendatang.
Bagi yang penasaran dengan perkembangan Smart Band 11, mengikuti database sertifikasi seperti NCC dan IMDA memang menjadi cara yang efektif untuk mengetahui produk apa yang akan segera dirilis. Namun, untuk detail lengkap mengenai spesifikasi, harga, dan ketersediaan, kita masih harus menunggu konfirmasi resmi dari Xiaomi.
Sementara itu, pengguna yang saat ini menggunakan Smart Band 9 Pro atau 10 Pro mungkin tidak perlu terburu-buru untuk upgrade. Setiap generasi biasanya membawa peningkatan bertahap, bukan lompatan revolusioner.
Namun, jika Xiaomi benar-benar menghadirkan fitur baru yang signifikan, keputusan untuk beralih bisa menjadi lebih menarik.
Dari segi desain, Xiaomi cenderung mempertahankan bentuk kapsul khas dengan layar sentuh warna-warni. Tidak ada indikasi bahwa Smart Band 11 akan mengadopsi desain yang benar-benar berbeda.
Yang mungkin berubah adalah rasio layar-ke-bodi, kecerahan, atau mungkin penambahan sensor baru di bagian bawah perangkat.
Kesimpulannya, kemunculan nomor model M2561B1 di sertifikasi NCC dan IMDA adalah tanda bahwa Xiaomi sedang mempersiapkan Smart Band generasi berikutnya. Dengan nomor yang berurutan dari pendahulunya, hampir dapat dipastikan ini adalah Smart Band 11.
Baca Juga: Casio Rilis G-Shock Ramah Lingkungan dengan Baterai 22 Bulan
Meski detail masih minim, publikasi ini memberikan gambaran bahwa Xiaomi serius untuk terus memperbarui lini wearable andalannya. Kita nantikan saja pengumuman resmi dari Xiaomi dalam waktu dekat.







Leave a Comment